Menyadari Bagaimana Caranya dan Kapan Kita Harus Minta Bantuan

Jangan lupa, baik kita masih lajang, sudah menikah atau bercerai, setiap orang perlu merendahkan hati meminta bantuan.

1,486 views   |   shares
  • Ketika Aryanti yang berusia 30 tahun bercerai, dia mendapat wewenang untuk mengurus kedua anaknya yang masih kecil-kecil. Dia tidak tahu bagaimana caranya melewati sehari apalagi seminggu atau sebulan yang akan datang. Dia tidak pernah merencanakan untuk bercerai maupun menjadi orangtua tunggal. Namun semuanya sudah terjadi, dia tidak bisa memutar balik jam kehidupannya.

  • Merasa kewalahan adalah normal

  • Meski kadang Aryanti merasa sangat kuatir dan kewalahan, dia yakin akan satu hal, dia akan mampu mengatasinya. Dia harus bisa. Dengan perasaan masih sedih karena hancurnya pernikahannya, Aryanti menyesuaikan diri untuk bekerja dan memikul beban sebagai orangtua setiap hari tiada henti. Dia merasa sangat letih dan tidak mampu merenungkan kekacauan apa saja yang terjadi hari itu. Bila orang bertanya bagaimana keadaannya dan apa rencana masa depannya Aryanti tak mampu menjawab. Jangankan merancang masa depan, bertahan sehari-hari saja sudah mustahil rasanya.

  • Bersedialah meminta bantuan

  • Jangan malu menerima uluran tangan keluarga atau teman dekat untuk membantu. Terimalah tawaran untuk menjaga anak, pergi belanja atau ke kantor pos, membetulkan kerusakan kecil pada rumah atau mobil. Kebanyakan orang ingin sekali membantu, mereka hanya tidak tahu apa yang paling diperlukan orangtua tunggal. Bila ada yang menawarkan jasa, ucapkan terima kasih dan terimalah.

  • Mintalah kesempatan untuk mencurahkan hati

  • Setiap orang dewasa perlu seseorang untuk bercakap-cakap atau mencurahkan hati secara berkala. Tidaklah cukup untuk bercakap dengan anak-anak, tidak peduli berapa usia mereka. Jadwalkan waktu bersama teman dekat untuk melepaskan perasaan yang membebani hati tanpa perasaan sungkan, bersalah atau menyesal. Teman yang baik akan membiarkan Anda mencurahkan kemarahan dan sakit hati lebih dulu; sesudah itu baru menyusun rencana yang bijak untuk menangani persoalan satu demi satu.

  • Jalani hidup hari demi hari

  • Tidak peduli betapa sulitnya hari ini rasanya, itu hanyalah satu hari dari kehidupan. Mulailah setiap hari dengan harapan yang baru. Ingatlah, bahwa keadaan krisis hanyalah untuk sementara, selalu begitu.

  • Untunglah Aryanti menyadari bahwa dia perlu dukungan dari teman dan keluarga. Menjadi orangtua tunggal bukanlah tugas yang mudah untuk dikerjakan seorang diri. Dia mulai membuat daftar dari orang-orang yang berbaik hati menawarkan bantuan. Dia mulai menerima tawaran itu. Hal ini sangat membantu bagi dirinya dan anak-anaknya. Mereka yang membantu merasa bersyukur dapat mengambil bagian selagi Aryanti membina kembali masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan anak-anaknya.

  • Advertisement
  • Jangan lupa, baik kita masih lajang, sudah menikah atau bercerai, setiap orang perlu merendahkan hati meminta bantuan. Bila Anda kekurangan, Anda tahu apa yang diperlukan, entah uang, reparasi alat-alat rumah tangga, atau sekedar waktu untuk bercakap-cakap. Namun kenyataannya, bila Anda tidak menyampaikan keluhan Anda, orang-orang yang mengasihi Anda beranggapan Anda baik-baik saja. Bila mereka tahu kesusahan Anda, dengan rela mereka akan membantu. Sejujurnya, kita saling membutuhkan dan bila Anda menyadari hal itu, hubungan Anda dengan orang lain akan makin erat dan berkembang. Hari ini saya membutuhkan Anda, besok mungkin sebaliknya. Mengetahui ada orang yang selalu bersedia membantu membuat hidup ini indah.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "Knowing how and when asking for help" karya Michelle Howe.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Michele is the author of 12 books, and over 1,600 articles for publications HopeAfterDivorce.org and FamilyShare.com, Good Housekeeping and Single Parent Family.

Menyadari Bagaimana Caranya dan Kapan Kita Harus Minta Bantuan

Jangan lupa, baik kita masih lajang, sudah menikah atau bercerai, setiap orang perlu merendahkan hati meminta bantuan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr