5 ilmu yang harus 'ditransfer' pada anak soal jajan

Setiap anak pasti suka jajanan yang menarik dan berwarna-warni. Sayangnya, banyak jajanan di luar sana memiliki kandungan zat yang merugikan tubuh kecil mereka. Siasati hal ini dengan tepat.

691 views   |   7 shares
  • Hindari kebiasaan anak jajan makanan tidak sehat, terutama saat berada di lingkungan sekolahnya. Syukur, jika anak berada di sekolah dengan kantin yang sehat dan bersih serta selalu menjaga mutu makanannya bagi anak-anak. Tetapi bagaimana dengan kantin sekolah yang tidak diketahui mutu dan kebersihannya? Apakah Anda khawatir dengan hal ini?

  • Banyak jajanan yang beredar di luar saat ini tidak terjamin kebersihannya dan belum lagi banyak pihak tidak bertanggung jawab yang menggunakan bahan-bahan dengan zat berbahaya untuk jajanan anak. Kebanyakan para penjual ini tidak begitu paham dan peduli akan kebersihan jajanan yang mereka jual. Yang penting mendapatkan untung banyak dengan modal sedikit.

  • Justru kita sebagai orang tua yang harus menyadari, memberi jajanan yang sehat bagi buah hati kita sangatlah penting. Anda perlu mengontrol jajanan apa yang boleh dan tidak boleh dibeli anak Anda. Jangan hanya pikir bahwa kenyang saja cukup bagi kesehatan anak, hingga melupakan gizi dan kualitas makanan yang masuk ke tubuh anak. Mereka -anak kecil- memerlukan gizi dua kali lebih banyak dibanding orang dewasa. Tidak hanya gizi saja makanan yang higienis juga sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan anak.

  • Lalu bagaimana cara membuat anak menyukai jajanan sehat dan tidak lagi mengomsumsi jajanan yang tidak sehat? Berikut tips yang bisa Anda lakukan.

  • 1. Biasakan menyediakan bekal untuk dibawa anak bersekolah.

  • Pastikan bekal tersebut adalah makanan yang disukai oleh anak Anda dan sehat. Jangan pernah memaksakan kehendak dan memilih menurut Anda enak tetapi tidak mereka sukai, karena justru akan membuat mereka malah lebih suka jajan di luar.

  • 2. Ajari anak tentang kandungan sehat pada makanan.

  • Jika Anda tidak sempat membuatkan bekal anak, ajari anak untuk membeli makanan pada tempat jajan yang telah memenuhi syarat kebersihan dan kesehatannya. Misalnya jajanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral dengan porsi berimbang.

  • 3. Berikan pengetahuan tentang makanan yang higienis pada anak.

  • Ajar anak menghindari jajanan yang dijual di tempat terbuka. Berikan pada mereka contoh untuk memilih tempat jajan yang bersih, terhindar matahari, debu, hujan atau polusi langsung.

  • 4. Beri tahu anak agar menghindari makanan dengan warna-warna mencolok.

  • Ingatkan mereka selalu akan bahaya jajanan pinggiran yang berwarna-warni, karena rentan mengandung zat berbahaya bagi tubuhnya.

  • 5. Jadikan diri Anda contoh yang baik.

  • Advertisement
  • Berikanlah contoh yang baik pada anak Anda dengan memilih mengonsumsi makanan sehat di rumah dan menghindari jajan di luar. Degan begitu anak juga tidak akan terbiasa jajan sembarangan dan lebih memilih makanan rumah.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

5 ilmu yang harus 'ditransfer' pada anak soal jajan

Setiap anak pasti suka jajanan yang menarik dan berwarna-warni. Sayangnya, banyak jajanan di luar sana memiliki kandungan zat yang merugikan tubuh kecil mereka. Siasati hal ini dengan tepat.
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr