Tetap bijaksana sekalipun kerap berselisih dengan orangtua? Ini resepnya

Beda pendapat bisa terjadi antara orangtua dan anaknya karena kesalahpahaman, perbedaan kepribadian, tujuan dan perbedaan pemikiran .

669 views   |   10 shares
  • Beda pendapat bisa terjadi di mana saja dan dengan siapa saja. Perbedaan adalah hal yang wajar dan manusiawi terjadi. Beda pendapat bukan tanda permusuhan dimulai, beda pendapat hanya sarana untuk saling melengkapi dan memahami karakter masing-masing. Dalam kehidupan ini, keluarga adalah lingkungan terdekat yang kita miliki. Di sinilah kita akan sering mengalami selisih pendapat dengan anggota keluarga yang lain tentang banyak hal.

  • Beda pendapat bisa terjadi antara orangtua dan anaknya karena kesalahpahaman, perbedaan kepribadian, tujuan dan perbedaan pemikiran . Itulah yang memicu perselisihan pendapat sering terjadi. Dalam hal ini, kebanyakan pendapat dari orangtualah yang dianggap paling benar dibanding pendapat anak karena orangtua memegang peranan tertinggi dalam keluarga. Dan sebagai anak kita harus menghormati mereka.

  • Lalu bagaimana bila ternyata pendapat orangtualah yang keliru, apa kita harus membantah dan melawan mereka? Tidak mau kan dicap sebagai anak durhaka. Mau diam saja, tapi rasanya tidak adil dan sesak di dada. Sebagai anak, kita sering berada diposisi yang sulit. Oleh karena itu saat beda pendapat itu terjadi, 10 cara ini dapat kita lakukan untuk menghadapi mereka tanpa harus merusak hubungan kita dengan orangtua kita.

  • 1.Duduk dan bicarakan dengan perasaan yang tenang apa pokok permasalahan sebenarnya

  • Bicaralah dari hati ke hati. Tuntaskan sampai benar-benar tidak ada lagi beban yang tersimpan dalam pikiran kita. Ungkapkan semua yang menjadi permasalahan kita kepada orangtua dengan tenang. Lalu, dengar juga apa pendapat mereka. Bila ada ucapan orangtua yang mengecewakan kita, abaikan dan lupakan saja.

  • 2. Jangan pernah mengungkit masalah yang lain atau masalah di masa lalu

  • Fokuslah pada permasalahan yang sedang terjadi. Jangan sampai perbedaan pendapat yang terjadi semakin panjang.

  • 3. Berusahalah untuk menahan emosi di saat genting sekalipun

  • Jangan sampai terjadi kontak fisik yang bisa saling melukai. Hindari kata-kata kasar dan nada tinggi yang dapat melukai perasaan orangtua. Tetaplah jaga sopan santun kita terhadap mereka dan belajarlah mengendalikan emosi.

  • 4. Memilih untuk selalu diam bukanlah solusi yang tepat saat beda pendapat itu terjadi

  • Diam tidak memecahkan masalah dan hanya membuat masalah yang ada menjadi mengambang dan akan berlanjut terus menerus.

  • 5. Jangan pernah malu untuk meminta maaf kepada orangtua

  • Meminta maaf bukan berarti kita di pihak yang salah. Mintalah maaf karena Anda tidak sependapat dan tidak setuju dengan pendapat mereka.

  • Advertisement
  • 6. Tidak ada salahnya memberikan contoh atau pengalaman orang lain untuk bahan pertimbangan orangtua__

  • Mungkin argumen atau pendapat kita kurang meyakinkan mereka. Memberitahukan contoh dari pengalaman orang lain bisa jadi membuat orangtua lebih paham dan mengerti tentang apa yang kita ungkapkan kepada mereka.

  • 7. Mengalah untuk menang

  • Mengalah bukan berarti pendapat kita yang salah dan pendapat orangtualah yang benar. Mengalah adalah sikap yang kita lakukan untuk menyudahi perbicaraan yang takutnya akan menimbulkan konflik. Mengalah bukan berarti kita menghindar, tetapi kita menghadapinya dengan cara bijak.

  • 8. Peluk mereka

  • Terkadang dengan sebuah pelukan, perbedaan yang terjadi bisa langsung padam. Pelukan kita dapat meluluhkan hati orangtua. Selain itu, memeluk orangtua menunjukkan kepada mereka bahwa kita sayang dan tidak ingin perdebatan terjadi.

  • 9. Bila kita tahu bahwa pendapat orangtualah yang benar, terimalah dengan lapang dada

  • Bila kita tahu bahwa pendapat orangtualah yang benar, terimalah dengan lapang dada walaupun mungkin kebenaran pendapat mereka tidak sesuai dengan keinginan kita. Jangan pernah menyimpan dendam karena pendapat kita tidak diterima.

  • 10. Apapun yang terjadi, ucapkanlah terima kasih

  • Beda pendapat bukan bicara tentang siapa yang kalah dan siapa yang menang. Tujuannya bukan mencari pemenang, tujuannya hanya mencari jalan keluar dan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak. Orangtua setuju atau tidak setuju, terima atau tidak terima dengan pendapat kita, berterimakasihlah.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Tetap bijaksana sekalipun kerap berselisih dengan orangtua? Ini resepnya

Beda pendapat bisa terjadi antara orangtua dan anaknya karena kesalahpahaman, perbedaan kepribadian, tujuan dan perbedaan pemikiran .
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr