Anak-anak dan sindrom Tourette yang membuat risih

Nama resmi penyakit ini dalam dunia kedokteran terdengar penuh drama, tetapi sebenarnya ini penyakit sederhana namun menjengkelkan yang banyak terjadi pada anak-anak.

824 views   |   4 shares
  • Istilah medis dari penyakit yang satu ini terdengar penuh drama, tetapi sebenarnya sindrom yang satu ini tidak sekompleks itu. Hanya saja, memang sedikit menjengkelkan dan banyak terjadi pada anak-anak—dibandingkan orang dewasa.

  • Kita sering melihat anak yang suka mengedip-ngedipkan matanya lebih dari mereka yang normal, menggoyangkan hidung seolah tidak nyaman, atau mengangguk-anggukkan kepala tanpa ada yang bertanya apapun kepadanya. Dan kebiasaan ini dilakukan berulang-ulang sepanjang hari tanpa henti. Biasanya, orangtua seringkali menyuruh anak mereka menghentikan kebiasaan itu—meski kebanyakan ibu juga tidak berhasil.

  • Mari kita mengenal sindrom Tourette. Seperti dijelaskan di sini, Tourette adalah penyakit keturunan yang mengganggu syaraf tertentu sehingga timbul gerakan-gerakan yang tidak diinginkan. Gerakan tersebut dilakukan berulang kali dengan cepat dan tidak terkendalikan. Kadang-kadang penyakit itu hilang dengan sendirinya sesudah anak itu dewasa. Karena itu tidak dibutuhkan obat untuk menyembuhkannya. Penyakit ini tidak menyangkut kemampuan mental penderitanya. Walau gangguan yang dideritanya dapat memengaruhi kemajuannya di sekolah.

  • Orangtua atau guru anak yang menderita Tourette hendaknya mengerti bahwa perbuatan anak itu sama wajarnya seperti anak yang masuk sekolah dengan flu. Bila ada anak di kelasnya yang berulang-ulang mendehem seperti tenggorokannya tersumbat, cobalah mengabaikan suara itu dan tetap mengajar.

  • Saudara suami saya pernah mengalaminya ketika masih kecil. Ada saja kebiasaannya yang membuat saudara-saudaranya kesal. Mereka sepakat untuk menyembuhkannya setiap kali dia melakukan suatu kebiasaan baru mereka akan menamparnya setiap melihatnya. Tentu saja bukan tamparan keras, tetapi cukup membuat dia terkejut dan berhenti melakukan kebiasaannya. Entah karena tamparan-tamparan itu atau karena dia makin besar, akhirnya dia sembuh dari penyakitnya itu sampai sekarang.

  • Pada dasarnya, setelah dilakukan penelitian, inilah 8 hal yang harus diketahui orangtua tentang Tourette:

  • 1. Hanya gangguan ringan

  • Gangguan ini umum pada anak-anak berusia 6 sampai 17. Kebanyakan hanya mengalami gangguan ringan.

  • 2. Tidak mengganggu

  • Advertisement
  • Kebanyakan penderita sindrom Tourette tidak meneriakkan kata-kata yang kurang senonoh, berlawanan dengan yang diyakini orang pada umumnya.

  • 3. Gejala berbeda-beda

  • Tidak semua anak mempunyai gejala yang sama. Gangguan ini dapat menyebabkan penderitanya melakukan berbagai hal yang berbeda pada setiap anak.

  • 4. Gangguan lainnya

  • Seringnya anak-anak yang menderita sindrom Tourette juga mempunyai gangguan lain. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa 86% penderita Tourette juga menderita gangguan perilaku lain seperti ADD atau kecemasan.

  • 5. Penderita gangguan ini bukan melakukannya untuk mencari perhatian.

  • Penderita sindrom ini memang tidak dapat menghindari gejalanya. Penyakit ini berkenaan dengan syaraf, jadi apa yang dilakukan 100% tidak dapat dihindari.

  • 6. Tidak ada hubungan antara gangguan ini dengan kecerdasan seseorang.

  • Menurut klinik terkenal John Hopkins anak-anak penderita gangguan ini memiliki fungsi kecerdasan yang normal, namun orang banyak mengira bahwa kecerdasan mereka terbatas. Anak-anak itu mungkin sulit mengemukakan kemampuan mereka karena tubuh mereka melakukan gerakan dan suara mengganggu yang tidak dapat mereka kendalikan.

  • 7. Menganggap wajar

  • Tidaklah membantu bila guru menghentikan kegiatannya bila ada anak yang mengalami gangguan ini. Sebaiknya menganggap hal ini wajar sehingga seisi kelas juga memiliki anggapan sama.

  • 8. Tanyakan saja

  • Anak-anak penderita gangguan ini tidak berbeda dengan anak-anak lain. Mereka lebih senang bila orang bertanya tentang gangguan itu sehingga mendapat kesempatan untuk menerangkannya daripada dihindari dan dianggap aneh. Orangtua hendaknya menjelaskan kepada anak-anaknya bahwa anak yang menderita gangguan ini adalah sama seperti mereka, cerdas, suka berteman, menyenangkan dan tidak perlu dijauhi.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Anak-anak dan sindrom Tourette yang membuat risih

Nama resmi penyakit ini dalam dunia kedokteran terdengar penuh drama, tetapi sebenarnya ini penyakit sederhana namun menjengkelkan yang banyak terjadi pada anak-anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr