Sudahkah Anda menjadi orangtua yang seutuhnya?

Menjadi orangtua adalah anugerah. Lalu, apakah kita sudah menjadi orangtua yang seutuhnya untuk anak yang dipercayakan-Nya kepada kita?

887 views   |   8 shares
  • Menjadi orangtua baru bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. Saya mengalaminya. Bukannya mengeluh, tapi saya harus akui, 9 bulan 'kesempatan' bersiap-siap sebelum sungguh-sungguh menjadi orangtua bahkan ternyata tidak cukup untuk saya.

  • Begitu si kecil lahir, saya bingung. Takut. Paranoid.

  • Dalam hati;

  • "Apakah saya pantas menjadi ibu anak ini?"

  • "Apakah saya mampu memberikan apa yang ia inginkan kelak?"

  • "Apakah saya bisa membahagiakannya selalu?"

  • Mampukah saya, bisakah saya, sanggupkah saya. Itu saja yang berkutat dalam pikiran. Belum lagi ketika dihadapi dilema soal mengurus sendiri di rumah dan melepaskan pekerjaan atau tetap bekerja dan memercayakan pengasuhan anak pada tenaga asisten.

  • Ditambah lagi, intimidasi dari kanan kiri. Dari para ibu yang lebih berpengalaman, dari mertua, orangtua—yang pastinya sih, maksudnya baik. Tapi terkadang justru membuat bingung.

  • Men-dikte harus ini. Harus itu. Seharusnya begini, seharusnya begitu. Bukan begini, bukan begitu. Duh!

  • Di saat itu, saya mencoba menguatkan diri. Meyakinkan diri bahwa saya adalah ibu yang paling tepat untuk menjadi yang terbaik untuk bayi ini—bayi di dekapan saya.

  • Kemudian, saya banyak mencari 'penguatan' dari sekeliling saya. Termasuk, berselancar di beberapa akun para ibu baru dan ibu lama yang sedang mengasuh bayi. Dan ini yang paling 'kena' buat saya:

  • Maya Septha, ibu dari 2 anak ini memberikan kata-kata penguatan untuk para ibu di luar sana, termasuk saya lewat foto dan caption dari postingan di akun media sosial-nya.

  • Dari semua itu, sekarang saya mengerti. Saya bisa menjadi orangtua yang seutuhnya dengan menjadi ibu yang apa adanya untuk anak saya. Saya adalah orangtua yang seutuhnya karena saya selalu mengusahakan yang terbaik untuk si kecil.

  • Tidak ada yang bisa mengintimidasi dan tidak ada yang bisa mengganggu gugat pilihan-Nya—pilihan yang menjadikan saya ibu dari anak saya.

  • Bagaimana dengan Anda? Apa arti dari menjadi orangtua seutuhnya versi Anda?

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Lulus sebagai Sarjana Sastra dan menjabat sebagai Content Manager www.keluarga.com. Wiwin mengawali kariernya di media cetak harian nasional tertua di Indonesia, mengasah kemampuannya sebagai jurnalis mulai dari reporter junior hingga editor senior di beberapa majalah gaya hidup asing dan lokal Indonesia.

Situs: http://wiwinwiw.wordpress.com

Sudahkah Anda menjadi orangtua yang seutuhnya?

Menjadi orangtua adalah anugerah. Lalu, apakah kita sudah menjadi orangtua yang seutuhnya untuk anak yang dipercayakan-Nya kepada kita?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr