Ini cara saya mengatasi Mastitis dan ampuh!

Bagi para ibu menyusui, pengalaman menyusui pasti mempunyai cerita-cerita berbeda. Salah satu yang kerap menjadi kendala adalah infeksi mastitis pada payudara. Apa itu dan bagaimana penanganannya? Simak tips saya di bawah ini.

8,272 views   |   16 shares
  • Bagi ibu-ibu menyusui, pengalaman menyusui pasti mempunyai cerita-cerita berbeda dan perjuangannya masing-masing. Salah satunya adalah pengalaman puting bengkak, infeksi, tersumbat atau yang dikenal dengan istilah mastitis.

  • Mastitis atau radang payudara disebabkan karena saluran ASI tersumbat sehingga munculnya radang dan rasa nyeri yang amat sangat. Kondisi ini menjadi kendala tersendiri buat ibu menyusui, pasalnya payudara yang terkena mastitis harus diistirahatkan hingga sembuh. Apalagi jika radang tersebut menimbulkan nanah di sekitar puting, maka ibu diharapkan segera berkonsultasi ke dokter untuk mencegah infeksi payudara yang lebih parah.

  • Saya sendiri terkena mastitis 4 kali dalam 6 bulan. Kok bisa berulang? Bisa, karena mastitis memang beresiko kembali terulang apabila sudah pernah sekali mengalaminya. Apalagi saat itu saya menyusui tandem, yaitu menyusui anak pertama dan kedua bersamaan.

  • Lalu apa yang saya lakukan saat itu agar tetap bisa menyusui kedua buah hati? Saya lakukan pencegahan atau pengobatan apabila sudah terkena mastitis. Beberapa tips yang saya lakukan:

  • 1. Mengompres payudara dengan handuk hangat secara berulang. Biasanya selama 3 hari berturut-turut sampai rasa nyeri pada payudara berkurang.

  • 2. Mandi air hangat sambil memijat payudara ke arah depan agar saluran ASI menjadi lebih lancar.

  • 3. Sebelum tidur, menempelkan kubis/kol dingin ke payudara yang bengkak. Dan biarkan semalaman. Keesokan paginya payudara bengkak akan terasa lebih nyaman.

  • 4. Apabila muncul seperti bisul pada bagian puting. Bisa ditempelkan asam jawa dan biarkan selama beberapa jam, kemudian cuci dengan air bersih.

  • 5. Selama pengobatan alamiah dilakukan, ibu tetap harus memompa atau mengeluarkan ASI pada payudara yang terkena mastitis. Jika muncul nanah, maka ASI tersebut harus dibuang. Payudara ibu harus diistirahatkan beberapa hari. Tetapi jika tidak sampai muncul nanah, ibu tetap dapat menyusui secara langsung.

  • 6. Selama terkena mastitis, jagalah asupan cairan dan makanan yang ibu konsumsi. Perbanyak minum air putih, makan buah-buahan dan sayuran hijau.

  • 7. Jagalah waktu istirahat ibu selama menyusui. Mastitis dapat terulang kembali, salah satunya karena kondisi daya tahan tubuh ibu yang sedang tidak fit, kelelahan dan mengalami sedikiti stres.

  • 8. Apabila ibu mengalami demam dan meriang, segeralah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan antibiotik agar tidak terjadi infeksi atau radang payudara yang semakin parah.

  • Advertisement
  • Inilah beberapa tips yang saya lakukan secara alami untuk pencegahan dan pengobatan apabila sudah terkena mastitis dan kemungkinan terulang kembali.

  • Tetaplah semangat menyusui buah hati Anda, karena menyusui memang sebuah perjuangan.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Ini cara saya mengatasi Mastitis dan ampuh!

Bagi para ibu menyusui, pengalaman menyusui pasti mempunyai cerita-cerita berbeda. Salah satu yang kerap menjadi kendala adalah infeksi mastitis pada payudara. Apa itu dan bagaimana penanganannya? Simak tips saya di bawah ini.
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr