10 hal yang tidak boleh Anda lakukan terhadap menantu laki-laki Anda

Berhati-hatilah pada apa yang Anda ucapkan. Apa yang sudah terucap tidak dapat ditarik lagi, dan butuh waktu yang lama untuk melupakannya.

1,431 views   |   26 shares
  • Seringnya, konflik antara mertua dan menantu terjadi apabila mereka berada tinggal dalam satu atap. Walau anak sudah dalam kondisi berkeluarga sendiri, seringkali orang tua masih merasa sulit berpisah dengan anak mereka. Baik karena keadaan anak dan pasangannya yang masih sulit mandiri menyewa tempat tinggal, ataupun karena orang tua yang berat berpisah dengan anak perempuannya.

  • Namun satu rambu yang perlu Anda pahami sebagai orang tua, apapun alasannya jangan pernah menggurui ataupun terlibat langsung dalam kehidupan menantu dan anak Anda. Hindari komentar-komentar yang bersifat memojokkan karena akan dapat membuat menantu Anda tersinggung dan dapat merusak hubungan Anda dengannya termasuk juga dengan anak Anda. Berikut beberapa di antaranya.

  • 1. Memaksanya mencari pekerjaan yang lebih baik

  • Anda menilai pekerjaan menantu Anda sulit untuk membuatnya dapat menyokong keluarga kecilnya dan mandiri secara finansial. Namun mengucapkan hal tersebut secara langsung kepadanya tentu akan membuat ia tersinggung. Bisa jadi, ia sudah bekerja semampunya ataupun pekerjaan ini adalah hal yang ia sukai.

  • 2. Mempertanyakan jenjang pendidikannya

  • Anda menilai pentingnya pendidikan yang baik, begitupula untuk anak dan menantu Anda. Tetapi mendorongnya untuk melanjutkan jenjang pendidikannya bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan tidak hanya kemampuan akademis, tetapi juga waktu dan kemampuan finansial. Jika Anda belum memahami kondisi menantu untuk 3 hal tersebut, jangan pernah membuka topik ini terlebih dahulu. Bisa-bisa hal ini hanya akan menimbulkan sakit hati pada menantu Anda.

  • 3 . Menegurnya saat melupakan hari spesial anak Anda

  • Tradisi memperingati ulang tahun berbeda untuk masing-masing orang. Bisa jadi menantu Anda adalah pribadi yang berkarakter serba praktis sehingga memberi ucapan ulang tahun pun sering tidak terpikirkan. Bila menantu Anda lupa, jangan langsung menegurnya. Ajaklah ia terlibat aktif di tahun depan untuk merayakannya bersama seluruh keluarga.

  • 4. Memaksanya beribadah

  • Keyakinan dan bagaimana melaksanakannya adalah urusan seseorang yang sangat pribadi. Teguran Anda bukan malah memotivasi menantu, tetapi justru akan dapat lebih menjauhkannya dari apa yang Anda harapkan.

  • 5. Menegur secara kasar

  • Anda mungkin terbiasa menegur anak sendiri dengan kalimat yang keras, namun Anda tidak bisa menyamakannya saat menegur menantu Anda. Meskipun dia telah melakukan kesalahan yang fatal di mata Anda, hal ini kurang bijak karena belum tentu cara didikan menantu Anda sama dengan cara Anda mendidik anak-anak Anda. Lebih baik lontarkan teguran yang halus dan membangun, daripada merendahkan martabatnya.

  • Advertisement
  • 6. Menegur menantu untuk mengurus Anak juga

  • Setiap laki-laki memiliki caranya sendiri untuk membantu istri mengurus anak. Dari pada mengkritik, lebih baik perhatikan hal-hal yang telah ia lakukan dan membuat anak-anaknya merasa senang. Anda bisa memotivasinya lewat dukungan seperti, "Aku lihat anakmu begitu gembira waktu bermain bola bersamamu".

  • 7. Menyinggung penghasilan menantu

  • Tidak jarang anak perempuan Anda melaporkan kondisi keuangan rumah tangganya kepada Anda. Bila hal ini terjadi, katakan kepada Putri Anda untuk membahasnya langsung dengan sang suami. Jangan pernah Anda mempertanyakannya langsung kepada menantu, apalagi menuduh penghasilannya yang masih kurang untuk menghidupi keluarga. Komentar ini akan dapat menurunkan rasa percaya diri menantu Anda dan membuatnya menjauhkan diri dari Anda.

  • 8. Menegur pergaulannya

  • Anda mungkin gerah melihat menantu yang kerap pulang terlambat karena bergaul dengan teman-temannya. Padahal bisa jadi apa yang ia lakukan adalah memaksimalkan jejaring relasi untuk mendapatkan informasi mengenai pekerjaan yang lebih baik.

  • 9. Mengomentari penampilan

  • Anda gemas melihat penampilan menantu yang berambut panjang? Jangan terburu-buru mengomentarinya. Bisa-bisa malah berujung pada kesalahpahaman. Siapa tahu penampilannya tersebut adalah permintaan dari istrinya, atau kondisi lain yang tidak Anda ketahui alasannya.

  • 10. Meragukan kesetiaannya

  • Anda melihat menantu Anda dengan penuh kecurigaan? Jangan katakan apa-apa mengenai hal ini. Walau kurang mempercayainya, jangan juga menanyakan hal ini kepada putri Anda. Kecurigaan seperti ini dapat meninggalkan perasaan sakit hati pada menantu Anda.

  • Sebaiknya Anda berhati-hati untuk memilih topik dan waktu yang tepat berkomunikasi dengan menantu. Percayakan anak Anda dengan pilihannya dan cara ia mengatasi masalah dalam rumah tangganya. Walau tidak sreg dengan menantu Anda, ingatlah selalu putri Anda yang mencintainya.

  • Artikel ini diadaptasi dari karya Gary and Joy Lundberg dengan judul asli "10 things you should never say to your son in law" dan diterjemahkan bebas oleh Steffie Subandriyo

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

10 hal yang tidak boleh Anda lakukan terhadap menantu laki-laki Anda

Berhati-hatilah pada apa yang Anda ucapkan. Apa yang sudah terucap tidak dapat ditarik lagi, dan butuh waktu yang lama untuk melupakannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr