Yuk, ajarkan anak berhitung dengan cara menyenangkan

Berhitung merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki si kecil. Namun sebaiknya memang tidak dimulai dengan pengalian, penambahan, atau pengurangan. Masih banyak cara yang seru untuk membuat si kecil tertarik lho..

295 views   |   shares
  • Keterampilan matematika adalah keterampilan dasar yang diperlukan semua anak. Mahir matematika tidak hanya dibutuhkan oleh mereka yang bekerja di bidang yang berkaitan erat dengan matematika seperti: akuntan, fisikawan, insinyur dan lain-lain, tapi juga dibutuhkan oleh siapa pun dalam profesi apa pun, seperti: ibu rumah tangga, pembuat kue, penata ruangan, dll.

  • Menurut laman keluargakita.com, kemampuan berpikir matematis dapat diajarkan sejak dini, di usia balita, melalui kegiatan sederhana sehari-hari bersama anak. Sebelum anak mengenal penjumlahan 4+4 = 8, anak perlu memahami konsep dasar matematika dulu sebagai fondasi dari pembelajaran selanjutnya. Banyak orang tua yang ragu akan hal ini. Bagi mereka, anak harus langsung belajar penjumlahan dan perkalian agar jago matematika.

  • Padahal konsep dasar matematika akan membawa anak memahami matematika secara mendalam. Misalnya ketika anak belajar menyusun benda dari ukuran yang terkecil ke yang terbesar, maka ia pun dapat melakukannya pada pengelompokkan angka. Ketika anak dapat memahami pengelompokkan angka, anak dapat membedakan satuan, puluhan, ratusan dan ribuan yang kemudian berlanjut dengan pembelajaran penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.

  • Berikut adalah materi dasar berhitung yang perlu dikenalkan pada anak:

  • 1. Classification

  • adalah kemampuan mengelompokkan benda, suara, bau, ide dan lainnya sesuai dengan kesamaan ciri-cirinya. Aktivitas ini terkait kemampuan mengelompokkan benda, suara, bau, ide dan lainnya sesuai dengan kesamaan ciri-cirinya.

  • 2. Melatih anak untuk dapat membedakan 2 (dua) kategori yang berbeda

  • Orang tua meminta anak untuk memisahkan:

  • a. Celana dan baju

  • b. Warna biru dan merah

  • c. Sendok dan garpu

  • d. Apa yang anak sukai dan yang ia tidak sukai

  • 3. Melatih anak untuk dapat mengelompokkan sesuatu berdasarkan kategori dan kriteria yang lebih kompleks

  • Orang tua meminta anak untuk membedakan:

  • a. Mainan berdasarkan warna, bentuk dan tekstur

  • b. Baju berdasarkan warna, motif dan bahan

  • 4. Patterning

  • adalah kemampuan membentuk sekumpulan angka atau objek di mana semua anggotanya saling berhubungan antara satu sama lain sesuai dengan aturannya. Belajar pola mengajarkan kita untuk dapat memprediksi masa depan, menemukan hal-hal yang baru dan lebih mengerti dunia di sekitar kita.

  • 5. Pola dapat dipelajari tidak hanya melalui benda, namun juga gerakan dan musik. Beberapa contoh pola yang dapat diajarkan ke anak:

  • Advertisement
  • a. ABAB (merah, hitam, merah, hitam)

  • b. ABC (mobil, truk, pesawat, mobil, truk, pesawat)

  • c. AABB (crayon, crayon, pinsil, pinsil, crayon, crayon, pinsil, pinsil)

  • d. AAB (permen, permen, coklat, permen, permen, coklat)

  • e. ABB (stomp, clap, clap, stomp, clap clap)

  • 6. Mempelajari pola dapat dilakukan dengan sederhana karena banyak ditemui di sekitar kita. Misalnya ketika orang tua melihat anak memakai baju garis-garis, orang tua dapat mengatakan "Baju kamu ada polanya, merah, biru, merah, biru..."

  • 7. Belajar pola dengan melakukan gerakan. Misalnya "Ayo kita main pola dengan lompat, langkah, lompat, langkah..."

  • 8. Belajar pola dengan bermain irama. Misalnya memukul alat musik drum "Bang, tap, tap, bang, tap, tap..."

  • 9. Subtizing

  • adalah kemampuan untuk melihat jumlah kecil dari suatu benda tanpa harus menghitungnya.

  • 1. Perceptual Subitizing yaitu jumlah yang langsung dapat dihitung, biasanya jumlahnya di bawah 5.

  • Nama kegiatan: Membuat gelang atau kalung.

  • Orangtua mengajak anak membuat gelang atau kalung dengan manik-manik dan tali. Tentukan jumlah manik-manik yang digunakan. Misalnya setiap memasukkan 3 manik-manik lalu diikat.

  • 2. Conceptual Subitizing yaitu mengenali jumlah kecil atau kombinasi jumlah.

  • Misalnya kita dapat melihat 7 titik sebagai kombinasi dari 3 titik dan 4 titik.

  • Nama kegiatan: Bermain ular tangga

  • Orangtua dan anak melakukan permainan ular tangga. Secara bergantian, orang tua dan anak melempar dadu, menghitung jumlah titiknya dan menjalankan bidaknya sesuai dengan jumlah titik tersebut.

  • 4. One-to-one correspondence

  • adalah kemampuan memasangkan satu objek dengan objek lainnya. Anak sebaiknya mengerti konsep ini sebelum mereka belajar berhitung.

  • 1. Nama kegiatan: Bermain congklak

  • Orang tua dan anak secara bergantian menghitung dan memasukkan biji satu demi satu kedalam lubang.

  • 2. Nama kegiatan: Bermain kancing

  • Orang tua mengajak anak untuk berlatih berhitung dan memasukkan kancing ke dalam wadah sesuai dengan jumlah angka yang diminta.

  • 5. Conservation

  • adalah pengertian bahwa jumlah atau ukuran suatu benda adalah tetap walaupun posisinya diubah atau dibagi

  • Contoh: Tepung yang telah ditimbang seberat 100 gram apabila dimasukkan ke dalam wadah dan teracak, beratnya akan tetap 100 gram.

  • 6. Resilience

  • adalah sikap positif yang harus dimiliki anak ketika menghadapi hambatan dalam menyelesaikan soal-soal matematika yang sulit.

  • Advertisement
  • Contoh: Kembali mencoba resep suatu masakan setelah percobaan sebelumnya belum berhasil.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Yuk, ajarkan anak berhitung dengan cara menyenangkan

Berhitung merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki si kecil. Namun sebaiknya memang tidak dimulai dengan pengalian, penambahan, atau pengurangan. Masih banyak cara yang seru untuk membuat si kecil tertarik lho..
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr