Yuk, temani si kecil mengenal dunia dengan penuh kasih sayang

Hadir di dunia, dari rahim yang hangat dan nyaman, merupakan hal berat bagi seorang bayi. Karena itu ia kerap merasa ketakutan dan mengungkapkannya dengan tangisan. Ia butuh sosok yang bisa membuatnya merasa aman, bukan?

278 views   |   3 shares
  • Apa yang Anda rasakan saat pertama kalinya datang ke tempat asing? Misalnya saat pertama kali bekerja di luar kota. Atau pertama kali pergi dinas ke kantor lain. Akan menyenangkan jika saat itu ada seorang teman yang mendampingi Anda untuk bersama-sama melalui dunia yang asing itu, bukan? Tentu hal itu membuat Anda lebih mudah beradaptasi dan membuat Anda lebih mungkin merasakan pengalaman menyenangkan di lingkungan tersebut.

  • Seperti dilansir dari artikel yang ditulis oleh Devi Raissa M. Psi, psikolog anak dari Klinik Rainbow Castle, ia juga membandingkannya dengan skenario lain ketika ada orang yang baik kepada Anda, tetapi ia hanya bisa menemani Anda beberapa jam saja. Selanjutnya ia akan kembali bergaul dengan teman yang lain. Berapa pun banyaknya orang baik seperti itu ke Anda, namun jika kehadirannya silih berganti, mau tidak mau bisa menimbulkan perasaan kesepian. Atau kecemasan.

  • Jadi, akan lebih baik jika ada satu atau sedikit orang baik yang menemani, dibandingkan banyak orang baik yang datang silih berganti, tanpa ada kepastian waktu, kan? Deskripsi tersebut kurang lebih menggambarkan apa yang dirasakan seorang bayi. Saat bayi keluar dari rahim ibunya, ia akan dihadapkan dengan dunia asing. Akan sangat menyenangkan jika saat itu, ia bisa berpegangan pada sosok ajeg yang menyediakan kebutuhannya, baik fisik maupun emosional. Yaitu ibu dan ayahnya.

  • Karena itu, amat penting untuk seorang bayi memiliki pengasuh utama yang tetap di masa awal kehidupannya. Sebab, dengan banyak pengasuh utama, akan menyebabkan anak bingung dan cemas, akan siapa yang bisa ia percayai. Mirip seperti perasaan yang dideskripsikan di paragraph awal. Jadi, untuk menjawab pertanyaan bayi tentang: apakah dunia ini adalah dunia yang aman dan menyenangkan? Ayah dan ibu harus hadir baik secara fisik maupun emosional untuk bayi.

  • Inilah yang kerap disebut Dr. Laura Markham dari AHA! Parenting sebagai pengasuhan penuh kasih sayang. Apa itu pengasuhan penuh kasih sayang? Menurut Dr. Markham, mudah. Tak ada aturan baku. Yang diperlukan hanya:

  • 1. Percayalah pada insting

  • Anda ibu singa, atau ayah beruang, yang melindungi anak dengan jiwanya sendiri. Tuhan sudah menyiapkan Anda dan anak-anak sebagai tim sempurna. Tenang, dan perhatikan si kecil dengan sepenuh jiwa.

  • 2. Punya gendongan itu wajib

  • Bau tangan? Lupakan itu. Untuk pertumbuhan optimal, si newborn butuh kontak fisik terus menerus dengan orangtuanya. Menangis saat ditaruh? Ya itu tandanya. Karena itu, belilah gendongan. Jadilah segala yang anak butuhkan di setiap masa pertumbuhannya.

  • Advertisement
  • 3. Turunkan ekspektasi terhadap apapun kecuali pengasuhan anak

  • Siapa peduli jika pekerjaan lain tak bisa tuntas saat anak masih bayi? Apa prioritas ayah bunda, pekerjaan lain atau anak? Menurunkan ekspektasi sama dengan menghilangkan stres. Lalu tak terasa Anda tetap bisa memasak, berbelanja, bahkan mengobrol sambil tetap menggendong bayi.

  • 4. Susui si kecil

  • Berhentilah memikirkan "Nanti ASI banyak atau tidak? Jumlahnya cukup atau tidak?" Siapkan saja apa yang dibutuhkan, termasuk banyak belajar, sebelum bayi lahir. Lalu susui saja bayi kecil Anda. Tenang saja.

  • 5. Tidurlah bersama bayi

  • Anda akan tidur cukup, setiap hari. Bahkan lebih sehat. Bahkan jika Anda tidur siang, saat bayi tidur siang, waktu tidur Anda jadi jauh lebih maksimal.

  • 6. Minimalkan perawatan dari orang lain-selain orangtua

  • Atur jadwal kerja dengan pasangan, agar bayi Anda lebih banyak tumbuh dalam perawatan orangtuanya. Tidak melekat pada seorang pengasuh terus menerus, sejak pagi-siang-sore-malam.

  • 7. Cari bantuan

  • Jika sudah kewalahan, carilah bantuan. Baik anggota keluarga, teman atau asisten untuk membantu memasak, mencuci. Agar Anda dapat berkonsentrasi penuh dengan si kecil. Kadang yang Anda dan bayi butuhkan, hanya saat-saat santai bersama.

  • 8. Cari Dukungan

  • Bergaul dengan orangtua lain atau berbagai komunitas yang juga mempraktikkan pengasuhan dengan penuh kasih sayang. Agar Anda bisa tetap berdiri tegak untuk "menghadang" mereka yang sibuk dengan mitos "bayi bau tangan" dan melawan instingnya sendiri sebagai orangtua.

Baca, hidupkan, bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Yuk, temani si kecil mengenal dunia dengan penuh kasih sayang

Hadir di dunia, dari rahim yang hangat dan nyaman, merupakan hal berat bagi seorang bayi. Karena itu ia kerap merasa ketakutan dan mengungkapkannya dengan tangisan. Ia butuh sosok yang bisa membuatnya merasa aman, bukan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr