7 Petunjuk Menjadi Orang Tua yang Tinggal di Rumah

Terasa menakutkan untuk meninggalkan pekerjaan dan menjadi orang tua yang tinggal di rumah. Untungnya orang lain mampu melakukannya, demikian juga Anda, bila Anda mengikuti 7 petunjuk di bawah ini.

1,191 views   |   1 shares
  • Apakah Anda berpikir untuk meninggalkan pekerjaan dan tinggal di rumah? Anda mungkin merasa takut. Tidak heran bila Anda merasa begitu. Tinggal di rumah membesarkan anak-anak tidaklah mudah, tapi sangat bermanfaat. Setiap pengorbanan Anda untuk melakukan hal itu tidaklah sia-sia.

  • Pada tahun 2009 saya meninggalkan pekerjaan saya sebagai guru untuk membesarkan ketiga anak saya. Saya mengira dengan meninggalkan pekerjaan berarti saya meninggalkan stres dan kerja keras. Saya mengharapkan hari-hari riang bermain bersama anak-anak di rumah yang bersih dan wangi dengan bau masakan sendiri dan kue-kue yang dipanggang. Saya segera menyadari bahwa seseorang harus bermain bersama anak-anak, seseorang harus membersihkan rumah, seseorang harus memasak makanan dan sayalah satu-satunya yang bisa mengerjakan semua itu. Syukurlah saya tetap bertahan karena saya suka menjadi orang tua yang tinggal di rumah. Anda juga akan menyukainya bila Anda mengikuti ketujuh petunjuk ini.

  • 1. Ini adalah pekerjaan penuh waktu

  • Hanya karena Anda tidak dibayar pada akhir pekan jangan menipu diri Anda dengan mengatakan bahwa ini bukan pekerjaan. Membesarkan anak dan mengurus rumah memerlukan banyak pekerjaan. Sebaliknya pekerjaan baru Anda akan membuat Anda lebih capai secara jasmani dan mental daripada apa pun yang pernah Anda lakukan sebelumnya. Anda perlu memperlakukannya dengan serius. Sebelum tidur malam buatlah rencana untuk hari esok. Bangunlah sebelum anak-anak dan pakailah waktu itu untuk bersiap-siap. Hari-hari akan lebih menyenangkan dan produktif bila Anda siap.

  • 2. Aturlah dengan rapi

  • Anda kini bertanggung jawab untuk mengelola dan mengatur organisasi yang paling berharga: keluarga Anda. Untuk memastikan bahwa Anda mampu mengerjakan semua yang perlu dikerjakan, buatlah jadwal dan ikuti dengan baik. Tetapkan hari apa Anda akan mengerjakan suatu tugas tertentu. Jangan mencoba melakukan semuanya sekaligus. Sebaliknya bagilah tugas-tugas itu sepanjang minggu. Dengan melakukan ini Anda dapat memastikan bahwa hari-hari Anda seimbang dalam bekerja, bermain dan bersantai. Ini akan membuat rumah dan Anda ceria.

  • 3. Gerak badan

  • Seperti yang saya katakan menjadi orang tua yang tinggal di rumah adalah kerja keras. Satu-satunya cara supaya Anda bisa melakukan itu ialah dengan menjadi bugar secara jasmani mau pun mental. Salah satu cara yang baik untuk melakukan ini ialah dengan bersenam. Lewatkan 30 menit sehari dengan bergerak aktif. Anda bisa main kejar-kejaran bersama anak-anak, jalan kaki, naik sepeda atau bersenam dengan video selagi anak-anak tidur siang. Sungguh tidak penting apa pun yang Anda lakukan selama Anda aktif dan menikmatinya. Gerak badan akan membantu Anda menjadi kuat, positif dan sehat; anak-anak membutuhkan Anda.

  • Advertisement
  • 4. Bergaullah

  • Anda akan cepat menyadari bahwa menjadi orang tua yang tinggal di rumah sama juga seperti Anda meninggalkan planet ini. Anda tidak lagi bertemu dengan teman-teman kerja Anda. Anda tidak tahu apa yang terjadi dalam hidup seseorang. Mula-mula Anda memang senang karena tidak terlibat dalam drama di kantor lagi, tapi lama-lama Anda akan merasa terisolasi. Manfaatkan Facebook, Twitter, Instagram supaya Anda dapat terhubung dengan teman-teman lama atau membuat teman baru.

  • 5. Keluarlah dan temui orang tua lain yang tinggal di rumah

  • Pergilah ke taman dan berkenalanlah dengan orang tua-orang tua yang tinggal di sekeliling Anda. Jika tidak ada siapa pun, bertanya-tanyalah di lingkungan Anda apakah ada kelompok bermain anak-anak. Biasanya kelompok ini bertemu 3-4 kali seminggu dan memberi kesempatan menyenangkan untuk orang tua dan anak berkumpul, belajar dan bermain bersama. Perpustakaan setempat juga merupakan sumber yang bermanfaat. Mereka kadang menyediakan program bagi balita di mana Anda dapat bertemu dengan keluarga lain, meminjam buku-buku yang menarik dan belajar kerajinan tangan atau bereksperimen.

  • 6. Bersabarlah dengan diri Anda

  • Anda cuma seorang diri. Membesarkan anak dan mengurus rumah adalah pekerjaan yang berat. Anda memerlukan bantuan. Karena sekarang Anda mungkin hidup dari satu penghasilan saja, Anda tidak dapat membayar penjaga anak untuk sesekali datang di siang hari atau pembersih rumah. Namun, bila Anda mampu, lakukanlah. Anda tidak perlu mengorbankan diri. Manfaatkanlah semua sumber. Jika Anda tidak dapat melakukan ini, carilah teman yang bisa diajak berganti-gantian menjaga anak, mintalah bantuan nenek. Bahkan dengan semua bantuan ini, Anda kadang-kadang masih berantakan. Jangan kecil hati. Dulu Anda mengalami hari yang kacau di tempat kerja, sekarang Anda mengalami hari yang kacau di rumah. Begitulah hidup. Yang dapat Anda perbuat hanyalah membereskan diri dan mencoba lagi.

  • 7. Jangan lupakan anak Anda

  • Sebagai seseorang yang baru menjadi orang tua yang tinggal di rumah, Anda mudah tenggelam dalam kesibukan proyek-proyek yang Anda cita-citakan atau begitu sibuk dengan media sosial sampai Anda lupa mengapa Anda meninggalkan pekerjaan tadinya. Ingat, Anda ingin membesarkan anak-anak. Pastikan bahwa setiap hari Anda menjadwalkan saat-saat bermain bersama anak-anak. Merekalah alasan Anda melakukan semua ini. Karena merekalah semua ini berharga untuk dikerjakan.

  • Memang, menjadi orang tua yang tinggal di rumah banyak tantangannya. Namun dengan rencana yang masak, kegiatan rutin, beberapa teman baik, gerak badan dan banyak kesabaran, segalanya dapat diatasi. Anda segera menjadi pakar dalam dunia rumah tangga.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "New to the world of stay at home parenting? Follow these 7 tips and you should survive" karya Krista Scov-Nielsen.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Krista Skov-Nielsen is graduate of the University of New Brunswick with two degrees: a Bachelor of Arts and a Bachelor of Education. She is a wife and a mother of three, who homeschools her two sons. Contact her at krista_skov@hotmail.com

7 Petunjuk Menjadi Orang Tua yang Tinggal di Rumah

Terasa menakutkan untuk meninggalkan pekerjaan dan menjadi orang tua yang tinggal di rumah. Untungnya orang lain mampu melakukannya, demikian juga Anda, bila Anda mengikuti 7 petunjuk di bawah ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr