5 kecelakaan yang sering terjadi pada balita dan langkah pencegahannya

Keracunan, tersedak, terjatuh, luka bakar dan tenggelam adalah 5 kecelakaan yang sering terjadi pada balita. Waspadai lingkungan sekitarnya dan lakukan langkah-langkah pencegahan agar si kecil terhindar dari kecelakaan.

651 views   |   2 shares
  • Sebagai orang tua dari anak balita yang sudah mulai aktif mengeksplorasi dunia sekitarnya, kita harus memasang 'mata ekstra' untuk menjaga mereka dari hal-hal yang tidak diinginkan. Ketatnya pengawasan, tidak menjamin semua aman bagi si kecil. Terkadang orang tua masih 'kecolongan' atas tingkah laku mereka. Dengan rasa ingin tahu yang besar, mereka dengan cepat memegang sesuatu yang berbahaya dan menimbulkan kecelakaan. Gerakan yang cepat ini seringkali tidak diprediksi oleh orang tua yang sedikit lengah.

  • Kecelakaan pada anak khususnya balita dapat terjadi dimana saja. Seperti keracunan, tersedak, terjatuh, luka bakar dan tenggelam. Waspadai lingkungan sekitar anak dan lakukan langkah-langkah pencegahan berikut untuk menghindari si kecil dari kecelakaan.

  • KERACUNAN

  • Usia balita merupakan periode mereka mulai mengeksplorasi semua hal yang ada di sekitarnya. Keracunan dapat terjadi dari hal yang sepele bagi kita orang dewasa, namun tidak bagi balita. Ia tidak sadar akan bahaya keracunan saat memegang sesuatu bahan kimia dan memasukannya ke dalam mulut atau keracunan yang berasal dari makanan. Sedikit apapun bahan kimia masuk ke dalam mulutnya beresiko membahayakan, seperti pembersih toilet, sabun cuci piring dan cat kuku yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kerusakan organ tubuh dan hilangnya kesadaran bahkan koma. Simpan cairan berbahaya di tempat yang sulit mereka jangkau dan biasakan mereka untuk selalu mencuci tangan setelah bermain.

  • TERSEDAK

  • Balita tersedak dapat disebabkan oleh makanan atau benda yang masuk mulut dan 'salah jalur' masuk ke saluran pernapasan yang membuat anak batuk, ingin muntah dan sulit bernapas. Tentu hal ini memiliki resiko yang sangat fatal. Pilih mainan yang tepat sesuai usia anak dan jauhkan benda-benda kecil yang mungkin menarik perhatian anak.

  • TERJATUH

  • Saat terjatuh, anggota tubuh yang mengalami benturan akan mengalami pembengkakan, memar, bahkan berdarah. Walaupun jatuh merupakan penyebab utama cedera non fatal bagi bayi di bawah usia 12 bulan, tetap saja kita harus waspada untuk mencegah resiko yang lebih berbahaya seperti kepala yang terbentur lantai atau ada anggota tubuh yang patah. Jaga anak saat sedang bermain-main atau loncat di tempat yang tinggi, ajari mereka untuk turun dari kasur dengan cara yang aman, dan ajari mereka berhati-hati di jalanan yang licin seperti kamar mandi.

  • LUKA BAKAR

  • Bayi di bawah umur 1 tahun masih memiliki kulit yang sangat tipis dan apabila mengalami luka bakar akan jauh lebih parah dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Perlu pengawasan ekstra saat bayi mulai aktif bergerak, jangan sampai ia memasuki 'kawasan terlarang' di rumah seperti dapur.

  • Advertisement
  • Luka bakar yang dimaksud tidak hanya luka yang ditimbulkan karena api tetapi juga karena panas seperti air panas saat mandi, dispenser air panas, makanan panas, listrik dan alat-alat elektronik.

  • TENGGELAM

  • Saat seorang anak tenggelam selama waktu 4-5 menit, hal tesebut dapat menyebabkan kerusakan otak yang sulit disembuhkan bahkan meninggal dunia karena kehabisan napas. Karenanya selalu awasi dan dampingi saat balita bermain di area air seperti kamar mandi, kolam renang dan pantai. Pastikan Anda dapat menjangkau secara cepat terutama dalam keadaan emergency.Saat mandi di bath tub, isi sedikit air saja dan siapkan semua peralatan mandi dan pakaian terlebih dahulu.

  • Langkah-langkah pecegahan dan kewaspadaan Anda dapat mencegah anak seminimal mungkin mengalami kecelakaan. Jika anak anda mengalami kecelakaan, jangan panik dan segera bawa ia ke dokter atau rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan si kecil adalah tanggung jawab kita bersama.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

5 kecelakaan yang sering terjadi pada balita dan langkah pencegahannya

Keracunan, tersedak, terjatuh, luka bakar dan tenggelam adalah 5 kecelakaan yang sering terjadi pada balita. Waspadai lingkungan sekitarnya dan lakukan langkah-langkah pencegahan agar si kecil terhindar dari kecelakaan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr