12 karakter Anda yang tidak disukai oleh anak

Orangtua memarahi anak karena berbuat salah sah-sah saja dilakukan, tetapi jika kemarahan orangtua dilakukan tanpa didasari oleh alasan yang jelas dapat membuat anak merasa bosan dan akhirnya berani membantah.

1,667 views   |   8 shares
  • Di awal tumbuh kembangnya setiap anak belajar hal baik ataupun buruk dari orangtua, inilah yang harus diwaspadai agar anak jangan sampai mengalami salah asuhan. Namun demikian, orangtua tetaplah manusia biasa yang tak lepas dari khilaf dan perbuatan salah. Kadang-kadang, tanpa disadari orangtua bertindak ceroboh dan membuat anak tersakiti hatinya. Maka dari itu, setiap orangtua perlu berhati-hati dalam memperlakukan anak, jangan sampai kebiasaan-kebiasaan buruk yang dimiliki justru membuat anak tidak hormat. Berikut 12 kebiaan kurang baik yang perlu orangtua segera ubah.

  • 1. Tidak konsisten dan mudah ingkar janji

  • Dalam membuat janji orangtua kerap lupa, hingga anak terpaksa harus menagih atau merenggek-renggek hingga orangtua mengabulkan. Hal ini tentu saja membuat anak merasa kesal, padahal yang terjadi adalah anak-anak sangat berharap orangtuanya bisa konsisten dengan apa yang diucapkannya.

  • 2. Marah-marah terus tanpa alasan yang jelas

  • Orangtua memarahi anak karena berbuat salah sah-sah saja dilakukan, tetapi jika kemarahan orangtua dilakukan tanpa didasari oleh alasan yang jelas dapat membuat anak merasa bosan dan akhirnya berani membantah.

  • 3. Bertengkar dengan pasangan

  • Setiap anak tidak senang melihat orangtuanya bertengkar, bagi mereka pertengkaran yang dilakukan oleh orangtua sangat menyakiti hatinya. Oleh karena itu, bangunlah komunikasi yang baik dengan pasangan atau jika memang perlu usahakan jangan pernah bertengkar langsung di hadapan anak-anak Anda.

  • 4. Tidak memenuhi keinginan anak

  • Memang segala keinginan anak tidak harus dipenuhi oleh orangtua, tetapi menjadi orangtua yang pelit dan jarang memenuhi apa yang diminta oleh anak juga bukanlah hal yang baik. Kadang-kadang, sebagai orangtua Anda perlu mengambil hati anak-anak dengan cara menuruti apa yang mereka inginkan, dengan demikian Anda mendapatkan tempat di hati mereka.

  • 5. Asik dengan dunianya sendiri

  • Orangtua yang asik dengan dunianya sendiri akhirnya membuat anak merasa diabaikan, anak-anak dengan orangtua demikian akhirnya tumbuh menjadi pribadi pemberontak dan berani melawan orangtuanya.

  • 6. Tidak perhatian

  • Mungkin Anda sibuk dengan pekerjaan atau memiliki banyak masalah di dalam rumah tangga. Akan tetapi, anak-anak tidak melihat demikian, pikiran mereka sebetulnya sangat simpel, mereka hanya butuh diperhatikan dan dikasihi dengan penuh ketulusan.

  • 7. Kaku

  • Orangtua dengan sifat kaku membuat anak cepat merasa bosan, anak-anak juga merasa tidak memiliki pilihan lain selain berusaha kabur dari kekakuan yang orangtuanya miliki. Banyak anak justru jatuh ke dalam perbuatan tidak terpuji karena sifat orangtua demikian. Untuk itu, berusahalah menjadi orangtua dengan pribadi yang hangat, fleksibel dan penuh keceriaan.

  • Advertisement
  • 8. Berbohong

  • Jangan pernah membohongi anak Anda dengan alasan apa pun. Jika Anda tidak memiliki cukup alasan untuk menjelaskan kepada mereka, maka berusahalah berbicara terus terang. Anak-anak pasti akan belajar dari hal tersebut, betapapun menyakitkan kejujuran Anda, itu akan membentuk watak dan kepribadian mereka.

  • 9. Menetapkan terlalu banyak aturan

  • Menetapkan banyak peraturan kepada anak sepertinya hal yang wajar, tetapi jika Anda sebagai orangtua tidak mampu menjadi teladan bagi mereka itu sepertinya sia-sia saja. Akan jauh lebih baik jika Anda menetapkan peraturan sedikit tapi efisien, daripada banyak peraturan tapi tidak mampu melaksanakannya.

  • 10. Terlalu overprotektif

  • Anak-anak sejatinya mampu berpikir secara rasional apakah hal-hal yang dilakukannya bermanfaat atau tidak. Oleh karena itu, jangan menjadi orangtua yang terlalu overprotektif, lebih baik Anda melindungi mereka dengan teladan dan ajaran-ajaran moral yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

  • 11. Perfeksionis

  • Menjadi orangtua dengan pribadi perfeksionis memang tidak ada salahnya, hanya saja pastikan terlebih dahulu apakah anak-anak setuju dan menerima pola asuh demikian. Perlu diketahui, orangtua yang perfeksionis seringkali membuat kehidupan anak penuh dengan tekanan. Dalam jangka lama, tidak jarang anak justru mengalami stres dan depresi yang akhirnya membahayakan keselamatan mereka.

  • 12. Tidak mendukung anak

  • Setiap anak memiliki minat yang berbeda-beda. Untuk itu, orangtua wajib mendukung dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Namun, ketika orangtua acuh dan tidak mendukung anak, maka jangan salahkan anak jika mereka kemudian mencari dukungan dari orang lain. Tak jarang, anak-anak dengan orangtua demikian justru terjebak dalam lingkungan yang penuh dengan kekerasan.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

12 karakter Anda yang tidak disukai oleh anak

Orangtua memarahi anak karena berbuat salah sah-sah saja dilakukan, tetapi jika kemarahan orangtua dilakukan tanpa didasari oleh alasan yang jelas dapat membuat anak merasa bosan dan akhirnya berani membantah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr