6 hal yang perlu diingat ketika membelikan anak mainan

Memilih mainan yang tepat akan memberi nilai manfaat yang sesuai dengan fungsi mainan tersebut. Pilih mainan yang sesuai dengan umur dan keamanan bagi anak Anda.

338 views   |   3 shares
  • Saat ini marak di media sosial tentang tutorial membuat sendiri mainan anak di rumah. Sangat menarik, mengingat begitu banyak manfaat yang didapatkan anak saat ikut membuat mainannya sendiri. Selain bisa memanfaatkan barang-barang bekas di sekitarnya, mereka juga belajar untuk mengurangi limbah plastik, kertas, dan lainnya.

  • Sebagai orang tua di zaman modern, kita dituntut untuk berkembang dan menjadi lebih kreatif mengikuti perkembangan zaman. Apalagi persaingan mainan modern dan tradisional sempat menjadi polemik dalam dunia pendidikan. Banyak orang tua yang lebih senang memberikan gadget dengan aplikasi permainan edukasi untuk anak, daripada terlibat langsung dalam aktivitas bermain anak. Padahal jika dilihat dari segi manfaat, tentu saja lebih banyak manfaat bagi anak apabila orang tua ikut mendampingi mereka saat bermain.

  • Lalu mainan seperti apa yang Anda kenalkan pada anak yang dapat membuat mereka belajar namun tetap dalam lingkungan yang aman?

  • 1. Tidak tajam

  • Yang pertama perlu diperhatikan adalah mainan tersebut tidak tajam ataupun mempunyai bentuk yang dapat membahayakan anak. Tanpa perlu banyak mendampingi, mereka dapat tetap bermain mandiri tanpa Anda harus merasa khawatir mainan tersebut membahayakan bagi mereka.

  • 2. Tidak mengandung pewarna buatan

  • Mainan yang baik adalah yang tidak mengandung pewarna buatan dan lain-lain. Khususnya bahan plastik, pilihlah mainan yang tidak luntur. Kecuali jika ingin membuat mainan sendiri, maka gunakan pewarna makanan yang aman dan tidak mengandung alkohol.

  • 3. Tidak menimbulkan alergi

  • Pilihlah mainan yang tidak menyebabkan alergi pada anak. Terutama bagi anak yang cukup rentan dengan alergi. Pilihlah mainan dari bahan yang aman, atau membuat mainan sendiri dari bahan-bahan yang aman untuk anak.

  • 4. Tidak mengandung bahan kimia berbahaya

  • Jika orang tua ingin membeli mainan tertentu, periksalah petunjuk dibalik kemasan tentang bahan yang digunakan untuk membuat mainan tersebut. Jika ingin membuat mainan sendiri, Anda bisa menggunakan alternatif bahan yang ada di dapur, yang tidak membahayakan anak. Hal ini tentu lebih aman jika dibandingkan dengan bahan-bahan kimia yang biasa digunakan.

  • 5. Mempunyai manfaat atau nilai edukasi

  • Sebelum membeli atau membuat mainan, pastikan memang mainan tersebut memberi manfaat untuk perkembangan anak. Bukan cuma sekedar mengikuti kemauan anak, tanpa melihat manfaat (edukasi) bagi mereka. Karena yang ada, anak akan terbiasa untuk meminta kapan pun mainan yang mereka inginkan, tanpa tahu manfaat dan kegunaannya.

  • Advertisement
  • 6. Menyesuikan mainan dengan usia anak

  • Produsen mainan yang baik akan selalu mencantumkan informasi mengenai rentang usia anak yang pantas untuk memainkan produk tersebut. Selain berkaitan dengan keamanan dan keselamatan anak saat memakainya, juga agar sasaran edukasi mainan bisa jadi tepat guna. Begitu pula ketika orang tua ingin membuat mainan sendiri. Carilah informasi cara membuat dan bermain permainan tersebut dan manfaat serta keamanannya untuk usia anak Anda.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

6 hal yang perlu diingat ketika membelikan anak mainan

Memilih mainan yang tepat akan memberi nilai manfaat yang sesuai dengan fungsi mainan tersebut. Pilih mainan yang sesuai dengan umur dan keamanan bagi anak Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr