Mari mengenal 7 sumber belajar anak cerdas dan aktif

Pendekatan belajar aktif akan membuat anak mampu melakukan eksplorasi dan yang paling penting anak melakukan, menemukan, melihat, mencoba, bertanya dan memecahkan masalahnya sendiri.

374 views   |   4 shares
  • Dewasa ini pengertian pendidikan seringkali disempitkan sebagai sekolah atau ruang kelas. Pengertian ini tidak sepenuhnya tepat. Pendidikan dapat berlangsung setidaknya dalam tiga wilayah, yaitu: Sekolah, keluarga atau masyarakat, dan negara. Ki Hadjar Dewantara menyebut tiga wilayah tersebut sebagai Tri Pusat Pendidikan.

  • Keberlangsungan kegiatan proses belajar mengajar memang bertumpu pada guru. Namun, di dalam kelas sebaiknya guru tidak berperan sebagai ahli. Apabila guru bertindak demikian, maka yang terjadi adalah pemasungan terhadap proses belajar mengajar anak. Di mana justru gurulah yang paling banyak melakukan aktivitas sedangkan anak-anak bertindak pasif. Selain itu, tingkat kecepatan masing-masing anak dalam menangkap dan mengolah materi yang disampaikan oleh guru berbeda-beda. Ada yang dominan menggunakan pendengaran, ada yang lebih dominan dengan visual, dan ada pula yang lebih mudah memahami dengan gerakan. Jika perbedaan-perbedaan ini diabaikan, maka proses belajar aktif tidak akan tercapai.

  • Belajar aktif merupakan pendekatan dari proses mengajar yang memberi ruang kepada anak untuk berperan aktif dalam kegiatan belajar. Pendekatan belajar aktif akan membuat anak mampu melakukan eksplorasi dan yang paling penting anak melakukan, menemukan, melihat, mencoba, bertanya dan memecahkan masalahnya sendiri. Oleh karena itu, guru hendaknya berperan sebagai fasilitator, partner dan teman yang mendampingi anak secara arif, bijaksana sekaligus kreatif.

  • Ada banyak sumber belajar bagi anak yang bisa digunakan. Secara garis besar, sumber-sumber belajar tersebut dapat dikelompokkan menjadi:

  • 1. Lingkungan alam

  • Sumber belajar yang masuk dalam kelompok ini merupakan tempat atau alam bebas yang dapat memberikan informasi langsung kepada anak. Alam menyediakan banyak hal yang bisa dipelajari anak. Contohnya, anak bisa belajar langsung tentang tanaman, hewan, tanah, bebatuan, sungai, udara, suhu, air, pegunungan, dan sebagainya.

  • 2. Lingkungan sosial

  • Sumber belajar ini lebih menekankan tempat hasil karya manusia, di mana di dalamnya terdapat aktivitas hubungan antar manusia. Contohnya, anak bisa langsung bertemu dengan peternak untuk mengetahui bagaimana proses pemerahan susu sapi, atau anak bisa berada di sawah untuk mempelajari langsung dari petani bagaimana cara menanam padi yang benar.

  • 3. Lingkungan budaya

  • Lingkungan budaya menyajikan banyak bukti kearifan lokal yang bisa dipelajari anak secara langsung, seperti: Rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, alat musik tradisional, peninggalan sejarah berupa artefak, candi, dan rumah-rumah ibadah berbagai agama.

  • Advertisement
  • 4. Media elektronik

  • Di era modern saat ini media elektronik seperti kaset, internet, CD, VCD, DVD, TV, dan siaran radio bisa dijadikan sebagai sumber belajar berupa audia visual. Untuk itu orangtua dan guru bisa membantu anak memilih program-program yang mereka butuhkan, seperti: Acara anak di televisi, rekaman kehidupan alam liar, musik-musik, atau pelajaran bahasa asing.

  • 5. Media cetak

  • Koran, majalah, buku, brosur, leaflet dan sebagainya merupakan sumber belajar penting bagi anak. Sumber belajar ini dapat memberikan banyak informasi kepada anak. Misalnya, berita tentang peristiwa tertentu, tempat, bahkan iklan dan data-data lain yang dibutuhkan.

  • 6. Realita

  • Aneka jenis pepohonan, buah-buahan, tumbuh-tumbuhan, bebatuan dan sebagainya bisa menjadi sumber belajar yang memberi informasi penting bagi perkembangan kecerdasan anak. Tidak hanya itu, beragam jenis benda yang ada di dunia ini jika digunakan dengan tepat bisa membuat wawasan anak semakin luas.

  • 7. Produk pabrik

  • Produk pabrik dapat memberikan informasi, setidaknya gambaran bagaimana kemajuan teknologi sebuah negara. Misalnya, berbagai macam gadget yang dibuat oleh negara RRC. Berbagai model kendaraan bermotor yang dibuat oleh negara Jepang. Berbagai macam teknologi IT yang dibuat oleh negara Amerika atau berbagai macam persenjataan militer yang dibuat oleh negara Rusia dan sebagainya.

  • Anak cerdas dan aktif berawal dari pola mengajar yang benar. Oleh karena itu, guru dan orangtua harus bisa saling bersinergi, sehingga anak dapat memperoleh pengetahuan tidak hanya di sekolah tapi juga di rumah serta di masyarakat. Pun demikian, tidak ada anak yang bodoh, sebab setiap anak dilahirkan unik dan mewarisi bakat serta kemampuan yang berbeda-beda, sehingga menggali kemampuan mereka dan kemudian membantunya mengembangkan menjadi PR bagi kita para orangtua dan guru.

  • Dikutip dari buku "Sumber Belajar Anak Cerdas", karya Sri Joko Yunanto, diterbitkan oleh Grasindo, tahun 2004.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Mari mengenal 7 sumber belajar anak cerdas dan aktif

Pendekatan belajar aktif akan membuat anak mampu melakukan eksplorasi dan yang paling penting anak melakukan, menemukan, melihat, mencoba, bertanya dan memecahkan masalahnya sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr