Kebebasan berpikir pada anak. Sejauh manakah itu?

Ada perbedaan dalam pendidikan di budaya Timur, di mana orangtua berusaha mengendalikan kebebasan berpikir anak-anaknya. Salahkah itu?

386 views   |   shares
  • Ada perbedaan dalam pendidikan di budaya Timur, di mana orangtua berusaha mengendalikan kebebasan berpikir anak-anaknya. Salahkah itu?

  • Sedikit banyak hal ini dipengaruhi oleh gaya pemerintahan negaranya. Kebebasan rakyat berbicara di negara-negara Timur lebih terbatas dari negara-negara Barat. Contohnya di negara AS, media boleh menjadikan presiden maupun calon-calon presiden bahan olok-olok. Tidak ada hukuman atau larangan untuk itu. Alasannya karena sila pertama dari asas-asas yang melandasi negara ini ialah kebebasan berbicara. Jika ada yang berani melarang hal ini berarti dia melanggar hak asasi si pembicara.

  • Di Indonesia sendiri pernah ada istilah demokrasi terpimpin. Rakyat memiliki suara untuk memilih, tetapi pilihan itu ada batas-batasnya. Koran tidak boleh sembarangan mengritik kalau tidak ingin dibreidel.

  • Demikian pula orangtua, di negara Barat kadang-kadang mereka bahkan memanggil namanya, bukan Ayah atau Ibu. Gaya berpikir anak-anak di Barat lebih terbuka dan bebas. Sedangkan rekan-rekan sebayanya di Timur dididik untuk menghormati orang yang lebih tua, menghargai pendapat mereka, dan dilarang berbicara di meja makan kadang-kadang. Karena itu mereka lebih terkendali dan tidak mengutarakan pendapatnya sesuka hati kalau tidak ingin dicap "melawan orangtua."

  • Bagaimana pendapat Anda sendiri sebagai orangtua? Apakah Anda ingin membiarkan anak-anak Anda memiliki kebebasan berpikir supaya mudah bagi mereka menemukan jati dirinya? Atau Anda kuatir mereka terlalu bebas berpikir dan berbuat yang bukan-bukan? Bagaimana misalnya jika mereka menganggap sekolah itu percuma, hanya membuang-buang waktu saja?

  • Mungkin yang paling tepat ialah berlaku setengah-setengah. Segala yang terlalu ekstrim tidaklah baik. Ketika anak-anak masih kecil dan belum mampu menentukan pilihan yang tepat, Anda wajib membimbing mereka untuk berpikir secara benar. Sementara mereka makin dewasa, biarkanlah mereka mengembangkan pendapat mereka. Sekali-sekali berikan pendapat Anda bila Anda beranggapan bahwa pendapat mereka keliru.

  • Sikap terlalu mengontrol tidaklah diharapkan dalam mendidik anak-anak. Mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk berkembang. Mereka akan bergantung kepada orangtua untuk setiap keputusan atau pencetusan gagasan. Begitu anak-anak menginjak usia 18 sebaiknya beri mereka kebebasan lebih banyak dalam kebebasan berbicara.

  • Segala yang sudah Anda ajarkan sejak kecil memberi mereka landasan untuk mencetuskan pendapat serta pikiran yang mereka miliki. Juga keputusan-keputusan lain yang mereka ambil hendaknya berpijak kepada ajaran-ajaran yang Anda tanamkan sedari masih kecil. Dapat dikatakan tugas Anda sudah selesai dan Anda dapat memperhatikan dari kejauhan kehidupan mereka. Sesekali jika mereka membutuhkan pendapat Anda, Anda boleh ikut campur.

  • Advertisement
  • Memang sulit bagi orangtua untuk menahan diri jika melihat anaknya terlibat dalam kesulitan karena kebebasan berbicaranya. Tetapi biarkan mereka belajar dari kesalahan itu supaya berkembang dan makin matang. Anda tidak mungkin duduk di sebelah bangku kuliahnya untuk selalu membimbing dia. Biarkan seperti layang-layang dia mengikuti angin yang menerbangkannya ke atas, membubung makin tinggi. Jika ada bahaya mengancam seperti kilat atau angin topan, dari bawah Anda dapat berusaha menurunkannya supaya selamat.

  • Anak-anak Anda akan menghargai kebebasan yang Anda berikan kepada mereka, karena kebebasan itu adalah demi kebaikan mereka. Sebaliknya mereka juga menghargai bimbingan yang selama ini Anda berikan sejak kecil yang membuat mereka mampu mengembangkan pikiran mereka.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kebebasan berpikir pada anak. Sejauh manakah itu?

Ada perbedaan dalam pendidikan di budaya Timur, di mana orangtua berusaha mengendalikan kebebasan berpikir anak-anaknya. Salahkah itu?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr