15 pertanyaan yang perlu diajukan kepada pasangan sebelum menikah

Apakah kita akan menghargai dan menghormati orangtua masing-masing, dan apakah salah satu dari kita masih memiliki kekhawatiran jika seandainya nanti orangtua terlalu ikut campur dalam rumah tangga kita?

21,314 views   |   80 shares
  • Kita mungkin pernah mendengar seorang teman bertanya-tanya apakah dirinya sudah membuat keputusan yang tepat saat menerima lamaran menikah dari kekasihnya. Sebuah majalah terkenal, New York Times, telah mensurvei mengenai pertanyaan-pertanyaan kritis apa saja yang harus ditanyakan oleh setiap orang sebelum membuat keputusan terakhir sebelum menikah.

  • Berikut adalah 15 daftar pertanyaan yang disajikan oleh para ahli pernikahan agar Anda renungkan.

    1. Apakah kita telah sepakat untuk memiliki anak atau tidak, dan jika jawabannya adalah Ya, siapa yang akan merawatnya?

    2. Apakah rencana dan kondisi keuangan kita sudah membaik, dan apakah kita sudah mampu menysisihkan sisanya untuk ditabung?

    3. Sudahkah kita membahas harapan-harapan kita tentang bagaimana kelak rumah tangga dibina, dan apakah kita sudah sepakat dengan tugas masing-masing?

    4. Apakah kita sudah mengungkapkan sepenuhnya sejarah kesehatan kita, baik fisik maupun mental?

    5. Apakah tingkat pendidikan calon pasangan saya sudah sesuai dengan apa yang saya harapkan?

    6. Bisakah kita secara nyaman dan terbuka membahas mengenai kebutuhan seksual kita, preferensi dan juga kekhawatiran-kekhawatiran lainnya?

    7. Apakah nanti akan ada TV di kamar tidur?

    8. Apakah kita betul-betul akan mendengarkan satu sama lain dan secara adil mempertimbangkan gagasan dan keluhan-keluhan masing-masing?

    9. Sudahkah kita mencapai kesepakatan dan memahami dengan baik mengenai kebutuhan spiritual yang masing-masing kita percayai, dan sudahkah kita membahas kapan dan bagaimana anak-anak nantinya akan dibesarkan serta dididik mengenai nilai-nilai agama dan pendidikan moral?

    10. Apakah kita akan menghargai dan menyukai sahabat masing-masing yang kita miliki?

    11. Apakah kita akan menghargai dan menghormati orangtua masing-masing, dan apakah salah satu dari kita masih memiliki kekhawatiran jika seandainya nanti orangtua terlalu ikut campur dalam rumah tangga kita?

    12. Apa yang keluarga saya lakukan yang paling menganggu Anda?

    13. Apakah ada hal-hal yang Anda dan saya belum siap untuk hadapi dalam pernikahan?

    14. Jika salah satu di antara kita ditawari kesempatan barkarier di lokasi yang jauh dari saudara, apakah kita sepakat untuk pindah rumah?

    15. Apakah masing-masing dari kita penuh percaya diri dengan komitmen lainnya dalam pernikahan dan percaya bahwa ikatan mampu dipertahankan meskipun banyakanya tantangan yang harus kita hadapi bersama?

  • Advertisement
  • Mereka yang gagal untuk saling bertanya hal-hal di atas, suatu hari nanti akan menemukan dirinya berada di tengah-tengah pertengkaran yang meledak-ledak. Jadi, jika Anda dan calon pasangan Anda benar-benar merencanakan pernikahan, pastikan untuk terlebih dahulu saling bertanya, dan semoga Anda berdua akan mampu meletakkan semua permasalahan di atas meja dan mengklarifikasi segala ketidakpastian yang saat ini masing-masing dari Anda masih miliki. Jika Anda mampu bernegosiasi dan mencapai kata sepakat, maka Anda akan berada di tempat yang terbaik bersama pasangan Anda suatu hari nanti.

  • Sumber: New York Times, Januari 2015

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

15 pertanyaan yang perlu diajukan kepada pasangan sebelum menikah

Apakah kita akan menghargai dan menghormati orangtua masing-masing, dan apakah salah satu dari kita masih memiliki kekhawatiran jika seandainya nanti orangtua terlalu ikut campur dalam rumah tangga kita?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr