Peran orangtua dalam mengatasi tawuran remaja

Peran keluarga terutama orangtua memang sangat penting dalam meredam peningkatan kasus tawuran di kalangan remaja. Bila tidak segera ditanggulangi, bahaya tawuran akan menghancurkan dunia pendidikan dan masa depan anak.

2,010 views   |   7 shares
  • Tawuran selalu menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan di kalangan masyarakat. Tawuran seperti menjadi tradisi turun temurun yang menjangkiti para remaja saat ini. Mengapa tindakan anarkis ini sering dikaitkan dan sering terjadi di kalangan remaja atau pelajar? Itu karena kaum remaja atau anak muda lebih mudah dipengaruhi dan terpancing emosi saat konflik terjadi. Pada usia remaja, memang emosi anak masih labil, pola pikirnya masih belum stabil dan baru mulai mencari jati dirinya. Oleh sebab itu, tugas kitalah sebagai orangtua untuk membantu anak remaja kita dalam mengatur, mengontrol dan menjaga emosinya agar tidak ikut terlibat dalam tawuran yang terjadi.

  • Peran keluarga terutama orangtua memang sangat penting dalam meredam peningkatan kasus tawuran di kalangan remaja. Bila tidak segera ditanggulangi, bahaya tawuran akan menghancurkan dunia pendidikan,merugikan banyak pihak dan dapat menelan banyak korban. Semua pihak yang terkait, berkewajiban mengatasi masalah remaja yang satu ini terutama pihak sekolah, namun peran aktif orangtualah yang harus diutamakan karena di dalam keluarga, anak akan memperoleh pendidikan dasar sebagai landasan pembentuk karakter yang baik sebagai bekalnya bertumbuh dan berinteraksi dengan lingkungannya.

  • Lalu, bagaimana caranya orangtua dapat berperan aktif terkait masalah tawuran yang terjadi pada anak remaja mereka?

  • Selalu jalin komunikasi yang baik dengan anak

  • Komunikasi dua arah antara orangtua dan anak sangat penting. Sesibuk-sibuknya orangtua, kita harus mempunyai waktu untuk bersosialisasi, mengobrol santai, berdiskusi,memberi nasihat, menyampaikan pendapat atau sekedar mendengar seruan atau pengalaman anak yang dialaminya. Dengan begitu anak akan merasa mendapatkan perhatian. Remaja saat ini, kurang terbuka kepada orangtuanya tentang apa yang dirasakannya. Mereka lebih suka berbagi cerita dengan teman sebayanya. Mengapa itu bisa terjadi? Karena terkadang kita sebagai orangtua tidak bisa menempatkan diri sebagai sahabat bagi anak kita. Saat anak mengeluarkan uneg-uneg, dengarkan dan beri masukan yang positif, dengan begitu anak tidak akan menyalurkan sikap yang anarkis.

  • Orangtua bisa dijadikan panutan

  • Orangtua hendaknya menjadi contoh yang baik dalam keluarga. Remaja cenderung akan memberontak saat keadaan keluarga berantakan dan bermasalah. Tunjukkanlah sikap, tutur kata dan perilaku yang sepantasnya. Orangtua yang baik akan menurunkan teladan yang baik pula terhadap perkembangan anak. Dengan begitu, anak remaja kita tidak akan mudah terpengaruh untuk melakukan tawuran.

  • Advertisement
  • Orangtua harus bisa menghargai orang lain atau anggota keluarga yang lain

  • Setiap orangtua harus bisa menunjukkan rasa saling menghormati dan menghargai di dalam keluarga dan lingkungan. Tanpa kita sadari, anak akan bersikap seperti apa yang ia lihat dan alami. Jangan bertengkar dengan pasangan kita apalagi sampai terjadi kekerasan. Itu akan berdampak buruk bagi mental anak dan kemungkinan anak akan melakukan hal yang sama kepada teman atau orang yang dianggapnya musuh.

  • Bekali anak dengan pendekatan agama yang benar

  • Membekali anak dengan pengajaran agama yang benar sesuai keyakinan masing-masing akan membentuk kepribadian anak. Semua agama tentu mengajarkan norma-norma kebaikan yang mengarah pada kedamaian bersama. Pembentukan perkembangan spritual yang matang pada anak akan berpengaruh pada sikap anak untuk bertindak secara tepat. Salah satunya, tidak ikut terlibat dalam aksi tawuran yang dilakukan anak-anak lainnya.

  • Melakukan pengawasan

  • Pengawasan ketat orangtua bukan karena over protektif. Tidak ada salahnya, orangtua melakukan pengawasan atau memantau keberadaan anak saat jam pelajaran telah usai. Anda bisa memastikan anak berada dalam lingkungan yang aman.

  • Bertindaklah cepat, jangan sampai anak kita menjadi salah satu pelaku atau korban dari aksi tawuran remaja.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Peran orangtua dalam mengatasi tawuran remaja

Peran keluarga terutama orangtua memang sangat penting dalam meredam peningkatan kasus tawuran di kalangan remaja. Bila tidak segera ditanggulangi, bahaya tawuran akan menghancurkan dunia pendidikan dan masa depan anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr