Tidak ada istilah 50:50 dalam pernikahan

Kita semua ingin persamaan hak di segala lingkup kehidupan termasuk dalam hubungan di rumah. Kondisi ini sering dilukiskan sebagai hubungan 50-50, lalu apa maksudnya?

506 views   |   25 shares
  • Dalam kehidupan bermasyarakat semua orang memiliki hak yang sama untuk mengeluarkan pendapat atau pun bertindak. Kita ingin persamaan hak di segala lingkup kehidupan termasuk dalam hubungan di rumah. Kondisi ini sering dilukiskan sebagai hubungan 50:50. Lalu apa maksudnya?

  • 1. Perlakukan yang seimbang berarti dinilai dan dicatat

  • Dalam pekerjaan, perlakuan yang sama berarti gaji, tunjangan, dan kesempatan mengemukakan pendapat disamakan. Semua hal itu bisa diukur dan dicatat.

  • Di dalam suatu hubungan, 'seimbang' berarti Anda berdua berusaha bersama-sama. Namun jika Anda melakukan sesuatu kemudian berharap pasangan Anda melakukan sesuatu yang setara nilainya, hal ini akan berdampak buruk dalam hubungan Anda.

  • 2. Saling membandingkan hingga menimbulkan permusuhan

  • Bila Anda membandingkan apa yang sudah Anda lakukan pada pasangan dan ia tidak melakukan apa yang Anda harapkan hingga akhirnya Anda merasa kesal. Terus menerus membandingkan akan menimbulkan permusuhan. Sudah tentu masing-masing perlu berusaha memenuhi kebutuhan berdua, namun mengharapkan dan mengukur adanya hasil yang sama adalah salah.

  • 3. Diperlukan 100%-100%

  • Inilah sebuah pemikiran baru yang perlu Anda pertimbangkan. Anda perlu secara sungguh-sungguh memberikan 100% sesuai versi Anda. Pasangan Anda pun melakukan hal yang sama, 100% tentu dengan kemampuannya. Pada kenyataannya 100% yang diberikan oleh masing-masing tidak bisa dipadu padankan. Apakah wujud 100% Anda? Dapatkah Anda memberikannya dengan sepenuh hati tanpa mengharapkan imbalan? Maukah Anda menerima 100% dari pasangan Anda tanpa membandingkan?

  • 4. Kuncinya adalah ' menerima'

  • Jika Anda terus membandingkan atau menilainya itu berarti Anda tidak menerima pasangan Anda dan semua usaha yang dilakukannya. Siapa yang salah, Anda atau pasangan Anda?

  • Penerimaan tidak berarti kemunduran. Jika ada perilaku pasangan Anda yang perlu diubah, bicarakanlah. Komunikasikan apa yang Anda harapkan agar pasangan Anda bisa memenuhinya. Bila ia tidak dapat memenuhi harapan Anda, tanyakan pada diri Anda sendiri, apa itu cukup?

  • 5. Apakah harapan-harapan Anda masuk akal?

  • Seringkali Anda mengharapkan orang lain melakukan lebih dari yang Anda lakukan. Kita menempatkan semua harapan pada mereka untuk menutupi kekurangan atau kesalahan kita.

  • Setelah Anda memeriksa apakah harapan-harapan Anda masuk akal atau tidak, barulah Anda melihat apakah usaha 100% pasangan Anda memenuhi harapan Anda. Penerimaan Anda terhadap pasangan secara 100% tanpa membandingkan akan membangun energi yang baru ke arah kedamaian dalam hubungan pernikahan Anda berdua yang bahagia.

  • Advertisement
Bagikan pada teman dan keluarga..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Tidak ada istilah 50:50 dalam pernikahan

Kita semua ingin persamaan hak di segala lingkup kehidupan termasuk dalam hubungan di rumah. Kondisi ini sering dilukiskan sebagai hubungan 50-50, lalu apa maksudnya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr