5 Prinsip Dasar dalam Dunia Pasar Saham

Jika Anda tertarik dengan dunia investasi pasar saham – dan sudah seharusnya – memulai dengan dasar-dasarnya. Persiapkan diri Anda dan dengan cepat Anda akan siap untuk menanamkan uang yang dapat bekerja untuk Anda.

4,162 views   |   6 shares
  • Jika Anda tertarik dengan dunia investasi pasar saham – dan sudah seharusnya – memulai dengan dasar-dasarnya. Persiapkan diri Anda dan dengan cepat Anda akan siap untuk menanamkan uang yang dapat bekerja untuk Anda.

  • Jika Anda seorang pemula dalam dunia pasar saham, investasi mungkin tampaknya menjadi tantangan yang luar biasa. Jika Anda telah memahami 5 prinsip dasar pasar saham, maka Anda akan siap untuk menempatkan diri Anda dalam dunia investasi ini.

  • 1. Dana

  • Reksa dana dan ETFs (exchange – traded funds) pada umumnya adalah cara yang lebih aman untuk menanamkan uang yang diinvestasikan atas nama Anda secara profesional. Anda dapat memilih dari berbagai reksa dana, sebagian besar adalah investasi yang lebih aman – dan mungkin memiliki prospek yang sama untuk berkembang – dibandingkan dengan saham perorangan.

  • 2. Pengembalian

  • Investor pada umumnya akan mengukur keuntungan mereka sebagai laba atas investasi pengembalian dalam jangka pendek. Pengembalian pada investasi saham – termasuk saham reksa dana yang telah disebutkan di atas – melampaui pengembalian sebagian besar pada investasi lainnya.

  • 3. Resiko

  • Alasan bahwa saham menghasilkan hasil yang baik dibandingkan investasi lain adalah sebagian besar disebabkan oleh resiko kerugian. Sebuah saham dapat turun dengan sangat tajam ke angka terendah. Ini adalah pikiran yang menakutkan; namun hal tersebut bukanlah sekedar teori. Setiap tahun beberapa perusahaan dengan berkas saham publik mengalami kebangkrutan dan pemegang saham dari perusahaan tersebut kehilangan segalanya.

  • Resiko ini adalah alasan mengapa Anda akan lebih aman untuk berinvestasi dalam portofolio saham dan bukan hanya satu saham. Reksa dana memberi Anda cara terbaik untuk berinvestasi dalam portfolio saham. Keuntungan terbaik dari saham adalah bahwa perusahaan tidak akan pernah bisa memaksa Anda untuk membeli saham lebih dari investasi Anda. Jadi, jika Anda berinvestasi Rp5 juta dalam saham perusahaan yang mengalami kebangkrutan, Anda tidak perlu khawatir mengenai tagihan untuk membantu membayar pihak kreditur.

  • 4. Waktu

  • Beberapa orang akan mencoba untuk meyakinkan Anda bahwa Anda dapat memberi jangka waktu pada bursa saham untuk menghasilkan penghasilan yang maksimal daripada yang dapat disediakan oleh pasar saham. Kebanyakan orang yang mencoba hal ini mengalami kegagalan, banyak yang menjadi benar-benar gagal total. Beberapa orang membeli saham yang harganya sedang rendah hanya untuk melihat saham tersebut turun lebih rendah dan kemudian menjualnya dalam keputusasaan. Di lain pihak, banyak orang juga membeli saham yang harganya sedang tinggi dengan harapan saham tersebut akan terus naik melonjak padahal mereka membelinya hanya untuk melihatnya turun dan anjlok dan kemudian menjualnya dengan keputusasaan.

  • Advertisement
  • Selama bertahun-tahun, harga saham cenderung naik. Beli saham untuk jangka panjang dan kemudian bertahan memegang saham tersebut untuk waktu yang lama. Waktu yang terbaik untuk menjual saham Anda adalah saat harga saham Anda telah melonjak naik hingga mewakili lebih dari 20 persen dari total portfolio Anda – bahkan kemudian, Anda mungkin hanya ingin menjual sebagian kecil saham Anda.

  • 5. Keanekaragaman

  • Sebuah portfolio saham harus beranekaragam. Dibutuhkan sekitar 12 perusahaan yang berbeda untuk menciptakan satu portfolio saham yang beragam. Bahkan kemudian, portfolio Anda tidak benar-benar beragam kecuali perusahaan-perusahaan dalam portfolio tersebut berada dalam industri yang berbeda dan yang tidak berkorelasi (jangan bergerak pada arah yang sama pada waktu yang sama untuk alasan yang sama).

  • Adalah hal yang sangat menantang untuk membuat portfolio tersebut. Pikirkan cara seperti ini. Jika Anda sudah memiliki saham yang hanya terkait dengan industri otomotif karena Anda menyukai mobil, portfolio saham Anda akan hancur ketika industri saham otomotif melemah dan turun anjlok. Jika sebuah portfolio saham lebih beranekaragam Anda tidak akan menderita begitu banyak.

  • Ada banyak hal yang dapat dipelajari mengenai investasi saham, namun ketika Anda telah siap untuk memulai investasi. Lanjutkan membaca dan mencari informasi untuk mengetahui bagaimana memilih reksa dana yang baik.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "5 stock market basics (Comic)" karya Devin Thorpe.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Devin Thorpe is the author of Your Mark On The World and is a Forbes Contributor.

5 Prinsip Dasar dalam Dunia Pasar Saham

Jika Anda tertarik dengan dunia investasi pasar saham – dan sudah seharusnya – memulai dengan dasar-dasarnya. Persiapkan diri Anda dan dengan cepat Anda akan siap untuk menanamkan uang yang dapat bekerja untuk Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr