10 sifat yang dapat menghancurkan pernikahan

Baik Anda dan pasangan sama-sama memiliki kelebihan, kekurangan dan masa lalu. Jadi untuk apa mempermasalahkan hal yang sudah berlalu?

5,380 views   |   45 shares
  • Hampir setiap dari kita membawa permasalahan pribadi dan harapan masing-masing dalam sebuah hubungan. Ada beberapa hal yang diharapkan wanita dalam sebuah pernikahan yang bisa memberi kontribusi terhadap keberhasilan atau justru memberi kegagalan dalam sebuah hubungan.

  • Inilah 10 situasi yang tanpa disadari telah menghancurkan pernikahan Anda secara perlahan.

  • 1. Kurangnya apresiasi

  • Tidak pernah mengatakan kepada pasangan apa yang disukai tentang dirinya. Jika Anda berhenti menunjukkan hal-hal yang Anda kagumi dari pasangan Anda, hal ini dapat membuat jarak diantara Anda berdua. Memberitahu dan menunjukkan bahwa Anda menghargainya, memberikan pujian penghargaan Anda terhadap semua yang ia korbankan dan lakukan untuk hubungan kalian dapat membuat pasangan Anda merasa berarti dan bahagia.

  • 2. Saat humor bukan lagi untuk tersenyum

  • Tertawa bersama adalah cara yang baik untuk membawa Anda lebih dekat dengan pasangan, namun humor juga bisa menyakitkan. Lelucon dapat dengan cepat menjadi sarkastis dan kasar, bukannya ringan dan menyenangkan. Jika Anda sengaja menargetkan dan mengejek apa yang pasangan Anda katakan atau lakukan, maka hal ini akan mengancam pernikahan Anda.

  • 3. Ketidaksetiaan dalam pernikahan

  • Kejujuran sangat diperlukan dalam sebuah pernikahan. Apabila ada rahasia di antara Anda dan pasangan. Hal ini dapat menjadi jurang pemisah bagi pernikahan kalian. Setialah pada pasangan, jangan main mata pada orang lain. Berusahalah untuk selalu terbuka satu sama lain untuk menjaga pernikahan Anda utuh selamanya.

  • 4. Perubahan suasana hati

  • Ini adalah situasi yang tidak terduga, baik Anda dan pasangan dapat memiliki suasana hati yang berubah secara tiba-tiba. Biasanya jika sudah begini yang akan terkena imbas adalah pasangan sebagai orang terdekat. Oleh karena itu sangat diperlukan kemampuan pribadi untuk mengatasi suasana hati sendiri dengan baik. Jika memang Anda merasa tidak mampu mengatasinya, komunikasikan dengan baik pada pasangan atau carilah bantuan tenaga profesional.

  • 5. Menjadi egois

  • Situasi ini sangat tidak baik jika terus menerus Anda lakukan. Mempunyai me time boleh-boleh saja, tetapi jika setiap waktu Anda hanya untuk diri sendiri, bekerja dan melakukan hal-hal yang Anda suka tanpa peduli dengan keluarga maka hal ini tidak adil untuk pasangan Anda. Menikah berarti Anda memiliki kewajiban untuk membagi waktu, materi dan bahkan 'diri' Anda untuk keluarga.

  • 6. Kurang komunikasi

  • Advertisement
  • Pernikahan adalah tentang komunikasi dan saling memahami. Jika setiap kali mempunyai masalah Anda berbicara kasar, tidak sopan dan selalu menyerang pasangan maka tidak pernah ada kata kompromi untuk penyelesaian masalah yang sedang kalian hadapi. Belajarlah untuk bertanya apa yang diharapkan pasangan dan mendengarkan apa yang dirasakannya.

  • 7. Perhatian dari pasangan Anda

  • Anda mungkin merasa harus mengurus diri sendiri dan tidak mau merepotkan pasangan. Misalnya saja Anda memiliki sakit kepala yang menahun, sakit perut ataupun kelelahan yang teramat sangat sehingga membuat Anda harus membutuhkan tindakan dokter. Namun sebaiknya tidak merahasiakan hal ini kepada pasangan Anda. Bagaimanapun juga mereka wajib tahu apa yang Anda alami -terkait dengan kesehatan Anda-, karena ia tentunya ingin agar Anda selalu sehat dan bahagia.

  • 8. Keragu-raguan

  • Komunikasi yang buruk dengan rasa keragu-raguan Anda bertumpuk menjadi satu dalam hubungan Anda. Jika takut atau ragu untuk memulai percakapan dengan pasangan, hal ini justru akan menimbulkan asumsi dan penilaian yang salah tentang pasangan Anda karena pikiran dan perasaan itu sudah Anda ciptakan sendiri.

  • 9. Perbandingan yang tidak adil

  • Seringkali Anda secara tidak sadar membandingkan istri dengan mantan-mantan atau wanita yang pernah singgah di hati Anda. Belajarlah untuk menerima masa lalu dan belajarlah untuk menerima kenyataan bahwa sekarang Anda sudah menikah dan mempunyai pasangan yang harus Anda jaga seumur hidup.

  • 10. Menjadi negatif

  • Jangan pernah membicarakan keburukan pasangan Anda pada orang lain. Mengeluhkan tentang pasangan Anda hanya akan semakin memperburuk kualitas hubungan Anda dengan pasangan. Cobalah untuk mencari sisi positif dari pasangan Anda, misalnya saja dengan mengenang kapan pertama kali Anda bertemu dengannya dan mulai jatuh cinta padanya. Karena bagaimanapun juga baik Anda dan pasangan sama-sama mempunyai kelebihan, kekurangan dan masa lalu. Jadi untuk apa mempermasalahkan hal yang sudah lalu, lebih baik Anda mencari cara agar komitmen pernikahan Anda tetap langgeng selamanya.

  • Artikel ini diterjemahkan oleh Irni Fatma Satyawati dari artikel asli berjudul "10 signs thay you are destroying your marriage" oleh Christina Ayres.

  • Advertisement
Klik pilihan berbagi di bawah ini

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

10 sifat yang dapat menghancurkan pernikahan

Baik Anda dan pasangan sama-sama memiliki kelebihan, kekurangan dan masa lalu. Jadi untuk apa mempermasalahkan hal yang sudah berlalu?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr