Keajaiban datang saat saya menderita Lupus

Tahukah Anda, penyakit Lupus tidak menutup kemungkinan bagi seorang wanita untuk dapat hamil kendatipun berisiko tinggi? Vita, seorang odapus, akan berbagi ceritanya kepada Anda.

675 views   |   1 shares
  • Pertanyaan saya kali ini membuka memori Theresia Vita enam tahun yang lalu. Hari itu, 28 Juni 2010, Vita dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kontraksi dan ternyata memang sudah dalam proses melahirkan dengan pembukaan dua. Saat itu adalah momen yang sangat menegangkan bagi Vita dan suaminya, Budi, mengingat segala perjuangan yang telah mereka lalui selama sembilan bulan.

  • Keadaan pun semakin membuat mereka takut dan khawatir saat pembukaan berhenti hingga keesokan harinya. Bagaimana tidak, Vita adalah Odapus (orang hidup dengan penyakit lupus) dengan jenis Systemic Lupus Erythematosus (SLE), memiliki resiko tinggi saat hamil dan melahirkan. Namun Tuhan memiliki rencana yang baik, satu jam setelah induksi Tristan lahir secara normal. Tangis bahagia mereka pun pecah saat melihat Tristan lahir dengan sehat dan sempurna.

  • Lalu apa itu Lupus dan mengapa pengidapnya berisiko tinggi saat kehamilan? Lupus adalah suatu penyakit imunologi akibat sistem kekebalan tubuh (imunitas) yang menyerang jaringan tubuhnya sendiri dan dapat mengakibatkan kerusakan organ tubuh penderitanya. Saat ini terdapat tiga jenis lupus, antara lain:

  • Cutaneous Lupus

  • yang hanya menyerang kulit, tanpa menyerang orang tubuh bagian dalam.

  • Drug-Induced Lupus

  • yang disebabkan karena mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu.

  • Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

  • yang dapat menyerang organ tubuh vital penderitanya

  • Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab lupus bisa berkembang pada tubuh seseorang. Banyak gejala yang ditimbulkan oleh lupus, mirip dengan penyakit lain sehingga dijuluki juga dengan 'penyakit seribu wajah'. Penyakit ini pun paling sering menyerang perempuan usia subur, 15-45 tahun dan aktivitas lupus setiap orang berbeda. Bisa sangat fluktuatif, tinggi (flare) atau rendah (remisi) dan organ tubuh yang diserang pada tiap orang pun berbeda-beda.

  • Lupus tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan melalui pengobatan yang tepat dengan pemantauan dan perawatan secara terus menerus dari ahlinya, karena jika tidak diobati Lupus dapat merusak sel, jaringan, organ, hingga membahayakan jiwa penderitanya.

  • Jika Anda atau orang lain yang sehat, tiba-tiba kondisi badan menurun dengan gejala butterfly face(bercak merah yang membentuk kupu-kupu pada hidung dan pipi), sariawan di seluruh area mulut dan lidah, keletihan, nyeri sendi, anemia, sesak napas dan sensitif dengan sinar matahari. Segera berkonsultasilah dengan dokter ahli rematologi. Biasanya ia akan melakukan tes Antinuclear Antibodies (ATA) yang dapat mendeteksi antibodi perusak yang memakan sel-sel baik dalam tubuh.

  • Advertisement
  • Bagi perempuan odapus, mereka masih memiliki peluang untuk memiliki anak karena secara fertilitas atau kemampuan untuk hamil tidak dipengaruhi oleh lupus. Namun perlu diingat bahwa hamil dengan lupus memiliki risiko yang sangat besar terjadinya preeklamsia, persalinan prematur, terhambatnya pertumbuhan janin, keguguran, kematian janin hingga neonatal lupus.

  • Neonatal lupus terjadi karena antibodi lupus pada ibu masuk ke dalam tubuh janin dan dapat menyebabkan kerusakan kulit, darah, lever, dan gangguan irama jantung janin. Risiko inilah yang membuat Vita dan Budi langsung melakukan konseling prakonsepsi setelah menikah, guna mempersiapkan kehamilan dan mempertahankan kondisi aktivitas lupus dalam kondisi rendah (remisi) selama enam bulan untuk mengurangi resiko neonatal lupus pada janin.

  • "Saya menjalani tes darah khusus odapus untuk mengetahui apakah kondisi saya aman untuk hamil. Saya bersyukur, tak lama setelah menikah, Tuhan masih memberikan kepercayan akan hadirnya seorang anak setelah satu tahun saya dalam lupus kondisi rendah (remisi). Sungguh keajaiban karena kami tahu risiko ibu hamil odapus memiliki darah mudah mengental yang kapan saja dapat menyebabkan keguguran", ujar Vita.

  • Wanita hamil dengan odapus memiliki risiko 2-5 kali lipat dibandingkan dengan ibu hamil yang sehat. Berangkat dari kekahawatiran ini, kehamilan Vita dimonitor ketat oleh dua dokter, dokter ahli lupus (dokter ahli rematologi) dan dokter obgin yang memiliki pengalaman menangani kehamilan berisiko tinggi.

  • Selama kehamilan, aktivitas lupus tetap dipantau melalui pemeriksaan laboratorium yang meliputi cek darah lengkap, fungsi lever, fungsi ginjal, anti-Ro, anti-La dan pemeriksaan lainnya. Obat-obatan dan suplemen yang digunakan pun harus dengan persetujuan dokter, aman dan memiliki risiko terkecil bagi janin. Hindari obat yang mengandungcyclophosphamide dan methotrexate.

  • Sabar dan mengikuti semua aturan dokter menjadi resep sukses Vita dalam menjalani sembilan bulan kehamilannya. "Rajin berdoa membuat pikiran saya tenang. Pengalaman saya, lupus dapat dikendalikan dengan pikiran yang positif dan emosi yang juga terkendali. Tidak boleh terlalu sedih atau terlalu senang. Kenali kemampuan fisik Anda, jika lelah dan butuh istirahat, segera lakukan! Karena jika tidak, dapat menyebabkan aktivitas lupus meningkat (flare)", tambah Vita.

  • Tentu setiap proses kelahiran butuh berbagai persiapan, seperti pemilihan rumah sakit yang tepat. Pastikan rumah sakit yang Anda pilih pernah menerima pasien odapus sebelumnya, atau pilihlah lokasi rumah sakit yang dekat dengan rumah atau tempat praktek dokter Anda. Jadi, apabila terjadi masalah serius Anda dapat dengan cepat ditangani di tangan yang tepat.

  • Advertisement
  • Vita mengingatkan bahwa, "Yang terpenting bagi Ibu hamil odapus adalah dukungan suami dan keluarga besar. Saat mereka mengetahui saya hamil, mereka sangat bersemangat untuk menjaga saya tetap tenang, sehat dan bahagia. Buang rasa takut dan kekhawatiran Anda dengan berdoa, hidup sehat, berpikir positif dan melakukan kegiatan yang membuat Anda bahagia".

Bantu kami menyebarkan

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Keajaiban datang saat saya menderita Lupus

Tahukah Anda, penyakit Lupus tidak menutup kemungkinan bagi seorang wanita untuk dapat hamil kendatipun berisiko tinggi? Vita, seorang odapus, akan berbagi ceritanya kepada Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr