Polling: Pamer kemesraan di sosial media. Menurut Anda?

Sering kali melihat status mesra seorang istri pada suaminya, atau foto-foto yang mengumbar kemesraan pasangan di media sosial Anda? Bagaimana menurut Anda?

4,184 views   |   36 shares
  • Sering membaca status-status serupa berseliweran di media sosial? Atau seringkali melihat foto-foto mesra honeymoon, babymoon, liburan anniversary dari para kerabat atau foto-foto lain yang menunjukkan kemesraan pasangan?

    • "lagi dinner berdua sama suami tersayang"

    • "happy anniversary cinta"

    • "untuk istriku yang selalu sabar menghadapiku, makasih yah bunda"

    • "pulang kerja disambut dengan senyuman dan masakan istri terkasih"

  • Bagaimana tanggapan Anda?

  • Ya, status-status serupa dan foto yang menunjukkan kemesraan di media sosial kerap kali kita temui. Dan persoalan itu menjadi wajar atau tidak, kembali kepada persepsi dan penilaian masing-masing dari setiap pasangan. Karena hal tersebut menjadi keputusan Anda dan pasangan sendiri.

  • Ada pasangan suami istri, yang memang sama-sama senang menunjukkan kemesraan di depan umum. Adapula pasangan suami istri yang menganggap itu hanya untuk konsumsi pribadi. Adapula pasangan suami istri, yang salah satunya senang menunjukkan kemesraan dan yang lainnya tidak.

  • Lalu bagaimana menanggapi fenomena media sosial yang marak sekali menampilkan kehidupan berumah tangga? Wajarkah menunjukkan kemesraan di media sosial, atau justru sebaliknya?

  • Pada dasarnya semua kembali kepada keputusan masing-masing pasangan. Apabila antara suami dan istri tidak ada keberatan menunjukkan keromantisan di ruang publik, maka sah saja. Tidak ada salahnya meng-up date dan upload selama tidak ada keberatan dari Anda berdua. Bahkan ketika apa yang Anda lakukan ternyata mendapat sindiran dari kerabat, karena terlalu sering "pamer kemesraan", biasanya pasangan tersebut sudah menganggapnya sebagai angin lalu dan tidak menjadikannya masalah serius.

  • Berbeda halnya jika salah satu pasangan merasa keberatan dengan pamer kemesraan di media sosial, maka sebagai suami atau istri kita juga perlu menghargai keinginan dari pasangan untuk tidak melakukannya. Bukan justru memaksa pasangan agar tampak romantis dinilai orang lain. Toh romantisme juga bisa ditunjukkan secara privasi, tanpa harus diumbar ke ranah publik.

  • Begitu pula ketika Anda dan pasangan sama-sama tidak suka pamer kemesraan di media sosial. Bukan berarti keduanya sama-sama tidak romantis dan bukan berarti juga dapat langsung menilai negatif mereka yang kerap kali pamer kemesraan di muka umum. Biarlah hal tersebut menjadi urusan rumah tangga orang lain. Fokuslah pada membangun keromantisan dengan cara Anda sendiri.

  • Advertisement
  • Semuanya tentu ada pertimbangan dan kesepakatan bersama antara kita dengan pasangan. Semua juga tentu ada positif dan negatifnya. Mereka yang selalu tampak romantis bukan berarti tidak ada masalah dalam rumah tangga. Begitu pula dengan mereka yang tampak dingin dengan pasangan, bukan berarti tidak bisa romantis. Jadi hanya Anda dan pasangan yang tahu dalam memahami arti dari sebuah keromantisan.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Polling: Pamer kemesraan di sosial media. Menurut Anda?

Sering kali melihat status mesra seorang istri pada suaminya, atau foto-foto yang mengumbar kemesraan pasangan di media sosial Anda? Bagaimana menurut Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr