Yuk, coba 'resep' manjur ini agar sukses berkomunikasi dengan remaja Anda

Anak Anda bukan lagi anak kecil yang suka bermanja-manja dengan Anda. Tampaknya makin besar dia makin suka berontak dan melawan perkataan orang tua.

734 views   |   3 shares
  • Anak Anda bukan lagi anak kecil yang suka bermanja-manja dengan Anda. Tampaknya makin besar dia makin suka berontak dan melawan perkataan orang tua.

  • Anda mendambakan anak kecil Anda yang suka bersandar, meminta perhatian, mencium pipi Anda. Yang ada sekarang adalah remaja pemberontak, menuntut perhatian dengan cara lain, sulit diajak berkomunikasi. Anda bertanya-tanya mengapa dia tiba-tiba berubah dari anak yang manis menjadi remaja yang suka melawan?

  • Pertama-tama pahamilah perubahan anak Anda. Perkembangan otak remaja membuat dia melihat kekurangan-kekurangan orang tuanya. Bila semula dia menganggap orang tuanya sempurna, kini dia merasa dirinya sejajar dengan mereka dan mereka ternyata kadang-kadang berbuat salah. Bahkan dia membandingkan mereka dengan teman-teman sebayanya yang lebih "cool" dalam pandangannya.

  • Sebagai orang tua mungkin Anda merasa frustrasi dan tidak dapat memahami setiap kali ribut dengan anak Anda karena dia tidak mau mendengarkan nasihat Anda.

  • Namun jangan putus asa, Anda masih dapat meraih anak Anda dan menjadikannya teman baik Anda. Di bawah ini ada resep manjur dari Dr. Stephen Fife, seorang asisten profesor di program Terapi Perkawinan dan Keluarga Universitas Nevada Las Vegas.

  • Kue Komunikasi

  • Sesuaikan bahan-bahannya untuk memenuhi kebutuhan Anda dan anak Anda.

  • Bahan

  • 1 kg Mendengarkan dengan baik

  • 1 kg Percakapan yang akrab satu dengan yang lain

  • 1 kg Keterbukaan dan kejujuran

  • 1 kg Nada suara yang ramah

  • 1 kg Kesabaran dan waktu luang

  • Cara/petunjuk

  • 1. Dengarkan dengan baik remaja Anda dan apa yang dikatakannya.

  • 2. Jagalah agar percakapan berlangsung antara kedua pihak dengan akrab; hindari perkataan yang membuat dia merasa dituduh dan diserang.

  • 3. Tambahkan banyak-banyak keterbukaan dan kejujuran dalam hubungan ini.

  • 4. Perhatikan nada suara Anda; bersikaplah penuh respek dan hindari nada yang biasanya Anda gunakan selagi dia masih kecil.

  • 5. Luangkan waktu untuknya dan bersikaplah sabar.

  • Tip: Ingatlah untuk membiarkan resep ini berkembang selagi percakapan akrab berlangsung.

  • Seperti orang lain dapat melihat perhatian kita yang sungguh-sungguh dalam percakapan, anak-anak kita juga mampu melihat apakah kita jujur dengan mereka dan terbuka untuk mendengar apa yang mereka ingin katakan. Mereka dapat merasakan bila kita hanya ingin menyampaikan apa yang ingin kita ajarkan.

  • Bila remaja Anda pulang malam janganlah mendamprat dia ketika pulang. Tunggulah sampai besok atau saat lain yang tepat. Ajukan pertanyaan yang tidak dapat mereka jawab cuma dengan ya atau tidak. "Menurut kamu mengapa mama begitu kuatir bila kamu pulang lewat tengah malam?" Pertanyaan seperti ini akan mengajak mereka berpikir bagaimana perasaan kita namun juga memberi mereka kesempatan berbicara.

  • Advertisement
  • Satu hal lain yang penting dalam komunikasi adalah nada yang kita gunakan terhadap anak-anak kita. Jika nadanya keras, negatif atau menggurui, mereka akan menutup diri dan melawan. Sesudah menggunakan resep di atas, biarkan percakapan berkembang dengan waktu dan kesabaran. Ini membutuhkan waktu dan tidak dapat dipaksakan. Mengubah cara kita berkomunikasi adalah suatu proses—pertama kita mencoba resep ini mungkin gagal. Namun dengan banyak berlatih kita akan mampu menciptakan percakapan yang menyenangkan dan bermakna sehinggu hubungan kita dengan remaja kita akan lebih akrab.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Yuk, coba 'resep' manjur ini agar sukses berkomunikasi dengan remaja Anda

Anak Anda bukan lagi anak kecil yang suka bermanja-manja dengan Anda. Tampaknya makin besar dia makin suka berontak dan melawan perkataan orang tua.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr