8 cara untuk memaksimalkan kebahagiaan Anda

Rasa bahagia yang dialami setiap orang berbeda-beda penyebabnya. Jadi, meski kita semua pernah bahagia, alasannya tak bisa disamakan. Inilah mengapa bahagia pun hilang timbul. Jadi bagaimana cara memaksimalkan rasa bahagia?

495 views   |   6 shares
  • Bahagia adalah bagian dari perasaan, dan seringkali sulit diukur karena parameternya tidak selalu pasti. Jadi, meski kita semua pasti pernah merasakan kebahagiaan, rasa tersebut kerap hilang timbul. Sebenarnya apa saja sih yang bisa membuat seseorang merasa bahagia?

  • Untuk hal ini, the World Values Survey pernah melakukan penelitian yang melibatkan 118519 responden dari 96 negara di seluruh dunia. Kebanyakan dari mereka menyebutkan rasa nyaman dan bahagia muncul dari pemasukan keuangan yang cukup, pendidikan tinggi, aktivitas sosial, status hubungan percintaan yang stabil dan pasti, serta aksi politik yang mereka lakukan.

  • Penelitian ini juga membuktikan bahwa amat sulit untuk mengalami kebahagiaan tertinggi yang mencakup seluruh aspek, baik pencapaian materi dan pendidikan serta hubungan percintaan dan aktivitas sosial. Inilah sebabnya banyak orang sukses yang mengalami kegagalan dalam pernikahan.

  • Namun tenang saja, bukan tidak mungkin kok memaksimalkan kebahagiaan yang dialami. Untuk itu, ada beberapa tips dari berbagai penelitian dalam memaksimalkan kebahagiaan:

  • 1. Jangan terlalu sering melamun

  • Sebuah studi dari jurusan psikologi Harvard, yang dicetuskan oleh Matt Killingsworth, Ph.D, mendapatkan fakta bahwa orang yang kerap melamun cenderung sulit jadi bahagia. Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 15 ribu orang tersebut membuktikan bahwa orang yang punya kesadaran penuh terhadap apa pun yang dilakukannya dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi tingkat stres, dan mengarahkan kita kepada kualitas hidup yang lebih baik.

  • 2. Jangan terlalu sering mainan ponsel

  • Sebuah studi dari Kent State University yang melakukan penelitian terhadap lebih dari 500 mahasiswa menemukan sebuah fakta. Mereka yang sering menggunakan ponsel punya dampak pada pencapaian nilai yang lebih rendah, kecemasan yang lebih tinggi, dan mengurangi kebahagiaan.

  • 3. Banyak-banyaklah bersosialisasi

  • Sebuah hubungan sosial tidak hanya membuat Anda lebih bahagia, namun juga akan membuat Anda lebih kaya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Social-Economy yang menggunakan metode tertentu untuk menghitung angka yang dihasilkan dari sebuah hubungan sosial, menemukan fakta bahwa jika dinominalkan, sebuah hubungan sosial bisa menambah kekayaan sampai US$131 ribuan per tahun!

  • 4. Sisihkan waktu untuk berekreasi

  • Hampir semua orang suka berlibur. Ini adalah fakta yang tak terbantahkan lagi. Shawn Akhor, dosen di Harvard University dan Wharton School of Business, menulis dalam bukunya: "The Happiness Advantage", bahwa menghabiskan kurang lebih 20 menit di luar dengan cuaca yang baik tidak hanya meningkatkan mood positif, tetapi juga memperluas cakrawala berpikir dan meningkatkan memori kerja otak."

  • Advertisement
  • Studi lain dari The London School of Economics and Political Science juga mendukung pernyataan ini. Disebutkan bahwa berada di luar ruangan, di dekat laut, atau berada dalam kehangatan akhir pekan sore yang cerah, adalah tempat yang sempurna bagi sebagian besar orang untuk merasakan kebahagiaan.

  • 5. Sering berbagi kepada orang lain

  • Sudah banyak orang yang menganjurkan sedekah agar bisa membawa berkah. Berbagi akan membuat orang lebih bisa memaknai hidup ini. Ternyata, semua itu ada alasan ilmiahnya. Hasil penelitian dari Harvard University menemukan fakta bahwa menghabiskan uang untuk orang lain (juga disebut "belanja prososial") meningkatkan kebahagiaan lebih dibanding membeli sesuatu untuk diri kita sendiri.

  • 6. Berbagilah kasih dengan orang lain

  • Cinta terbukti mendatangkan kebahagiaan. Sebuah studi Harvard tentang kebahagiaan yang dilakukan untuk jangka waktu lebih dari 75 tahun telah menyimpulkan: "Cinta adalah hal yang penting bagi manusia untuk menjadi bahagia."

  • 7. Aktivitas fisik juga membuat bahagia

  • Shawn Akhor, dosen di Harvard University dan Wharton School of Business, menulis dalam bukunya: "The Happiness Advantage", bahwa banyaknya aktivitas fisik juga berpengaruh untuk meningkatkan kesehatan.

  • 8. Buang pikiran negatif

  • Sebuah studi di University of Madrid menemukan fakta, bahwa dengan benar-benar menulis pikiran-pikiran negatif di atas selembar kertas dan kemudian menghancurkannya sangat efektif untuk meningkatkan kebahagiaan. Mereka merekomendasikan Anda untuk merobek kertas berisikan pikiran negatif, melemparkannya di tempat sampah, dan membakarnya!

  • Satu lagi penelitian dari Sheldon Lyubomirsky yang dituliskan pada laman projecthappiness.org, bahwa kebahagiaan lebih mungkin didapatkan dengan mengubah kebiasaan. Karena hanya 10 persen kebahagiaan kita yang didapatkan dari lingkungan sekitar. Sementara 90 persen justru berasal dari dalam diri sendiri dengan pembagian 50 persen berasal dari gen dan 40 persen berasal dari aktivitas sehari-hari, juga pilihan yang kita buat untuk menjalaninya. Jadi tunggu apalagi? Mari maksimalkan kebahagiaan kita.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

8 cara untuk memaksimalkan kebahagiaan Anda

Rasa bahagia yang dialami setiap orang berbeda-beda penyebabnya. Jadi, meski kita semua pernah bahagia, alasannya tak bisa disamakan. Inilah mengapa bahagia pun hilang timbul. Jadi bagaimana cara memaksimalkan rasa bahagia?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr