Ternyata, bayi juga perlu lho ke dokter gigi. Kenapa?

Setelah gigi pertama anak tumbuh, Anda sebaiknya sudah membawanya ke dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan gigi pertamanya.

307 views   |   5 shares
  • Gigi dan mulut sebagai pintu masuknya asupan bagi tubuh memegang peranan penting bagi kesehatan dan pertumbuhan. Tak terkecuali bagi bayi Anda. Pertanyaan "kapan waktu yang tepat untuk membawa anak ke dokter gigi pertama kali?"

  • American Academy of Pediatric Dentistry(AAPD) dan American Dental Association (ADA) mengemukakan bahwa dalam kurun waktu tidak lebih dari enam bulan setelah gigi pertama anak tumbuh, Anda sebaiknya sudah membawanya ke dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan gigi pertamanya. Usahakan untuk melakukannya tidak lebih dari usia 1 tahun.

  • Sebuah pandangan keliru yang umum beredar adalah kunjungan ke dokter gigi baru diperlukan kalau gigi anak bermasalah. Padahal, pemeriksaan pertama ke dokter gigi anak akan memberikan gambaran lengkap tentang kondisi gigi anak sejak dini. Selain itu, Anda akan mendapatkan banyak petunjuk perawatan gigi anak, seperti cara menyikat gigi, perlunya penambahan zat flouride (yang biasa terkandung dalam pasta gigi), dan apa saja ancaman bagi kesehatan gigi anak. Satu hal yang perlu diingat, kerusakan gigi sudah dapat terjadi sejak gigi pertama si kecil tumbuh, lho!

  • Rencanakan segera kunjungan perdana anak Anda ke dokter gigi, dimulai dari hal-hal berikut ini.

  • 1. Carilah dokter gigi khusus anak yang handal

  • Mengapa harus dokter gigi anak? Dokter gigi anak memiliki tambahan ilmu daripada dokter gigi umum untuk dewasa. Mereka mempelajari dan memahami perkembangan anak, baik secara fisik maupun mental. Menghadapi anak pun perlu kesabaran dan teknik tersendiri, di mana dokter gigi anak telah mengalami masa pendidikan yang terjun langsung untuk berhadapan dengan pasien-pasien kecil dengan berbagai karakter.

  • 2. Pilihlah tempat dan waktu pemeriksaan yang pas

  • Untuk tempat, beberapa anak merasa terintimidasi dengan rumah sakit, belum lagi bertemu dengan pasien lain yang tampak horor di matanya. Jika memungkinkan, pilihlah klinik gigi dengan suasana yang menyenangkan. Jika memang harus ke rumah sakit, kondisikan agar anak tidak terlalu lama menunggu, sehingga ia tidak bosan, ngambek, atau malah memutuskan untuk mogok atau melarikan diri. Waktu yang paling pas untuk pemeriksaan adalah pagi hari, setelah anak mendapatkan cukup makan dan istirahat. Selain itu, dokter pun dalam kondisi segar untuk menerima pasien di awal hari kerjanya.

  • 3. Bangunlah sikap positif anak terhadap dokter gigi

  • Persiapkan anak sebelum kunjungan pertamanya dengan menanamkan persepsi positif mengenai dokter gigi. Anda dapat membacakannya buku cerita tentang pergi ke dokter gigi atau menceritakan pengalaman menyenanngkan Anda ke dokter gigi. Tanamkan padanya bahwa pemeriksaan gigi bukan untuk menyakitinya, namun untuk menjaga kesehatan gigi yang nantinya berpengaruh bagi kesehatan tubuhnya pula. Bandingkan contoh orang dengan gigi yang sehat dan kondisi sakit gigi, untuk membuatnya dapat membayangkan secara nyata.

  • Advertisement
  • 4. Hindari untuk mengiming-imingi anak dengan hadiah

  • Meskipun nantinya sangat mungkin anak menerima hadiah kecil dari dokter gigi, usahakan untuk memberikan penghargaan yang realistis kepada anak, apa pun reaksinya saat menjalani pemeriksaan gigi nanti. Puji ia jika berhasil melalui pemeriksaan pertama dengan baik. Apabila hasilnya kurang baik, memarahinya bukanlah reaksi yang bijak untuk Anda berikan. Besarkan hatinya dan terus semangati dirinya untuk tidak takut atau membenci dokter gigi.

  • 5. Pentingnya rontgen gigi

  • Ketika gigi dewasa anak Anda mulai tumbuh (sekitar umur 6 tahun), ia perlu mendapatkan pemeriksaan rontgen gigi. Pemeriksaan ini berguna untuk melihat kondisi pertumbuhan gigi anak, mengamati pola gigitan, dan memastikan gigi-gigi tersebut tumbuh secara bersih serta sehat. Pada masa inilah pula, umumnya akan ditentukan penanganan terhadap gigi yang bermasalah, mulai dari pencabutan, pemasangan kawat gigi, dan perawatan lainnya.

  • Menjaga kesehatan gigi sejak dini juga mendidik anak Anda untuk menghargai kesehatan organ-organ tubuhnya. Lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi paling tidak setiap enam bulan sekali untuk memastikan bahwa mutiara-mutiara di dalam mulut si kecil senantiasa terpelihara indah dan sehat.

  • Sumber artikel : AAPD, ADA, WebMD

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Ternyata, bayi juga perlu lho ke dokter gigi. Kenapa?

Setelah gigi pertama anak tumbuh, Anda sebaiknya sudah membawanya ke dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan gigi pertamanya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr