Hadapi demam si kecil tanpa kuatir dengan 6 langkah ini

Ibu pastinya khawatir jika anak mengalami demam. Tetap tenang dan intip tips di bawah ini.

447 views   |   5 shares
  • Seorang ibu pastinya khawatir jika anaknya dilanda demam. Padahal demam adalah reaksi alami tubuh melawan virus maupun infeksi. Beberapa tips di bawah ini dapat Anda terapkan di rumah untuk membantu mengatasi demam pada anak.

  • 1. Memberikan obat penurun panas sesuai dengan anjuran dokter

  • Obat penurun panas dapat membantu menurunkan suhu yang tinggi dengan cepat. Tetapi yang perlu Anda ingat, obat penurun panas hanya akan menurunkan demamnya. Tidak mengobati penyebab demam itu sendiri. Sebaiknya cari tahu penyebab demamnya dan obati. Jika penyebab demam belum tuntas, panas anak bisa naik kembali dalam kisaran waktu 4 jam. Obat penurun panas dapat Anda berikan lagi dalam selang minimal 4 jam dari pemberian pertama.

  • 2. Observasi kondisi anak

  • Perhatikan kondisi fisik anak maupun ciri-ciri lainnya. Cermati apakah demam diakibatkan penyakit lain seperti flu, batuk, diare, atau ruam kemerahan pada kulit yang kemudian bisa menyebabkan demam.

  • 3. Kompres

  • Lakukan di daerah dahi, ketiak, selangkangan maupun lipatan-lipatan tubuh lainnya menggunakan air hangat atau air biasa. Bisa juga dengan membasuh seluruh tubuh menggunakan air hangat agar membantu perpindahan panas anak. Sekarang juga sudah tersedia plester pengompres anak di apotek terdekat untuk memudahkan Anda mengompresnya.

  • 4. Memberikan banyak cairan

  • Asupan cairan pada waktu demam dapat membantu mengurangi dehidrasi dan berdampak pada penurunan suhu demam anak. Sebaiknya perhatikan asupan cairannya jika anak terkena demam, sering-seringlah tawarkan minum padanya.

  • 5. Melakukan skin to skin dengan metode kanguru

  • Saat tubuhnya mengalami demam tinggi, buka bajunya dan Anda juga lalu peluklah ia untuk membantu perpindahan panas dari tubuh anak ke tubuh Anda. Sebaiknya perlu diperhatikan, usahakan semakin banyak kulit anak yang menempel pada kulit orang tua. Anda bisa memakai selimut agar anak terhindar dari kedinginan saat melakukan skin to skin.

  • 6. Pergi ke dokter

  • Segera bawa ke dokter jika demam anak tidak berkurang dalam waktu 72 jam, atau demam naik turun terus menerus. Jika anak memiliki bakat kejang demam atau ada riwayat kejang demam dari orang tua, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  • Usahakan untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menghadapi demam pada anak. Semoga Anda dan keluarga sehat selalu.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Nuria adalah lulusan Teknik Elektro UGM. Nuria mengawali karir sebagai praktisi bidang IT di salah satu perusahaan swasta, Menulis adalah salah satu kegemaran saya untuk mengekspresikan dan sharing tentang hal-hal yang bermanfaat.

Hadapi demam si kecil tanpa kuatir dengan 6 langkah ini

Ibu pastinya khawatir jika anak mengalami demam. Tetap tenang dan intip tips di bawah ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr