Sekadar yang Anda Butuhkan

Jika setiap orang yang menikah memperhatikan kebutuhan pasangannya, tidak akan ada pasangan yang rewel.

2,634 views   |   shares
  • Begitu kita menghirup napas yang pertama kita belajar apa artinya membutuhkan sesuatu.

  • Kita mempunyai kebutuhan jasmani, emosi dan mental. Kita mempunyai kebutuhan dasar dan kebutuhan khusus. Kita mempunyai begitu banyak kebutuhan. Apakah ini berarti kita rewel? Tidak, ini berarti kita manusiawi dan salah satu kebutuhan paling besar manusia ialah kebutuhan untuk dicintai.

  • Sekarang pikirkan tentang cinta utama kita, orang yang melengkapi hidup kita, pasangan hidup kita. Jelas bahwa pasangan kita juga mempunyai kebutuhan, namun kadang kita lupa.

  • Mungkin ada baiknya kita meluangkan waktu sebentar dan bertanya kepada diri kita, "Apa yang bisa saya lakukan untuk lebih memperhatikan kebutuhan pasangan saya?"

  • Dibutuhkan keberanian untuk memikirkan pertanyaan itu. Jawabannya mendatangkan tantangan. Berikut ini beberapa langkah praktis untuk bersiap menghadapi tantangan-tantangan itu dan menghasilkan kebahagiaan pada diri pasangan kita.

  • Dalam urusan kebutuhan pasangan Anda jangan menunggu sampai dia mengutarakannya

  • Diperlukan pengamatan yang cermat untuk menyadari kebutuhan-kebutuhan paling utama pasangan Anda. Perhatikan apa yang dia miliki pada saat dia tenang tenteram dan apa yang tidak dia miliki pada saat dia kesal. Bila Anda mendengar suara berisik dari dapur atau garasi lebih keras dari biasanya mungkin dia membutuhkan bantuan (kalau Anda berani bertanya). Kalau Anda melihat wajahnya cerah ketika mendengar Anda menyanjungnya di depan tetangga, mungkin berarti dia butuh penghargaan Anda. Ada kalanya Anda perlu bertanya langsung apa yang dia butuhkan.

  • Biarkan pasangan Anda memiliki kebutuhan yang berbeda dari Anda

  • Bila Anda merasa kesal mungkin Anda perlu membahas persoalan itu, tapi pasangan Anda mungkin perlu memikirkannya sendiri dengan tenang. Biarkan pasangan Anda menenangkan pikirannya sebelum Anda berkata "Marilah kita bicarakan hal itu."

  • Bersedialah mengutamakan kebutuhan pasangan Anda

  • Bila Anda menganggap ini mudah, berarti Anda orang yang suci atau Anda tidak berpengalaman dalam hal ini. Sabtu ini Anda ingin santai membaca buku, tetapi pasangan Anda ingin mengecat kamar tamu. Memang itu proyek dia, tapi inilah kesempatan Anda untuk membantu.

  • Meluangkan waktu untuk memikirkan kebutuhan pasangan Anda akan mencegah perasaan tersinggung dan menghasilkan pengertian yang lebih baik. Menyadari apa kebutuhan pasangan Anda akan membantu Anda menduga/menebak kebutuhan itu dan dengan demikian memastikan pasangan Anda merasa bahwa dialah orang paling penting dalam hidup Anda.

  • Advertisement
  • Tidak seorang pun menikahi pasangan yang persis sama dengan dirinya dan sebaiknya memang begitu. Perbedaan-perbedaan ini membuat kita saling melengkapi, hal ini juga memberi keseimbangan yang sehat dalam pernikahan.

  • Penting agar kita mengendalikan keinginan-keinginan di samping kebutuhan-kebutuhan kita. Jika saja setiap orang yang menikah memusatkan perhatian kepada kebutuhan pasangannya, tidak akan ada orang yang memiliki pasangan yang rewel.

  • Tariklah napas dalam-dalam dan renungkan apa yang dibutuhkan pasangan Anda, lalu kerjakanlah. Mungkin pasangan Anda masih akan memiliki keinginan, namun semua kebutuhannya sudah terpenuhi.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "Just what you needed" karya Penny Bowler.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Penny has considered herself to be a writer almost ever since she discovered the power of words. So far she is an unknown writer but looks forward to changing that. Her family can attest to the fact that she is rarely at a loss for words.

Sekadar yang Anda Butuhkan

Jika setiap orang yang menikah memperhatikan kebutuhan pasangannya, tidak akan ada pasangan yang rewel.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr