Polling: Pria wajib mapan sebelum menikah. Menurut Anda?

Banyak pasangan yang berpikir, tidak perlu menunggu mapan untuk menikah. Toh dengan cinta, mereka bisa berjuang mengatasi semua masalah yang datang bersama-sama. Betulkah?

657 views   |   9 shares
  • Banyak orang berpikir tidak perlu menunggu mapan untuk menikah. Cinta saja sudah cukup kok. Padahal ini adalah sebuah pemikiran yang salah. Cinta hanyalah awal dari sekian banyak alasan bagi Anda untuk memutuskan menikahi wanita yang Anda cintai. Anda tidak mungkin memberikan mereka 'makan' hanya dengan cinta Anda bukan? Karenanya, penting agar sebelum menikah terlebih dahulu seorang pria bisa mandiri dan mapan.

  • Mapan seperti apa?

  • Mapan dalam konteks ini tidak memaksa Anda untuk terlebih dahulu harus kaya, memiliki harta melimpah, rumah gedongan, mobil mewah, atau usaha yang sukses. Mapan yang dimaksud adalah mandiri secara finansial -tidak bergantung pada orang tua-, memiliki pekerjaan tetap dan gaji yang cukup untuk memulai sebuah rumah tangga.

  • Bagaimana jika saya menikah namun saya belum mapan?

  • Banyak kemungkinan tidak baik yang dapat terjadi jika Anda memaksakan keadaan untuk menikah namun Anda belum mapan.

  • 1. Tidak dapat menghidupi keluarga

  • Tugas utama suami adalah menafkahi istri dan keluarga. Setelah menikah, pengeluaran Anda akan naik dua kali lebih banyak dibanding saat masih lajang. Apalagi jika memiliki anak, akan semakin banyak lagi pengeluaran yang harus Anda cukupi. Jika Anda belum mapan bagaimana bisa Anda memenuhi kewajiban ini?

  • 2. Akan menjadi salah satu penyebab pertengkaran

  • Salah satu penyebab utama persilisihan yang sering sekali terjadi dalam pernikahan adalah uang. Masalah uang sangatlah sensitif dan perlu dikomunikasikan dengan pasangan secara terbuka. Jika Anda tidak memiliki uang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, jangan heran jika kelak Anda terus-terusan bertengkar dengan pasangan karena tidak dapat menyokong kesejahteraan keluarga Anda.

  • 3. Tidak akan hidup bahagia

  • Seperti yang disebutkan di atas, cinta tidak selamanya dapat membuat pernikahan Anda bahagia. Pada umumnya manusia memiliki dua golongan kebahagiaan. Pertama kebahagiaan dalam hal batin, yaitu cinta dan kepuasan -dalam hal seks dan pencapaian hidup-. Kedua kebahagiaan dalam hal jasmani, yaitu materi atau kebutuhan sandang dan pangan yang tercukupi. Keduanya saling berkaitan. Jika salah satu dari kebahagiaan tersebut hilang, maka sulit bagi pasangan untuk merasa bahagia. Anda harus memenuhi kebutuhan hidup pasangan Anda secara materi, karena ini adalah salah satu kebahagian dalam pernikahan.

  • 4. Berpisah

  • Pada akhirnya, jika Anda tidak mapan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga Anda, kemungkinan untuk berpisah mungkin saja terjadi pada pernikahan Anda. Cukup banyak pasangan yang telah berpisah karena masalah ini. Tidak ada seseorang yang ingin hidup tanpa kejelasan masa depan, termasuk pasangan Anda loh.

  • Advertisement
  • Mapan sebelum menikah, sangatlah penting! Karenanya, berjuanglah untuk mapan terlebih dahulu sebelum meminang pasangan Anda dan merencanakan masa depan bersamanya.

Bantu kami menyebarkan

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Polling: Pria wajib mapan sebelum menikah. Menurut Anda?

Banyak pasangan yang berpikir, tidak perlu menunggu mapan untuk menikah. Toh dengan cinta, mereka bisa berjuang mengatasi semua masalah yang datang bersama-sama. Betulkah?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr