Memutuskan bercerai? Jangan lakukan 9 hal ini pada anak

9 kesalahan ini seringkali dilakukan para orangtua pada anak mereka ketika dalam proses berpisah

1,986 views   |   19 shares
  • Dalam banyak kasus anak-anak korban orang tua bercerai kerap kali mengalami gejala kejiwaan seperti frustasi dan marah. Hal ini tentu dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang mereka dan bagaimana mereka menyikapi sebuah pernikahan kelak. Lalu, dapatkah dampak buruk dari sebuah perceraian dicegah? Berikut ini 9 kesalahan yang dilakukan orang tua:

  • 1. Anak dijadikan sebagai tempat 'curhat' masalah orangtua

  • Bila Anda dan pasangan memiliki masalah, jangan jadikan anak sebagai tempat curhat dan berada di pusaran badai pernikahan Anda. Dalam setiap pertengkaran pastilah akan keluar cemoohan dari Anda mengenai pasangan. Anak-anak yang tumbuh dalam situasi ini belajar menjadi pemalu.

  • 2. Membiarkan anak menyaksikan konflik orangtua

  • Bertengkar di depan anak akan membuatnya menderita dan merasa tidak aman. Setiap pertengkaran selalu berisi kritikan terhadap pasangannya. Pengalaman ini membuat anak-anak belajar untuk mencela. Anak-anak yang tumbuh dalam ketidakramahan maka ia belajar untuk berkelahi.

  • 3. Tidak menjelaskan pada anak bahwa perceraian bukan kesalahan mereka

  • Bila perceraian adalah jalan terbaik yang harus ditempuh, maka masing-masing pasangan perlu menjelaskan kepada anak-anak secara berulang-ulang bahwa mereka bukanlah penyebabnya.

  • 4. Menggunakan anak sebagai informan

  • Kadang anak-anak bepergian dengan salah satu pasangan. Jangan pernah mencari tahu apa yang diceritakan oleh pasangan Anda pada anak tentang Anda. Jangan masukkan mereka dalam 'pertandingan tinju' yang sedang terjadi di antara Anda.

  • 5. Menjadikan anak sebagai 'pembawa pesan'

  • Mungkin saja komunikasi Anda sedang macet, namun jangan menggunakan anak sebagai perantara. Bila melakukannya, maka Anda sedang membuat anak-anak hidup dalam kebingungan. Mereka tidak lagi menikmati kehidupan dengan Anda secara pribadi.

  • 6. Keinginan menyakiti pasangan membuat anak menderita

  • Tanpa disadari, pasangan yang sedang berada dalam situasi konflik menggunakan kata-kata yang menyakiti pasangan. Ucapan yang menimbulkan luka itu bisa saja akan tinggal di benak anak-anak dan mengganggu pertumbuhan emosi mereka.

  • 7. Memperlakukan anak sebagai pengganti pasangan

  • Bila ketidakberadaan sang Ayah digantikan oleh anak lekaki tertua atau sang Ibu oleh anak perempuan tertua, maka Anda sedang membebani mereka dengan tugas-tugas yang melampaui kemampuan mereka. Kebahagiaan masa muda mereka akan terampas oleh sikap Anda ini.

  • Advertisement
  • 8. Memanjakan anak akan berdampak buruk di kemudian hari

  • Bila perpisahan sudah terjadi, kemudian masing-masing pasangan ingin menarik simpati anak dengan cara memanjakan mereka sebagai cara untuk mengalihkan masalah, hal ini justru mendidik gaya hidup boros.

  • 9. Melibatkan anak dalam pembicaraan masalah perceraian

  • Perceraian akan berdampak pada pembagian materi yang diperoleh selama masa pernikahan berlangsung. Hindari membahas hal tersebut saat sedang bersama dengan anak-anak.

  • Perceraian bukanlah satu-satunya cara menyelesaikan konflik. Namun berada dalam kondisi yang tidak bahagia secara terus menerus bukan pula tujuan dari sebuah pernikahan. Cinta seharusnya membuahkan penghargaan, kebahagiaan dan kebebasan untuk menemukan jati dirinya. Ingatlah bahwa apa yang Anda dan pasangan Anda tunjukkan dalam mengatasi konflik dalam pernikahan adalah bekal bagi anak-anak Anda nantinya memandang sebuah institusi pernikahan. Prosesnya pun -walau dengan tenang- akan tetap mempengaruhi kondisi psikologis anak kelak.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Memutuskan bercerai? Jangan lakukan 9 hal ini pada anak

9 kesalahan ini seringkali dilakukan para orangtua pada anak mereka ketika dalam proses berpisah
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr