5 'aturan' suami istri yang tidak harus selalu kamu patuhi

Berbagai nasihat pernikahan yang ditujukan kepada Anda dan pasangan pasti tujuannya baik. Namun, adakalanya Anda tidak harus mematuhi semua nasihat dan aturan pernikahan yang ada. Ini dia 5 aturan yang "tidak harus" selalu dipatuhi suami istri.

6,362 views   |   37 shares
  • Nasihat dan aturan dibuat untuk didengar, dipatuhi dan dilaksanakan. Tanpa aturan, seseorang akan bertindak semaunya dan merasa tidak dibatasi oleh konsekuensi yang ada. Demikian juga dalam pernikahan, ada aturan dan beberapa nasihat dari pasangan, orangtua, keluarga atau dari sahabat Anda yang kadang kala perlu Anda dengarkan sebagai bahan pertimbangan untuk menciptakan dan menjaga keharmonisan rumah tangga Anda.

  • Berbagai nasihat pernikahan yang ditujukan kepada Anda dan pasangan pasti tujuannya baik. Namun, adakalanya Anda tidak harus mematuhi semua nasihat dan aturan pernikahan yang ada.

  • Ini dia 5 aturan yang tidak harus selalu dipatuhi oleh suami istri:

  • 1. Mengutamakan urusan anak

  • Saat belum memiliki anak, pasangan Anda mungkin segalanya. Tetapi saat kehadiran anak ada di antara Anda berdua, anak adalah hal yang seringkali menjadi prioritas utama dalam keluarga. Hal ini yang sering dialami oleh seorang ibu. Memang tidak salah memprioritaskan anak-anak, tetapi hubungan dengan suami jangan sampai terganggu oleh kehadiran anak. Mendahulukan suami, tidak akan membuat anak-anak terbengkalai kok.

  • 2. Mematuhi perintah suami

  • Seorang istri harus tunduk dan patuh pada perintah suami. Suami sebagai kepala rumah tangga mempunyai hak untuk dihormati dan dipatuhi. Ketaatan istri adalah bentuk rasa hormatnya kepada suami. Tetapi tidak semua perintah suami harus ditaati dan dilaksanakan. Bila apa yang diperintahkan suami menjerumuskan atau mengarah ke konotasi negatif yang dapat merugikan beberapa pihak, istri berhak menolak dan membantah suami. Walaupun harus patuh kepada perintah suami, tetaplah menjadi istri yang bijak, yang tahu mana perintah yang benar dan mana yang salah.

  • 3. Meng-iyakan semua apa yang dikatakan mertua atau orangtua

  • Bahkan setelah menikah pun, Anda harus tetap menghormati orangtua dan mertua Anda. Sebagai orang yang dituakan, terkadang mereka merasa bahwa pendapat atau saran mereka harus didengarkan oleh anak dan menantunya. Tetapi, tidak semua saran mereka harus Anda iyakan. Bila tidak sesuai dengan prinsip Anda, Anda boleh saja tidak menerima saran mereka. Cukup mendengarkan dan keputusan tetap ada pada Anda. Jangan sampai pernikahan Anda dikontrol oleh semua keputusan mereka oleh karena Anda selalu menyetujui perintah mereka.

  • 4. Melayani kebutuhan seksual suami

  • Sebagai seorang istri, Anda pasti memahami salah satu fungsi istri dan kewajiban istri dalam pernikahan adalah melayani kebutuhan seksual suami. Untuk hal ini, istri harus taat dan tidak boleh menolak saat suami meminta untuk dilayani. Namun, ada saatnya, istri boleh menolak perintah suami untuk berhubungan intim yaitu saat istri dalam keadaan sakit, menstruasi, atau sedang dalam masa nifas. Dan suami pun harus bisa menerima dan tidak memaksakan kehendaknya.

  • Advertisement
  • 5. Jangan tidur dalam keadaan marah

  • Ini adalah salah satu ritual pernikahan yang wajib dilakukan suami istri agar pernikahan mereka bisa selalu langgeng. Nasihat ini sangat tepat ditujukan kepada suami istri yang sedang dirundung masalah atau konflik agar tidak berlangsung berlarut-larut. Namun, tidak semua masalah bisa langsung diselesaikan begitu saja apalagi bila keduanya sama-sama terbawa emosi. Ada kalanya Anda harus pergi tidur, mengistirahatkan pikiran dan perasaan yang terbebani. Diharapkan saat Anda terbangun, pikiran sudah jernih kembali dan ego Anda mulai mereda sehingga Anda berdua sama-sama dapat mengambil keputusan yang bijak dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut.

  • Sewajarnya aturan dibuat untuk ditaati. Tetapi akan ada kondisi di mana ketaatan Anda terpaksa dilanggar. Bukan karena Anda keras kepala, tidak patuh, atau hanya mementingkan diri sendiri, tetapi semuanya Anda lakukan karena Anda harus bersikap dewasa dan pandai menyikapi setiap kondisi yang terjadi dalam pernikahan Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

5 'aturan' suami istri yang tidak harus selalu kamu patuhi

Berbagai nasihat pernikahan yang ditujukan kepada Anda dan pasangan pasti tujuannya baik. Namun, adakalanya Anda tidak harus mematuhi semua nasihat dan aturan pernikahan yang ada. Ini dia 5 aturan yang "tidak harus" selalu dipatuhi suami istri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr