Bulan madu selesai. Ini dia kehidupan pernikahan yang sesungguhnya

Pernikahan memaksa Anda untuk bernegosiasi dan berkompromi. Tidak sedikit, tapi banyak! Lalu apa yang perlu Anda lakukan? Ikuti cara ini.

710 views   |   12 shares
  • Faktanya, setelah bulan madu usai pernikahan 'yang sebenarnya' pun dimulai. Hubungan Anda pun perlahan-lahan berubah menjadi realitas sebuah pernikahan, menyatukan dua perbedaan dalam satu bahtera rumah tangga. Awal pembelajaran pun dimulai. Saran saya, jalani apa yang Anda miliki, bukan apa yang Anda impikan. Dalam pernikahan Anda belajar untuk memberi dan menerima. Bernegosiasi dan berkompromi, bukan sedikit tapi banyak. Sebagian berhasil menjalaninya dengan bahagia bersama, namun tidak jarang juga berakhir tidak bahagia.

  • Bagaimana Anda mengatasinya? Ingatlah dan ikuti kiat di bawah ini.

  • 1. Pernikahan adalah usaha tanpa henti

  • Jangan pernah berhenti 'pacaran'. Selalu lakukan hal-hal yang Anda lakukan saat pacaran dulu. Selalu perhatian, belajar, berbagi, dan tertawa dengan pasangan Anda. Jangan abaikan penampilan, kata-kata atau tindakan dan pemikiran Anda yang mungkin membuatnya merasa kesal. Perlakukan pasangan sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Mendengarkan, mengendalikan diri, melakukan tugas di rumah bersama sama adalah kewajiban yang akan kalian lakukan seumur hidup.

  • 2. Tidak layak diperdebatkan

  • Pilih hal-hal yang layak untuk diperdebatkan, dan hindari memperdebatkan hal-hal kecil. Jangan sampai Anda bertengkar hebat, untuk hal kecil yang tidak penting untuk diperdebatkan.

  • 3. Tertawalah

  • Hubungan yang sehat adalah saat Anda dan dia masih terus bisa tertawa bersama untuk hal-hal konyol yang Anda berdua lakukan.

  • 4 . Seperti naikroller-coaster

  • Bagaimana Susana dalam pernikahan? Bisa berbeda setiap hari. Hari ini indah, besok bisa menyakitkan. Jadi mengapa dirisaukan?

  • 5 . Jangan pernah membandingkan pasangan Anda dengan yang lain

  • Mulai membandingkan adalah sumber bencana. Hindari melakukan hal ini. Bila tak terkendali, rentan dapat menimbulkan rasa takut, cemburu, iri hati dan semua emosi negatif lainnya.

  • 6. Ikuti suara hati bukan emosi

  • Hal ini mungkin yang paling sulit dilakukan, untuk belajar dan kemudian menerima. Jika ada keinginan Anda yang sulit dikendalikan, behentilah sejenak dan tanyakan kepada pasangan apa yang sebaiknya dilakukan.

  • 7. Ciptakan hal baru setiap hari

  • Menghadapi orang yang sama setiap hari (untuk seumur hidup Anda) tentu juga bisa membosankan. Ciptakan hal baru setiap hari. Buat lelucon, cerita atau kejutan baru sehingga kehidupan Anda makin menggairahkan.

  • 8. Apakah kehidupan seksual memburuk?

  • Jangan biarkan hal ini terjadi berlama-lama. Cobalah dengan berpisah beberapa hari dengan pasangan, berliburlah bersama teman-teman Anda. Saat bertemu kembali nantinya, mungkin pikiran Anda berdua lebih stress dan hubungan pun jadi kembali hangat.

  • Advertisement
  • 9. Kesabaran harus dilatih

  • Kesabaran adalah salah satu cara melewati tantangan hidup bersama dua pribadi yang berbeda. Namun sabar didapatkan dengan cara belajar, dilatih untuk saling intropeksi diri demi menciptakan hubungan rumah tangga yang harmonis.

  • 1 0 . Jangan pernah puas

  • Hati-hati bila Anda sudah merasa puas dalam hubungan pernikahan. Kepuasan akan menghentikan Anda untuk mencoba hal-hal yang baru yang diperlukan agar menjadikan pernikahan terus hangat.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Bulan madu selesai. Ini dia kehidupan pernikahan yang sesungguhnya

Pernikahan memaksa Anda untuk bernegosiasi dan berkompromi. Tidak sedikit, tapi banyak! Lalu apa yang perlu Anda lakukan? Ikuti cara ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr