Cuka apel, sahabat sehat kaya khasiat

Saya ingin hidup sehat dengan bahan alami, namun tetap praktis. Mengikuti kebiasaan Papa, saya memilih untuk mengonsumsi cuka apel. Selain berguna di dapur, ternyata cuka apel memberikan banyak khasiat, inilah empat di antaranya.

869 views   |   8 shares
  • Selama ini, saya selalu penasaran dengan aneka suplemen. Rasanya ingin hidup sehat dengan bantuan bahan alami, namun tetap praktis. Sayang, berbagai produk suplemen yang saya konsumsi, terhenti di tengah jalan. Mayoritas karena saya tidak rutin mengonsumsinya atau harganya yang kelewat mahal.

  • Tiba-tiba saya teringat almarhum Papa. Semasa saya kecil dulu, ia gemar mengonsumsi cairan asam yang ternyata menyimpan banyak manfaat. Memperolehnya pun tak sulit karena dijual bebas di apotek dan pasar swalayan. Saya pun segera membelinya, dengan harga kurang dari Rp. 50.000,- sebotol. Ya, sahabat baru saya menuju hidup lebih sehat ini bernama cuka apel.

  • Cuka apel, atau apple cider vinegar(ACV) adalah cairan hasil fermentasi buah apel yang mengandung tingkat keasaman cukup tinggi. Dalam dunia masak-memasak, cuka apel sering ditambahkan untuk membuat saus salad, bahan perendam, atau acar. Ternyata, cuka apel memberikan efek lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Inilah beberapa khasiat cuka apel yang telah saya rasakan selama mengonsumsinya empat bulan terakhir.

  • 1. Mencegah kambuhnya sinusitis

  • Di musim penghujan dan pancaroba, saya mudah terserang batuk pilek. Tidak berhenti sampai di situ, sinusitis langganan saya juga ikut kambuh sehingga masa penyembuhan butuh waktu berminggu-minggu. Saya pun jadi meninggalkan aneka hidangan dingin, termasuk hanya bisa menelan air liur saat melihat anak saya begitu menikmati segelas es krim. Cuka apel pun menyelamatkan saya, akhirnya. Campurkan dua sendok makan cuka apel dan sesendok makan madu murni dengan 250 ml air hangat. Minum larutan ini 1-2 kali sehari. Dalam sebulan pun, saya bisa bebas menyesap minuman dingin tanpa takut rasa sakit melanda.

  • 2. Selamat tinggal jerawat!

  • Bertemu dengan si merah meradang di wajah suatu pagi adalah hal yang menakutkan bagi saya. Apalagi jika peristiwa penting menanti. Salep jerawat dengan aroma menusuk hidung plus harga mahal sering mengecewakan saya. Ditambah efek-efek lain seperti membuat wajah jadi berminyak dan jerawat yang kembali muncul saat lupa mengoleskannya. Cuka apel yang diyakini mempunyai efek antibakteri dan antimikroba menjadikannya salah satu pilihan saya untuk pertolongan pertama terhadap jerawat.

  • Caranya: Larutkan satu bagian cuka apel dengan dua sampai tiga bagian air matang. Jika kulit Anda sensitif, tambahkan satu bagian air dari takaran normal karena cuka apel akan memberikan sensasi perih pada kulit. Gunakan sebagai penyegar pada wajah yang telah dibersihkan dengan menotolkan cuka apel pada wajah menggunakan kapas bulat. Hasil positif akan mulai terlihat setelah penggunaan rutin selama kurang lebih satu minggu. Cuka apel juga akan mengecilkan pori-pori wajah, mengurangi minyak berlebih, dan mematikan bakteri pada wajah yang menjadi penyebab jerawat.

  • Advertisement
  • 3. Cairan pelega tenggorokan

  • Salah satu kegemaran saya adalah menyantap keripik sebagai kudapan. Sayang, setelahnya seringkali tenggorokan saya malah bermasalah, sakit meradang akibat konsumsi garam berlebihan. Cuka apel kembali jadi penyelamat. Ada dua cara menggunakannya. Pertama, sebagai larutan kumur, buatlah larutan yang terdiri atas satu sendok teh cuka apel dengan 250 ml air matang. Kumur-kumur setiap 1-2 jam sekali dengan larutan ini sampai nyeri tenggorokan hilang. Cara kedua, campurkan dua sendok makan cuka apel dan sesendok makan madu murni ke dalam 250 ml air hangat. Minum larutan ini 2-3 kali sehari dan rasakan redanya sakit tenggorokan Anda.

  • 4. Menurunkan berat badan

  • Enam bulan nyaris berlalu sejak saya melahirkan anak kedua. Sayang, saya masih punya "hutang" sekitar 4-5 kg menuju berat badan sebelum hamil. Saya bukanlah penganut aliran diet ini itu, apalagi sebagai ibu menyusui, saya kerap merasa lapar dalam waktu singkat. Melirik cuka apel, ternyata cairan asam ajaib ini bisa saya berdayakan untuk program menuju berat ideal. Pertama, saya coba mengonsumsinya 30-60 menit sebelum makan dengan meminum larutan dua sendok makan cuka apel dalam 500 ml air hangat. Hasilnya, nafsu makan saya bisa lebih terkendali.

  • Cara lain, minum larutan sesendok makan cuka apel dalam 250 ml air, dua kali sehari. Cuka apel mengandung asam organik yang membantu meningkatkan metabolisme lemak, pembakaran kalori, dan menurunkan tingkat kolesterol. Selain itu, cuka apel juga memperlambat pelepasan gula darah dan proses pencernaan sehingga kita merasa kenyang lebih lama. Sebulan saya mengonsumsinya, 2 kg pun melayang dengan sukses tanpa banyak merombak pola makan. Menggembirakan, bukan?

  • Satu catatan penting, reaksi cuka apel pada tiap individu bisa berbeda. Bagi penderita gangguan lambung atau maag, disarankan untuk menurunkan dosis penggunaan, guna meminimalkan efek samping. Cobalah dengan dosis kecil dahulu, baru meningkatkannya sedikit demi sedikit. Sekali lagi, alam menyediakan produk multimanfaat bagi kesehatan yang patut Anda coba. Raihlah kualitas kesehatan yang lebih baik tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Cuka apel, sahabat sehat kaya khasiat

Saya ingin hidup sehat dengan bahan alami, namun tetap praktis. Mengikuti kebiasaan Papa, saya memilih untuk mengonsumsi cuka apel. Selain berguna di dapur, ternyata cuka apel memberikan banyak khasiat, inilah empat di antaranya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr