5 cara menghindari perselisihan antara anggota keluarga

Saat terjadi pertikaian yang melibatkan seluruh anggota keluarga, berusahalah untuk menjadi “Oase” yang dapat membawa kesegaran dan pemecah kebuntuan bagi mereka semua.

724 views   |   5 shares
  • Banyak hal yang mampu menjadi penyebab munculnya pertikaian dalam keluarga. Linda Ray, jurnalis yang telah memenangkan beberapa penghargaan untuk tulisan mengenai keluarga, memberikan saran-saran yang dapat Anda simak untuk menciptakan keluarga yang senantiasa harmonis:

  • 1. Hindari pertengkaran

  • Tetapkan batasan-batasan untuk menghindari pertikaian. Berdasarkan analisis, rasa tidak puas dan perdebatan adalah unsur sehat bagi sebagian besar hubungan. Tidak perlu terlalu dirisaukan, selama setiap orang mampu menerapkan aturan dan batasan-batasan. Contohnya ketika perdebatan semakin memanas, masing-masing dari Anda harus bersedia mengakhiri percakapan dan setuju untuk melanjutkannya ketika suasana sudah kembali kondusif.

  • 2. Jangan terpancing emosi

  • Berhati-hatilah ketika bertengkar. Pilihlah saat yang tepat untuk membahas isu tertentu. Contoh, ketika sedang liburan bersama keluarga sebaiknya Anda lupakan sejenak permasalahan-permasalahan yang dapat memicu pertikaian. Jangan menganggap terlalu serius setiap perbedaan yang Anda miliki masing-masing. Berusahalah mencari titik temu dari setiap masalah dan jangan terlalu mendramatisir sesuatu seakan-akan itu adalah mimpi buruk Anda.

  • 3. Jadilah penengah

  • Ketika pertikaian melibatkan seluruh anggota keluarga Anda, berusahalah untuk menjadi 'Oase' yang dapat membawa kesegaran bagi mereka semua. Doronglah anggota keluarga untuk bisa sesegera mungkin mengakhiri pertikaian yang sedang berlangsung. Menurut Clemson Extesion Service, sebuah keluarga bisa belajar untuk mengakhiri pertikaian dengan melakukan latihan. Pilih salah satu dari anggota keluarga yang bijaksana untuk menjadi penengah dan teruslah berusaha hingga Anda mampu menemukan solusi untuk mengatasi penyebab pertikaian yang sedang berlangsung.

  • 4. Ambil jalan tengah

  • Berusahalah agar tetap netral ketika topik-topik yang sangat sensitif muncul. Menurut American Academy of Family Physicians, seseorang yang tetap bisa netral selama konflik berlangsung dapat membantu setiap anggota keluarga memahami permasalahan yang tengah ditanggani. Setelahnya Anda bisa mencari cara lain untuk mendapatkan kesepakatan dan menemukan kompromi sebagai keluarga.

  • 5. Tingkatkan frekuensi pertemuan

  • Perbanyak waktu untuk berkumpul dan bertemu bersama sebagai keluarga, sehingga memberi sedikit ruang bagi masalah yang mampu menimbulkan konflik berkepanjangan. Ketika Anda sedang mempersiapkan acara kumpul bersama dengan seluruh anggota keluarga atau liburan bersama, selalu berhati-hati ketika merencanakannya. Pastikan bahwa setiap anggota keluarga Anda sedang tidak sibuk. Ketika Anda tidak bisa mengatur waktu untuk mereka, setidaknya pastikan Anda memiliki waktu untuk mengunjungi mereka semua.

  • Advertisement
Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

5 cara menghindari perselisihan antara anggota keluarga

Saat terjadi pertikaian yang melibatkan seluruh anggota keluarga, berusahalah untuk menjadi “Oase” yang dapat membawa kesegaran dan pemecah kebuntuan bagi mereka semua.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr