Menikahi si dia yang berasal dari keluarga bercerai

Apakah setiap anak yang tumbuh dari keluarga bercerai, akan melakukan hal yang sama dengan hubungannya di kemudian hari? Lalu bagaimana jika kiita berhadapan dengan posisi menikahi dia yang orang tuanya bercerai..

2,266 views   |   12 shares
  • Sebuah perceraian, sedikit banyak, akan memengaruhi hubungan percintaan sang anak ke depannya. Entah itu pengaruh positif ataupun negatif, karena seorang anak akan belajar tentang cinta dan pernikahan pertama kali dari orang tuanya. Walaupun ia berasal dari keluarga bercerai, ia telah mempelajari banyak hal tentang arti kepercayaan dan cara mengatasi konflik atau masa - masa sulit. Meskipun tetap ada kemungkinan ia berlaku sebaliknya.

  • Robert Hughes Jr, seorang profesor perkembangan manusia dari University of Illnois pernah menuliskan mengenai hal ini dalam laman huffington post. Menurutnya, banyak penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang berasal dari keluarga bercerai cenderung mengalami hal yang sama dalam pernikahannya. Meski sebetulnya hal ini tak adil, jika dijadikan kepastian.

  • Memang, memiliki orang tua yang bercerai layaknya memiliki orang tua dengan tekanan darah tinggi atau kanker. Ada risiko-risiko tersendiri. Artinya, baik si korban perceraian maupun pasangannya harus sama-sama mengetahui berbagai risiko tersebut dan menemukan solusi untuk mencegah hal tersebut terulang kembali. Sebab, tumbuh dalam lingkup orang tua bercerai memang membuat seorang anak banyak mengalami kesulitan dalam menumbuhkan rasa percaya pada hubungan dan pernikahan.

  • Jadi, mengapa kebanyakan orang yang berasal dari keluarga bercerai, cenderung mengalami hal yang sama?

  • Untuk mencegah perceraian dan konflik pernikahan yang sama, hal penting yang harus dipelajari adalah mengerti benar bagaimana perceraian orang tua memengaruhi hubungan percintaan anaknya, di kemudian hari.

  • Ming Cui and Frank Fincham dari Florida State University baru-baru ini memberikan dua mekanisme umum yang memengaruhi terbangunnya konflik dan cara seseorang memandang komitmen.

  • Mempelajari kemampuan menjalani hubungan dari orang tuanya

  • Salah satu jalan seorang anak belajar mengenai membangun hubungan adalah dengan menyaksikan interaksi orang tuanya. Jika orang tua mampu berkomunikasi positif, hal ini yang akan ditiru. Hal ini dapat terlihat dari cara berinteraksi si anak dengan teman atau saudara-saudaranya. Cara berkomunikasi pun ditiru dari orang tua. Bagaimana cara orang tua mengatasi konflik, dan seberapa mudah mereka marah, adalah model utama cara berkomunikasi anak dengan orang lain. Karena inilah Cui dan Fincham menemukan fakta bahwa anak yang tumbuh di lingkup penuh konflik dan pertengkaran, kebanyakan akan mengalami problem yang sama dalam hubungan mereka di kemudian hari.

  • Advertisement
  • Memelajari sikap mengenai komitmen dalam pernikahan, dari orang tuanya

  • Alasan lain, mengapa orang tua bercerai sedikit banyak memengaruhi hubungan di masa mendatangnya, juga datang dari cara si anak menyikapi komitmen. Cui dan Fincham menemukan bahwa pola ini bahkan sudah dapat terlihat sejak hubungan baru saja dimulai. Anak yang berasal dari keluarga bercerai cenderung menyikapi komitmen dan usulan pernikahan dengan negatif. Bahkan kerap menolak usulan pernikahan.

  • Artinya, kebanyakan dari mereka menyikapi tantangan dalam berkomitmen dengan mundur. Mereka dengan mudahnya akan mengakhiri hubungan, bahkan sebelum berusaha keras mempertahankannya. Mereka menganggap bahwa masalah dalam pernikahan tak akan bisa diperbaiki dan pesimis dalam menyikapi kesempatan untuk melakukan improvisasi demi keberlangsungan hubungannya.

  • Namun, penting untuk diingat bahwa tak semua anak yang berasal dari keluarga bercerai, nantinya pasti bercerai, lho.Seperti anak dari orang tua yang menderita kanker, belum tentu dirinya akan mengalami sakit yang sama, bukan? Masih ada strategi-strategi untuk meningkatkan kualitas hubungan dan membangun pernikahan bahagia yang kekal selamanya. Meski tak mudah dan tak mungkin terjadi begitu saja.

  • Jika hal ini dialami pasangan Anda, jangan patah arang dulu. Kalau sudah merasa nyaman, maka Andalah yang harus mempersiapkan diri. Mungkin, awalnya, ia memang akan sedikit lebih waspada dan tidak mudah menaruh kepercayaan pada seseorang. Kebanyakan kasus perceraian berawal dari kebohongan dan pasangan membayar sangat mahal untuk mengobati rasa sakit itu. Tidak mudah untuk menerima dan menyembuhkan rasa sakit karena tahu ibu atau ayahnya dibohongi oleh orang yang paling dicintainya kan? Untuk mendapatkan kepercayaannya, Anda tidak perlu terburu - buru, lakukan saja secara perlahan, jaga selalu perasaannya dan bersabarlah.

  • Rasa sakit yang diakibatkan oleh orang tua sendiri sudah tentu akan berdampak panjang dan tinggal lama di benak anak. Bukan tidak mungkin, pasangan akan selalu mengenang dan mengingat rasa sakit itu sampai kapan pun. Rasa takut itu akan selalu muncul dan Anda perlu membuktikan padanya kalau ia dan Anda akan menjalani hubungan yang positif dan menyenangkan.

  • Ingat juga bahwa pasangan telah belajar dan mengetahui bagaimana hubungan cinta yang tidak sehat dari kedua orang tuanya. Itulah alasan yang membuatnya tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Mereka cenderung akan lebih menghargai dan menerima kekurangan ataupun kelebihan pasangan. Tapi, dengan alasan yang sama, ia juga menginginkan hal yang sama dari Anda. Jadi fondasi hubungan Anda berdua jadi kuat dan tak tergoyahkan.

  • Advertisement
Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Menikahi si dia yang berasal dari keluarga bercerai

Apakah setiap anak yang tumbuh dari keluarga bercerai, akan melakukan hal yang sama dengan hubungannya di kemudian hari? Lalu bagaimana jika kiita berhadapan dengan posisi menikahi dia yang orang tuanya bercerai..
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr