Jangan cabut gigi jika Anda sedang dalam 9 kondisi ini

Mencabut gigi tak semudah yang dipikirkan orang. Mencabut gigi memiliki aturan dan syarat tertentu, tidak semua orang yang sedang bermasalah dengan giginya bisa melakukan pencabutan gigi dengan sembarang.

33,688 views   |   108 shares
  • Gigi merupakan salah satu bagian dari tubuh manusia yang memiliki fungsi penting bagi sistem pencernaan manusia. Karena gigi adalah aset penting yang dimiliki, Anda wajib merawat dan menjaga kebersihannya setiap hari.

  • Bagi sebagian orang, mencabut gigi adalah solusi praktis untuk bisa terbebas dari rasa cenat cenut. Ada juga orang yang mencabut gigi karena faktor perawatan kecantikan. Tetapi, bila masih bisa dipertahankan atau masih bisa diperbaiki, mencabut gigi seharusnya menjadi pilihan terakhir.

  • Mencabut gigi yang benar harus sesuai dengan tindakan medis yang dilakukan oleh dokter gigi. Bila tidak sesuai prosedur dan anjuran dokter, pencabutan gigi dapat berisiko dan berakibat fatal yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Ada banyak kondisi gigi yang memang harus dicabut seperti gigi rusak parah, tinggal akar saja, posisi miring atau karena pemakaian behel. Karena bila kondisi gigi seperti itu tidak dicabut dapat menjadi sumber infeksi. Tetapi bila gigi sudah terinfeksi, maka pencabutan harus ditunda dulu.

  • Selain kondisi gigi yang masih infeksi, ada faktor lain yang harus diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk mencabut gigi. Ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan seseorang untuk mencabut gigi. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum mencabut gigi :

  • 1. Penderita diabetes

  • Pencabutan gigi pada orang diabetes perlu perhatian yang lebih serius. Namun bila pasien dalam kondisi yang sehat, mencabut gigi tidak menjadi masalah. Umumnya, pengidap diabetes akan sulit sembuh bila terjadi luka, termasuk luka akibat gigi yang telah dicabut. Pastikan kadar gula normal sebelum dilakukan pencabutan.

  • 2. Hipertensi

  • Pencabutan gigi sebaiknya tidak dilakukan saat tekanan darah sedang tinggi karena akan mengakibatkan tekanan pada pembuluh darah juga meningkat. Pastikan tekanan darah Anda normal untuk menghindari pendarahan yang berlebihan saat gigi usai dicabut.

  • 3. Ibu hamil

  • Mencabut gigi pada ibu hamil sebaiknya dilakukan pada usia kandungan 4-6 bulan dengan kondisi ibu dan janin sehat. Pemberian obat bius pada ibu hamil sebelum tindakan pencabutan gigi, dikhawatirkan akan menimbulkan kontraksi pada kehamilan. Bila keadaan gigi tidak parah, ada baiknya ibu hamil menunda sampai selesai melahirkan.

  • 4. Memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah

  • Orang yang memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti penyakit jantung akan sangat berisiko bila mencabut gigi. Sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis jantung terlebih dahulu untuk memastikan Anda bisa melakukan proses pencabutan gigi.

  • Advertisement
  • 5. Sinusitis

  • Orang yang memiliki riwayat penyakit pada bagian sinus juga perlu berhati-hati sebelum mencabut gigi. Infeksi sinus bisa saja terjadi saat mencabut gigi seperti nyeri pada rahang dan rongga bagian sinus.

  • 6. Pasien yang baru saja menjalani operasi besar

  • Mencabut gigi sama saja dengan operasi kecil yang dilakukan pada gigi. Pasien yang baru saja melakukan operasi besar sebaiknya menunda operasi kecil ini sampai batas waktu yang telah disetujui oleh dokter spesialis penyakit dalam.

  • 7. Pengidap penyakit kanker

  • Larangan ini diperuntukkan kepada pasien pengidap penyakit kanker yang sedang menjalani perawatan kemoterapi. Penundaan untuk mencabut gigi bisa ditunda sampai 3-5 tahun kemudian.

  • 8. Terjadi pembengkakan atau peradangan di sekitar gigi yang akan dicabut

  • Sebaiknya lakukan ronsen dan biopsi terlebih dahulu untuk kondisi seperti ini. Bila pembengkakkan atau peradangan termasuk pada fase akut sebaiknya tunda dulu untuk mencabut gigi Anda. Bila tidak akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa pasca mencabut gigi. Dan penyembuhannya bisa jauh lebih lama dibanding mencabut gigi dalam kondisi sehat.

  • 9. Gusi sedang bengkak atau gigi dengan sakit

  • Adalah tanda-tanda bahwa gigi atau gusi Anda sedang terkena infeksi. Bila dipaksakan untuk dicabut, kuman dari infeksi bisa masuk ke pembuluh darah yang terbuka di seluruh tubuh Anda, dan bila kondisi pasien drop atau menurun, kemungkinan terburuknya pasien bisa meninggal dunia.

  • Sebelum bertindak, konsultasilah kepada dokter gigi Anda untuk meminimalisir kemungkinan buruk terjadi. Hal terpenting yang Anda perlu ketahui adalah pastikan kondisi tubuh Anda sehat dan gigi dalam kondisi tidak infeksi atau sedang sakit. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Menjaga kesehatan gigi lebih baik daripada mencabut gigi.

Baca, hidupkan, bagikan!

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Jangan cabut gigi jika Anda sedang dalam 9 kondisi ini

Mencabut gigi tak semudah yang dipikirkan orang. Mencabut gigi memiliki aturan dan syarat tertentu, tidak semua orang yang sedang bermasalah dengan giginya bisa melakukan pencabutan gigi dengan sembarang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr