Polling: Ibu menyusui di tempat umum. Wajar atau vulgar?

'Ruang' bagi ibu menyusui kini semakin sempit seiring dengan modernisasi. Aktivitas ini dianggap tidak pantas dilakukan di tempat umum. Bagaimanakah seharusnya menurut Anda?

596 views   |   2 shares
  • Saya senang, karena beberapa hari yang lalu, saya menemukan beberapa akun Instagram yang (jujur) membuat saya terkagum-kagum. Bukan, ini bukan Instagram selebriti ganteng, cantik, dan semacamnya. Tapi ini akun Instagram yang di dalamnya penuh dengan foto-foto ibu sedang menyusui anaknya.

  • Banyak pula akun Instagram milik selebriti Indonesia yang di dalamnya memajang foto ketika mereka menyusui anak-anak mereka. Sebut saja, Widi Mulia. Salah satu anggota dari trio vokalis Be3 ini dengan bangga memperlihatkan aktivitas menyusui anak ke-3 nya ketika di tengah momen travelingatau bekerja.

  • Ini bukan dalam rangka saya mempromosikan si empunya akun, tapi ini murni sebuah kekaguman dengan adanya gerakan yang memperjuangkan hak ibu menyusui, di tengah 'suasana' aneh yang tercipta di tengah masyarakat tentang mereka.

  • Di jaman modern seperti sekarang, ibu menyusui itu seolah 'haram' dilakukan di tempat umum. Kenapa saya bisa bilang 'haram'? Karena sekarang, di mal, di bandara dan bahkan rumah sakit, sudah menyediakan ruang khusus ibu menyusui.

  • Saya ingat waktu kecil dulu, saya bisa melihat ibu menyusui anaknya dengan sangat bebas. Entah apa karena saya perempuan, saya melihat pemandangan itu sebagai pemandangan yang wajar.

  • Kini setelah berpuluh tahun kemudian dan dikaruniai anak, saya termasuk ibu yang bersedia berusaha mati-matian soal ASI. 'Mati-matian' itu ya termasuk memberikan anak saya ASI kapanpun dan di manapun. Di dalam rumah, dan terlebih lagi di luar rumah.

  • Semua ibu pasti setuju dengan saya-bahwa anak tidak memiliki waktu yang terpatok kapan ia ingin menyusu dan kapan sedang tidak ingin menyusu.

  • Karena itulah, 'instruksi' tidak langsung yang tercipta di tengah masyarakat kita sekarang-bahwa: "Jika Anda ingin menyusui, segeralah beranjak ke ruang menyusui." Sama sekali tidak masuk akal buat saya.

  • Ketika saya dan bayi saya berada di bandara beberapa bulan lalu, saya harus berjalan jauh dari tempat saya menunggu pesawat, sambil menggendong anak saya yang sudah terlanjur menangis keras karena ingin menyusu.

  • Hmm, dalam hati saya berpikir kenapa ya ibu menyusui harus dihadapkan dengan situasi yang menyulitkan seperti itu?

  • Aturan hukum di Amerika Serikat sudah melindungi ibu menyusui. Bahwa mereka diperkenankan melakukan menyusui di tempat-tempat umum. Tapi walaupun begitu, menyusui di tempat umum masih menjadi hal yang tidak pantas bagi kebanyakan orang. Tidak sedikit dari ibu-ibu menyusui yang akhirnya menerima teguran dari sekelilingnya.

  • Advertisement
  • Bagi saya pribadi, menyusui di tempat umum seharusnya menjadi hak setiap ibu, dan itu adalah hal yang lumrah serta dapat dimaklumi. Karena kita semua lahir dari seorang ibu, dan mereka telah berjuang membesarkan setiap kita dengan tiap tetes air susunya.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Lulus sebagai Sarjana Sastra dan menjabat sebagai Content Manager www.keluarga.com. Wiwin mengawali kariernya di media cetak harian nasional tertua di Indonesia, mengasah kemampuannya sebagai jurnalis mulai dari reporter junior hingga editor senior di beberapa majalah gaya hidup asing dan lokal Indonesia.

Situs: http://wiwinwiw.wordpress.com

Polling: Ibu menyusui di tempat umum. Wajar atau vulgar?

'Ruang' bagi ibu menyusui kini semakin sempit seiring dengan modernisasi. Aktivitas ini dianggap tidak pantas dilakukan di tempat umum. Bagaimanakah seharusnya menurut Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr