Surat-surat dari mantan kekasih

Surat-surat ini ditulis oleh pacar gelap selama 23 tahun dari seorang suami tentang mantan pacarnya dan istri pacarnya itu.

2,126 views   |   14 shares
  • Ketika saya masih kuliah, salah satu teman baik saya menemukan rahasia ibunya. Ayahnya bukanlah suami dari ibunya, seperti yang diperkirakannya. Ayahnya yang asli adalah suami wanita lain, karena ibunya adalah kekasih gelap pria itu. Hubungan itu dimulai jauh sebelum dia lahir dan dilanjutkan sampai ibunya mempunyai dua anak. Kenyataan ini membuat dia syok, selama bertahun-tahun dia menderita depresi, tidak punya rasa percaya diri dan kecewa berat.

  • Istri dari suami yang selingkuh ini menyadari tentang hal ini bertahun-tahun kemudian, setelah anak-anak mereka dewasa. Mereka tidak bercerai sementara si suami tetap memelihara kedua keluarganya, membagi waktunya antara kedua wanita itu dan anak-anak mereka.

  • Namun sesudah dewasa anak-anak lelaki dari si istri yang sah, mengurus ke badan hukum persoalan tunjangan keuangan mereka. Mereka menuntut ayah mereka meluruskan semua itu dan meninggalkan pacar gelapnya.

  • Si ayah, sebaliknya berkata kepada pacar gelapnya bahwa dia ingin menceraikan istrinya dan tetap bersama pacarnya. Namun ibu teman saya memutuskan bahwa dia tidak dapat menerima keputusan itu dan meninggalkan si pria.

  • Lambat laun istri pria itu memaafkannya dan dia setia kepada istrinya sejak itu.

  • Belum lama ini ibu teman saya itu mengontak saya dan meminta saya menerbitkan surat-surat yang ditulisnya, dengan syarat namanya dirahasiakan. Inilah surat-surat itu:

  • Kepada istri mantan suamiku,

  • Sesudah beberapa kali berusaha mengontak Anda selama beberapa tahun ini, Anda tetap tidak mau mendengar apa yang ingin saya katakan, tetapi ada beberapa hal yang saya ingin Anda ketahui.

  • Pertama, maafkanlah saya. Saya tidak pernah merencanakan ini dalam hidup saya. Saya dibesarkan dalam keluarga baik-baik, penuh impian, khususnya untuk memiliki sendiri keluarga yang bahagia suatu hari. Tidak pernah saya bayangkan keluarga seperti itu saya peroleh dari suami orang lain.

  • Tidaklah penting mengetahui bagaimana saya dan suami Anda berkenalan, karena sudah bertahun-tahun berlalu dan kami tidak lagi bersama. Saya ingin Anda tahu bahwa saya menyadari betapa Anda tidak tidur bermalam-malam, memikirkan di mana suami Anda dan bersama siapa dia. Dan ketika menyadarinya, Anda meneteskan banyak air mata.

  • Saya bersalah. Seharusnya saya akhiri hubungan ini begitu mengetahui dia sudah menikah. Namun waktu itu saya sama sekali tidak memiliki harga diri sesudah putus dari hubungan yang penuh perundungan dan menerima cinta yang dia ulurkan. Sesudah menyadari bahwa saya hamil, saya bahkan makin terjerat dengan keadaan ini. Hidup saya tidak mudah, terutama melihat anak-anak saya dicap anak gelap. Bagi anak-anak saya hidup juga tidak mudah. Saya tahu hidup juga sulit bagi Anda. Tidak ada wanita yang pantas mengalami apa yang Anda alami. Saya benar-benar minta maaf dari lubuk hati saya.

  • Advertisement
  • Saya sepantasnya bertanggung jawab atas keburukan pilihan dan penilaian saya, meneruskan hubungan saya dengan suami Anda supaya anak-anak saya mengenal ayah mereka. Mungkin ada pilihan lain, namun dengan tidak adanya rasa percaya diri, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Tolong maafkan saya untuk hal ini juga.

  • Saya tahu tidak mudah memaafkan dan melupakan ini sama sekali, namun jika ada sepercik kasih dalam hati Anda, berikanlah itu kepada saya dan anak-anak saya. Anak-anak saya sama sekali tidak bersalah atas pilihan yang saya dan suami Anda buat.

  • Saya menghargai dan menghormati kemampuan Anda untuk memaafkan suami Anda dan saya berharap dapat menerima hal yang sama."

  • Dia juga menulis surat lain kepada mantan "suaminya":

  • "Bagi orang yang saya cintai sepenuhnya,

  • Saya dapat menulis daftar alasan mengapa saya mencintai kamu, bahkan sesudah bertahun-tahun berpisah, dan berterima kasih karena telah memenuhi peran sebagai seorang ayah, selalu hadir selagi anak-anak kita tumbuh besar dan sepenuhnya menunjang mereka.

  • Saya juga dapat menyalahkanmu mengapa tidak berterus terang telah menikah sejak pertama kita bertemu. Namun saya juga ikut bersalah karena jatuh cinta kepadamu. Karena itu maafkan saya karena sudah menginginkanmu dan senang mengetahui bahwa kamu juga menginginkan saya. Walau saya tahu saya dapat menghilang dari hidupmu sejak dulu, tapi saya juga tahu bahwa kamu pasti akan segera mencari pengganti saya. Saya dapat memulai hidup baru tanpa kamu, tetapi saya tidak tahu bagaimana memulainya, karena itu saya membiarkan tahun-tahun berlalu. Kini saya harus melewatkan hidup yang pahit dan sendiri sementara kamu berbahagia bersama keluargamu, yang seharusnya tidak kamu hianati.

  • Saya bersyukur kamu tetap menjadi ayah yang baik sesudah kita berpisah. Ini banyak membantu anak-anak kita mengatasi trauma dari menemukan kenyataan yang pahit ini.

  • Di mata Tuhan saya dan kamu sudah berzina. Dan saya menyesal sekali, walau kita memiliki dua anak yang baik. Semoga Tuhan suatu hari akan mengampuni saya atas segala kesedihan yang saya sebabkan bagi keluarga kamu. Berbahagialah selalu."

  • Dalam mempersiapkan artikel ini saya bertanya kepada si ibu apa nasihat yang dapat dia berikan bagi pasangan dengan situasi sama.

  • Katanya, "Jika Anda seorang wanita, jangan mau menjadi pacar gelap seorang pria yang sudah menikah. Kehidupan seperti ini menyakitkan, khususnya bagi anak-anak yang lahir dalam kedua keluarga itu. Bahkan meski tiada anak, percayalah, tidaklah berharga membuang hidup Anda untuk sebuah dusta.

  • Advertisement
  • Jika Anda seorang pria janganlah sekali-kali memiliki pacar gelap atau menerima kasih sayang wanita selain istri Anda. Jangan merusak hidup wanita yang berperasaan rapuh untuk alasan apa pun. Keluarga Anda adalah milik paling suci yang Anda miliki. Setialah kepada Allah dan jangan biarkan mahluk-mahluk-Nya menderita karena dosa Anda. Saat menyenangkan atau hubungan cinta dengan wanita lain akan mengakibatkan penderitaan dan air mata selama bertahun-tahun. Ingat, jika Anda menikah dengan seorang wanita, berarti Anda mencintainya lebih dari siapa pun. Selamatkan perkawinan Anda dan curahkan waktu Anda untuk itu, demi kemanusiaan dan generasi penerus Anda. Bersikaplah ksatria."

  • Diterjemahkan dan disadur oleh Irma Shalimar dari "Letters from a lover" karya C.A. Ayers.

Bantu kami menyebarkan

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Surat-surat dari mantan kekasih

Surat-surat ini ditulis oleh pacar gelap selama 23 tahun dari seorang suami tentang mantan pacarnya dan istri pacarnya itu.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr