Mencukur rambut bayi agar tumbuh lebih lebat. Mitos atau fakta?

Anda sering mendengar anjuran mencukur habis rambut bayi setelah lahir agar nantinya dapat tumbuh lebat, hitam dan kuat. Benarkan hal itu? Apa saja yang bisa bunda lakukan untuk mendorong pertumbuhan rambut anak?

6,687 views   |   27 shares
  • Membuka album foto saat saya lahir, gemas rasanya melihat rambut saya yang lebat. Namun saat membuka halaman berikutnya, saat saya berumur 2 bulan, terlihat rambut yang mulai rontok membentuk garis dan hanya menyisakan sedikit rambut di sekeliling kepala. Keadaan ini pun terjadi pada anak saya, setelah rontok, rambutnya tetap saja 'irit' hingga berumur 2 tahun.

  • Banyak yang menyarankan untuk mencukur habis rambut dan melakukannya beberapa kali sampai rambutnya tumbuh lebat. Banyak orangtua yang seperti saya, merasa khawatir saat bayi mereka memiliki sedikit rambut dan tipis, lalu heran melihat bayi lain bisa memiliki rambut yang lebat.

  • Tidak perlu khawatir bunda! Karena bayi lahir memiliki rambut velus (rambut sementara) dengan tingkat ketebalan yang berbeda dan saat bayi berusia 1-3 bulan, rambut velus ini akan rontok secara bertahap di beberapa tempat. Yang paling sering terjadi adalah area kepala bagian belakang karena sering menekan bantal.

  • Tidak benar rambut bayi harus selalu dicukur agar tumbuh lebat, karena rambut velus awalnya berbentuk lancip, setelah dicukur habis, rambut akan tumbuh dan berubah menjadi tumpul. Rambut tumpul inilah yang membuat rambut bayi terlihat lebih tebal, sehingga banyak orang berpendapat rambut bayi harus sering dicukur agar tumbuh lebat.

  • Namun tidak ada salahnya jika sesekali Anda menggunduli rambut si kecil, tapi jangan lupa untuk melakukan beberapa hal berikut agar pertumbuhan rambutnya tidak hanya lebat, tetapi juga sehat.

  • KEBERSIHAN DAN KESEHATAN

  • Jangan mencuci rambut si kecil setiap hari karena akan menyebabkan rambutnya kering dan kemerahan. Gunakan shampoo khusus bayi yang tidak menggunakan bahan kimia berbahaya seperti paraben. Beri pijatan lembut pada kepala bayi, lalu bilas dengan air hangat. Keringkan rambutnya dengan handuk secara perlahan dan sisir rambutnya dengan menggunakan sisir bayi yang lembut.

  • NUTRISI RAMBUT

  • Saat ini banyak produk kosmetik bayi mengeluarkan hair lotionyang mampu merangsang pertumbuhan, merawat kesehatan dan menjadikan rambut nampak bercahaya. Namun pada kenyataannya tidak semua hair lotion cocok dengan kulit kepala bayi dan dapat menimbulkan kemerahan.

  • Jika hal itu terjadi pada bayi Anda, segera hentikan pemakaian dan gunakan bahan alami yang aman bagi kulit kepala bayi, seperti:

    • Minyak kemiri
  • Biji kemiri mengandung polifenol, saponin, dan flavonoida, yang menghasilkan efek antioksidan untuk melindungi rambut dari efek radikal bebas sekaligus menyuburkan, menghitamkan, dan menebalkan rambut. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk membuat minyak kemiri, banyak produk minyak kemiri homemadeyang praktis dan langsung dapat Anda gunakan.

  • Advertisement
  • Caranya, oleskan minyak kemiri ke seluruh area kepala bayi, beri pijatan lembut. Diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih. Lakukan sesuai kebutuhan, 1-2 kali sehari sebelum mandi. Selain rambut, minyak kemiri juga dapat dioleskan pada alis juga lho.

    • Lidah buaya
  • Kandungan vitamin A, B, C, E, kalsium, seng, asam golat, zat besi, dan magnesium pada lidah buaya membuat akar rambut menjadi kuat, rambut akan tumbuh lebat dan menghitam secara alami. Tidak ada salahnya untuk mulai menanam lidah buaya di rumah, karena tidak hanya bermanfaat bagi rambut bayi, tetapi juga untuk kesehatan keluarga.

  • Belah lidah buaya, ambil lendir dan dagingnya, lalu oleskan pada kepala bayi yang sebelumnya sudah dicukur habis atau rambut basahnya secara merata. Pijat lembut kulit kepala serta rambut bayi dan biarkan selama 15 menit. Lalu bilas dengan air hangat hingga bersih.

    • Daun seledri
  • Kalsium, zat besi, lemak serta vitamin A, B, dan C pada daun seledri dapat merangsang pertumbuhan dan menyuburkan rambut si kecil. Caranya pun mudah, ambil seledri segar secukupnya, remas-remas dan campur dengan sedikit air. Kemudian oleskan pada kulit kepala bayi secara merata, diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih.

  • GIZI MAKANAN

  • Pertumbuhan rambut bayi memang dipengaruhi faktor genetik, namun tidak sedikit bunda yang hanya mengandalkan perawatan dari luar. Padahal ada yang lebih penting yaitu dengan memberikan gizi yang seimbang pada menu makanannya, antara lain:

    • Asam Lemak Omega-3 dari ikan salmon, minyak ikan, kembang kol dan kacang-kacangan (kedelai dan kenari).

    • Zat Besi dari bayam, kentang, kacang merah, bayam, tomat, dan lentil.

    • Protein dari susu, ikan, daging, dan telur.

    • Vitamin A, B, C alami dari sayuran, buah, kacang hijau dan gandum.

    • Apabila bayi Anda masih mendapatkan ASI Eksklusif, Bunda pun juga harus mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

  • Jangan lupa ya Bunda, rambut pun butuh makanan. Tipis atau tebalnya rambut tidak menentukan sehatnya rambut karena rambut yang sehat diciptakan dari akar yang kuat sehingga tidak mudah rontok. Jadi selain perawatan dari luar, berikan selalu si kecil makanan dengan gizi seimbang.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Mencukur rambut bayi agar tumbuh lebih lebat. Mitos atau fakta?

Anda sering mendengar anjuran mencukur habis rambut bayi setelah lahir agar nantinya dapat tumbuh lebat, hitam dan kuat. Benarkan hal itu? Apa saja yang bisa bunda lakukan untuk mendorong pertumbuhan rambut anak?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr