Menjadi Seorang Ibu Baru: 2 Keluhan Utama dan Langkah Praktis Mengatasinya

Menjadi seorang ibu tentunya adalah hal yang sangat membahagiakan bagi setiap wanita. Sejak awal kehamilan, mungkin banyak wanita yang menghadapi kesulitan yang besar dalam kehamilannya.

5,825 views   |   12 shares
  • Menjadi seorang ibu tentunya adalah hal yang sangat membahagiakan bagi setiap wanita. Sejak awal kehamilan tidak sedikit wanita yang menghadapi kesulitan dalam kehamilannya, mulai dari mengatasi rasa mual dan muntah yang berkala, yang seringkali banyak disebut ‘ngidam’, sampai kesakitan ketika melahirkan, bahkan pemulihan pascamelahirkan.

  • Setelah melahirkan, biasanya lebih banyak lagi ketakutan yang dialami para ibu, misalnya : kesehatan anak, asupan gizi, pertumbuhan fisik dan perkembangan kemampuan anak sesuai usianya.

  • Berikut adalah 2 keluhan yang umumnya dihadapi ketika Anda menjadi seorang ibu baru dan tips praktis yang dapat dilakukan :

  • 1

  • Sindrom ini adalah salah satu bentuk stress pasca persalinan yang sebenarnya termasuk dalam depresi ringan. Umumnya terjadi dikarenakan beberapa sebab, diantaranya :

  • Faktor Fisik

  • Setelah melahirkan, tentunya setiap wanita mengalami kelelahan yang tinggi, selain karena proses kelahiran dan dalam proses pemulihan, kehadiran si kecil di rumah biasanya mengakibatkan perubahan pola aktivitas dalam keluarga, terutama ibu.

  • Adanya aktivitas baru yang rutin dilakukan, seperti merawat dan menyusui si kecil, kurangnya waktu istirahat karena pola tidur si kecil yang belum teratur mengakibatkan terkurasnya tenaga ibu. Hal ini berdampak pada menurunnya kesehatan ibu, seringkali banyak ibu yang merasakan lemas, letih dan juga berkurangnya toleransi terhadap stress/penanganan masalah.

  • Faktor Psikis

  • Banyak sekali hal yang menimbulkan kecemasan pada diri si ibu setelah kelahiran si kecil di rumah, mulai dari mengapa si kecil sering menangis? Apa yang membuatnya tidak nyaman? Apakah ASI saya cukup mengenyangkan si kecil? Apakah saya sudah merawat si kecil dengan benar?

  • Hal-hal tersebut seringkali membuat para ini menjadi lebih sensitif dari sebelumnya, merasa sendirian, merasa memiliki beban dan tanggung jawab yang berat merawat si kecil, belum lagi tekanan dari keluarga yang menuntut si ibu seharusnya melakukan ini dan itu; menjadi faktor penambah kecemasan.

  • Perubahan Hormon

  • Pasca melahirkan, banyak sekali hormon dalam tubuh ibu yang mengalami perubahan, hal ini mengakibatkan perasaan mudah tertekan, penurunan dan mudah mengalami kelelahan.

  • Tips praktis mengatasinya:

    • Berusahalah untuk lebih dan tenang dalam melakukan segala sesuatunya, tidak mudah panik ketika menghadapi masalah, misalnya ketika si kecil menangis, kita dapat lebih selektif mencari tahu penyebabnya.

    • Menikmati setiap kebersamaan dengan si kecil sebagai bentuk kasih sayang kita, misalnya ketika harus bangun di malam hari untuk menyusui, atau ketika si kecil rewel pada malam hari dan mengharuskan kita menggendongnya, atau ketika kita harus menyusui si kecil bersamaan dengan perut yang terasa sakit; sehingga semuanya akan lebih terasa ringan.

    • Jangan segan untuk menerima bantuan dari anggota keluarga dalam mengurus si kecil, hal ini dapat membantu kita agar tidak merasa seorang diri melakukan banyak hal.

    • Sebisa mungkin milikilah ‘, walaupun hanya sekedar waktu untuk mandi, makan ataupun tidur. Kita dapat memanfaatkan waktu si kecil tidur di siang hari untuk mengistirahatkan diri memulihkan kembali energi yang terpakai.

    • Jangan melupakan waktu makan untuk mendapatkan asupan gizi yang baik, yang juga dibutuhkan untuk mendukung produksi ASI.

  • Advertisement
  • 2

  • Ketika pertama kali melihat cairan yang keluar dari payudara, bagi saya hal tersebut adalah hal yang luar biasa setelah proses persalinan yang melelahkan. Sejak kehamilan, banyak wanita yang mungkin amat penasaran bagaimana cairan yang disebut-sebut orang sebagai ASI dapat menjadi asupan gizi yang terbaik untuk si kecil.

  • atau menyusui merupakan paling spesial antara ibu dan anak, namun seringkali banyak ibu mengeluhkan beberapa hambatannya sehingga tidak dapat OPTIMAL dalam memberikan ASI pada si kecil, misalnya :

    • Beberapa ibu mengatakan ASInya tidak keluar

    • Si ibu merasa ASInya terlalu sedikit/tidak deras

    • Si ibu merasa takut ASInya tidak cukup memenuhi kebutuhan minum si kecil

  • Tips praktis mengatasinya:

  • Sebenarnya inti dari proses menyusui adalah 2 hal berikut ini:

  • 1. EKSTERNAL

  • Biarkan si kecil sedini mungkin sejak dilahirkan menyusu langsung

  • Apabila si kecil terbiasa dengan isapan langsung pada ibu, ia akan merasa nyaman dan tidak bingung.

  • Rangsangan yang terus-menerus dari si kecil

  • Isapan dengan pola yang teratur & berkesinambungan akan merangsang produksi ASI ibu menjadi lebih teratur dan konsisten, dengan demikian produksi ASI ibu akan lancar.

  • Pola waktu menyusui yang teratur

  • Untuk awal proses menyusui, usahakan sesering mungkin menyusui sesuai keinginan si kecil, lama kelamaan ibu akan mengetahui jeda waktu si kecil untuk menyusu dan dapat menetapkan pola jam menyusui yang teratur, umumnya si kecil akan menyusu setiap 2–3 jam.

  • Dengan jeda waktu menyusui yang cukup, ini akan memberi kesempatan produksi ASI untuk persiapan jam menyusui selanjutnya.

  • 2. INTERNAL

  • Sebelum menyusui, buatlah tubuh kita menjadi tenang

  • Milikilah perasaan senang, anggaplah waktu menyusui adalah waktu untuk berkomunikasi dengan si kecil, waktu untuk mempererat kedekatan emosional dengan si kecil.

  • Hilangkan segala pikiran negatif

  • Seperti : ketakutan kita apakah ASI kita akan dapat memenuhi kebutuhan si kecil, dan kekuatiran lainnya. Apabila faktor eksternal di atas sudah dilakukan, dan pikiran ibu tenang dan senang, maka si kecil pun akan merasa nyaman dan segala kendala menyusui pun akan dapat teratasi.

  • Jadi, jangan takut untuk menjadi seorang ibu baru. Nikmati saja saat indah Anda bersama si kecil.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Ira Wulandari is a fully dedicated house manager who used to work for OCBC NISP bank as a Human Resource Development Division staff. She studied Psychology at Maranatha Christian University. She lives in Bandung, Indonesia with her husband and son.

Menjadi Seorang Ibu Baru: 2 Keluhan Utama dan Langkah Praktis Mengatasinya

Menjadi seorang ibu tentunya adalah hal yang sangat membahagiakan bagi setiap wanita. Sejak awal kehamilan, mungkin banyak wanita yang menghadapi kesulitan yang besar dalam kehamilannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr