Waspada Toksoplasma!

Menjelang pernikahan atau memasuki masa kehamilan awal, banyak orang yang melakukan tes TORCH, karena takut terinfeksi toksoplasma. Bersamaan dengan itu, banyak juga suara yang kerap menakut-nakuti. Jadi apa sih yang disebut toksoplasma?

1,100 views   |   9 shares
  • "Kalau hamil jangan dekat-dekat kucing, bulunya bisa bikin toksoplasma, lho.." sering dengar kalimat tersebut? Toksoplasma memang menjadi momok bagi wanita yang baru menikah atau hamil muda. Dan kerap dikaitkan dengan kucing. Padahal sebetulnya tak hanya kucing, lho, penyebab toksoplasma. Jadi apa sih sebenarnya yang sering disebut dengan tokso ini?

  • Toksoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii/disingkat menjadi T. gondii . Data dari CDC (Centers For Disease Control & Prevention) memperkirakan 22,5% populasi kelompok usia >12 tahun terinfeksi toksoplasma. Sementara di Indonesia, dari 54.000 kehamilan, yang terinfeksi toxoplasma sekitar 70 %. Faktanya, infeksi toksoplasma ini lebih sering terjadi di daerah yang bersuhu panas serta lembab.

  • Menurut dr Aldika Akbar Spog, meskipun infeksi ini tidak menyebabkan masalah yang terlalu serius bagi wanita sehat, namun menjadi masalah bagi ibu hamil karena risiko penularan pada janinnya. Infeksi pada janin bervarasi, mulai ringan sampai berat, kecacatan janin, keguguran, kematian janin dalam rahim, gangguan saraf dan perkembangan otak jangka panjang dll. Risiko penularan pada janin menjadi jauh lebih besar jika semakin tua usia kehamilan saat ibu terinfeksi pertama kali, namun keparahannya berkurang. Sebaliknya pada usia kehamilan muda risiko janin tertular sangat kecil, namun jika terkena infeksi pada saat ini maka gejalanya akan sangat berat/parah.

  • Berdasarkan beberapa hasil penelitian, sekitar 40% wanita hamil pengidap Toksoplasma pada awal kehamilan, janin yang dilahirkan akan terinfeksi dan 15% mengalami keguguran atau kelahiran dini.

  • Hasil penelitian lain juga mengatakan bahwa 90% bayi yang terinfeksi dapat lahir dengan normal, walaupun 80 - 90% bayi tersebut dapat menderita gangguan penglihatan sampai buta setelah beberapa bulan atau beberapa tahun setelah lahir, dan 10% dapat mengalami gangguan pendengaran. Risiko lainnya, bayi yang dilahirkan juga berisiko menderita cerebral palsy, epilepsy, pembengkakan hati & kuning (jaundice), keterlambatan perkembangan motorik serta mental.

  • Sementara bagi pria, infeksi toxoplasma dapat mempengaruhi kesuburan pria bahkan dapat menyebabkan kemandulan karena jika tertular dapat memperburuk kualitas sperma, mengurangi kekentalan sperma dan menurunkan kemampuan gerak sel sperma sehingga sulit mencapai sel telur wanita.

  • Bagaimanakah seseorang dapat terinfeksi toksoplasma? T.gondii ditularkan melalui beberapa cara:

  • Advertisement
    1. Makan daging mentah / setengah matang yang telah terinfeksi T.gondii. Menurut CDC, terutama daging babi, daging kambing , daging domba. Selain itu bisa melalui makan bahan makanan yang tidak dimasak dan telah bersentuhan dengan daging maupun peralatan masak (terutama pisau, talenan) yang terinfeksi.

    2. Secara tidak sengaja menelan T.gondii karena kotoran/faeces kucing yang telah terinfeksi T.gondii tersebar di mana-mana (tidak terlihat), misalnya di kandang kucing, tanah, kebun, buah dan sayur yang tidak dicuci dengan baik, atau air mentah.

    3. Wanita hamil yang terinfeksi T.gondii menularkan infeksi ke janin yang dikandungnya (congenital transmission). Dan kasus yang jarang adalah penularan melalui transfusi darah dan transplantasi organ.

  • Bagaimana caranya mengetahui seseorang terinfeksi toksoplasma? Yang utama adalah melalui tes darah (serologic test), test ini mengukur Imunoglobulin G (IgG) agar diketahui apakah seseorang terinfeksi / tidak. Bila diperlukan data lebih detail misalnya kapan infeksi ini terjadi (data yang penting bagi wanita yang sedang hamil) maka dilakukan pengukuran Imunoglobulin M (IgM) dan tes aviditas.

  • Secara umum orang sehat (tidak mengalami kondisi imunocompromised seperti penderita HIV/AIDS) yang terinfeksi toksoplasma tidak memerlukan pengobatan apa pun. Tetapi jika gejala toksoplasma akut timbul dapat dikonsultasikan dengan dokter. Sementara bagi wanita hamil yang terinfeksi perlu diberi pengobatan AB/Antibiotik seperti spiramycin.

  • Yang terpenting adalah pencegahan ! Tips-tips berikut ini adalah usaha mencegah penyebaran infeksi toksoplasma :

    1. Masaklah daging sampai matang dengan baik dan selalu gunakan perlengkapan dapur yang bersih (terutama pisau dan talenan). Rekomendasi untuk memasak daging adalah memasak dengan suhu minimum 82 C dan sebaiknya dibiarkan dulu paling tidak 3 menit pasca matang sebelum dikonsumsi.

    2. Mencuci perlengkapan masak diusahakan menggunakan air hangat cenderung panas dengan sabun yang cukup terutama setelah bersentuhan dengan daging mentah dan sayur/buah yang belum dicuci.

    3. Bersihkan kandang & tempat makan kucing. Pilihan yang aman untuk makanan kucing adalah: makanan yang sudah dimasak, makanan kucing kemasan. Jadi kucing dijaga agar tidak makan daging mentah apalagi tikus/binatang liar lainnya yang berpotensi menginfeksi kucing. Juga hindari kontak langsung dengan kandang dan kotoran kucing, kenakanlah sarung tangan. Saat hamil serahkan tugas mengurus kucing ini ke orang lain serta jangan mengambil kucing lain untuk dipelihara.

    4. Cuci dengan bersih (dan kupas) buah dan sayuran sebelum dikonsumsi

    5. Gunakan sarung tangan saat berkebun/bersentuhan dengan tanah/pasir & rajin mencuci tangan dengan bersih

    6. Tips umum lainnya : Hindari minum air mentah, hindari minum susu segar yang belum dipasteurisasi dan produk turunannya seperti keju dan yoghurt.

  • Advertisement
  • Dr Aldika pun menambahkan, sebaiknya Anda mendiskusikan dengan dokter kandungan Anda jika berencana hamil/sedang hamil dan memelihara kucing, atau memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan tanah, kebun, menangani sayur/buah mentah. Dokter kandungan akan menentukan apakah Anda berisiko, apakah perlu dilakukan pemeriksaan darah, dan terapi.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Waspada Toksoplasma!

Menjelang pernikahan atau memasuki masa kehamilan awal, banyak orang yang melakukan tes TORCH, karena takut terinfeksi toksoplasma. Bersamaan dengan itu, banyak juga suara yang kerap menakut-nakuti. Jadi apa sih yang disebut toksoplasma?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr