Penelitian: Bergosip itu bermanfaat!

Para ahli mengatakan bahwa gosip ternyata bermanfaat, lho. Namun pernahkah Anda menjadi korban gosip? atau justru menjadi si tukang gosip yang membuat hidup orang lain menderita karena cerita Anda yang tidak selalu benar?

430 views   |   2 shares
  • Gosip atau bergosip adalah hal yang biasa terjadi di sekitar kita. Seru pastinya, karena hal ini memang seperti "kebutuhan" bagi kita, sebagai makhluk sosial. Namun, menjadi tidak nyaman jika kitalah yang menjadi korban gosip. Atau kita sebagai pelaku gosip, dan kemudian menjerumuskan seseorang dengan omongan yang sebetulnya hanya berdasarkan persepsi pribadi. Oh, tidak.

  • Di laman CNN Indonesia, ada tulisan mengenai penelitian terbaru mengenai gosip. Penelitian itu menyimpulkan bergosip justru membuat manusia bisa lebih sehat, bahagia dan manusiawi. Menurut penelitian tersebut, ada beberapa manfaat bergosip. Diantaranya adalah membuat kita lebih akrab dengan teman, belajar tentang informasi penting dari orang yang kita percaya dan bahkan membantu kita hidup lebih lama.

  • "Semua ini adalah kemampuan komunikasi yang vital dan bisa mencegah manusia untuk cepat mati. Saya percaya inilah kemampuan paling penting yang membuat kita bisa tetap bertahan," kata peneliti masalah ini, Robin Dunbar, profesor psikologi evolusi di Oxford University seperti dikutip dari Telegraph. "Ini memiliki efek yang lebih besar dibanding apa pun, seperti berhenti merokok."

  • Urutan bagaimana bergosip bisa membantu orang bertahan hidup menurut Dunbar adalah sebagai berikut. Manusia membutuhkan dukungan kelompok dan jaringan sosial untuk bisa bertahan hidup. Memiliki jaringan sosial juga yang menjamin manusia bisa meraih kebahagiaan dan tetap sehat. Yuval Noah Harari, professor sejarah dari Hebrew University of Jerusalem, mengatakan, gosip adalah kegiatan manusia yang sangat alami yang menunjukkan juga perkembangan bahasa hingga yang kita gunakan saat ini. Wah. Namun, sebaik-baiknya gosip, tentu kita juga pernah merasakan ketidaknyamanan jika menjadi "bahan" gosip, bukan? Lantas apa yang harus Anda lakukan jika orang-orang membicarakan "sesuatu" tentang diri Anda?

  • 1. Tidak perlu melakukan apa-apa

  • Hal pertama yang harus lakukan adalah mengakui dan memahami tentang gosip tersebut, bahwa tidak ada yang dapat Anda lakukan. Ingat saja, apa pun yang Anda lakukan dan seberapa baik Anda dalam kehidupan, tetap akan ada orang yang berpikir buruk tentang Anda

  • 2. Pahamilah bahwa mereka sebenarnya TIDAK PEDULI dengan Anda

  • Orang-orang yang berbicara di belakang Anda jelas tidak penting dalam hidup Anda. Jika mereka benar-benar peduli, mereka akan berada di sisi Anda, mendukung dan memberikan kritik membangun, bukan sekedar 'ngerumpi' bukan?

  • 3. Jangan merasa menjadi Korban

  • Advertisement
  • Ketika seseorang berbicara 'buruk', terkadang menimbulkan rasa gelisah, takut dan rasa sungkan. Jika hal ini terjadi, maka Anda telah menjadi "korban". Yang harus Anda lakukan adalah mainkan peran sebagai lakon atau pemenang. Rayakan dan bagi cerita kepada keluarga atau sahabat bahwa Anda menjadi "selebritis".

  • 4. Membangun hubungan menyenangkan pada lingkungan Anda

  • Masalah yang terkadang menyebabkan Anda tidak disukai oleh orang-orang di sekitar Anda adalah Anda cenderung individualis dan kurang komunikatif dengan lingkungan sekitar. Oleh karena itu sedikit demi sedikit bangunlah komunikasi yang menyenangkan dengan orang-orang di sekitar Anda.

  • Kemudian, apa sih yang sebetulnya yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kegemaran bergosip?

    1. Tak perlu takut terkucilkan. Ada orang-orang yang sebenarnya pendiam, introvert, tapi selalu merasa rendah diri. Melibatkan diri dalam bergosip bahkan selalu menyediakan gosip terbaru adalah salah satu caranya untuk diterima dalam komunitas. Tak perlu demikian.

    2. Gosip melunturkan pesona. Kebiasaan bergosip sebenarnya memudarkan inner beauty seseorang. Bukankah setiap perkataan yang keluar dari mulut kita sebenarnya juga bisa menunjukkan bagaimana hati kita?

    3. Lihatlah gajah di pelupuk mata. Melihat kesalahan di masa lalu itu penting. Bukan untuk meratapi, jatuh dalam penyesalan tanpa berusaha bangkit. Tapi dapat menjadi cermin kita sebelum kita mulai sibuk mencari-cari, memindai, dan membicarakan kesalahan orang lain. Sebab, ada beberapa fakta kehidupan seseorang yang tidak diketahui orang lain. Misal: kita menggosipkan seorang wanita yang tampak judes dan uring-uringan padahal tidak ada yang tahu bahwa dia sebenarnya sedang depresi karena divonis mengidap kanker ganas. Kita hanya melihatnya sebagai wanita yang bengis dan harus dijauhi.

    4. Ada perbedaan antara bergosip dan mengkritik. Menggosip adalah membicarakan keburukan orang di belakang orang tersebut. Sedangkan, mengkritik adalah keberanian menegur seseorang secara langsung di hadapan orang tersebut.

    5. Lihat dengan kacamata yang bening. Selama kita tidak membersihkan kacamata kita dan membiarkannya buram maka setiap pemandangan yang kita lihat akan selalu tampak buruk dan suram. Begitu pula dengan cara pandang kita.

  • Jadi, seperti esensi gosip itu sendiri, selama kita selalu berpikiran buruk maka setiap kita bertemu orang maka kita hanya akan mengingat keburukannya. Padahal seperti koin, semua hal pasti punya dua sisi. Gosip pun bisa jadi baik, namun bisa jadi amat buruk. Yuk, mari kita melihat setiap orang secara lebih positif. Menyadari bahwa setiap orang punya kelemahan dan mencoba untuk memfokuskan diri melihat sisi baik setiap orang.

  • Advertisement
1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Penelitian: Bergosip itu bermanfaat!

Para ahli mengatakan bahwa gosip ternyata bermanfaat, lho. Namun pernahkah Anda menjadi korban gosip? atau justru menjadi si tukang gosip yang membuat hidup orang lain menderita karena cerita Anda yang tidak selalu benar?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr