6 hal yang harus diingat setiap berdebat dengan pasangan

Jangan pernah membawa kejadian masa lalu yang dapat membuka kembali luka lama, terutama jika masalah tersebut sudah bisa diselesaikan. Berusahalah mengampuni kesalahan masing-masing dan lanjutkan kehidupan Anda.

1,802 views   |   20 shares
  • Ketika perdebatan muncul dalam pernikahan tanpa disadari kita kerap mengucapkan kalimat-kalimat "merusak" yang dapat melukai perasaan pasangan. Hal ini pula yang pernah saya alami dalam rumah tangga saya. Berdebat secara wajar sah-sah saja, itu artinya hubungan pernikahan kita sehat. Akan tetapi, jika perdebatan sudah mengarah ke hal-hal yang negatif dan sebelum segala sesuatunya makin keruh, berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya.

  • 1. Menjauhlah sejenak

  • Ketika perdebatan semakin memanas cobalah sejenak untuk menjauhkan diri dari percakapan-percakapan yang dapat memperkeruh suasana. Beri tahu pasangan Anda bahwa Anda sangat membutuhkan waktu untuk menenangkan diri. Cobalah berjalan-jalan di sekitar rumah, olahraga lari di sekitar taman kota atau kegaiatan apa pun yang Anda perlukan agar bisa menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah. Ketika Anda sudah merasa siap untuk kembali memulai percakapan, segeralah pulang ke rumah dan selesaikan masalah yang sedang terjadi secara dewasa.

  • 2. Jangan mengungkit-ungkit kejadian masa lalu

  • Jangan pernah membawa kejadian masa lalu yang dapat membuka kembali luka lama, terutama jika masalah tersebut sudah bisa diselesaikan. Berusahalah mengampuni kesalahan masing-masing dan lanjutkan kehidupan Anda. Fokuslah pada keadaan saat ini dan berhati-hatilah dengan kata-kata yang akan Anda ucapkan.

  • 3. Berhentilah berbicara dan dengarkan

  • Ketika sedang marah seringkali kita tidak ingin mendengar apa yang pasangan kita sedang bicarakan, kita justru kerap menyela dan berbicara kepadanya untuk menegaskan maksud dan tujuan kita. Tentu saja cara demikian tidak akan efektif untuk memadamkan api yang sedang membara, padahal mendengarkan apa yang pasangan kita sedang bicarakan adalah penting agar kita memahami maksud dan tujuannya dengan jelas. Oleh sebab itu, dengarkan baik-baik pasangan Anda dan cobalah untuk memahami apa yang sedang ia berusaha sampaikan. Setelah pasangan Anda selesai berbicara, ekspresikan diri Anda dengan cara yang tenang dan cobalah koreksi dengan sabar hal-hal apa saja yang menurut Anda salah.

  • 4. Jangan mengeraskan hati

  • Di dalam setiap perdebatan jarang ada yang mau mengalah, hal ini disebabkan masing-masing pihak berusaha mempertahankan argumennya dan merasa dirinya yang paling benar. Namun, di dalam kehidupan pernikahan hal ini tidak boleh terjadi. Anda berdua adalah rekan yang membutuhkan kesepahaman pola pikir agar mampu menjalani kehidupan pernikahan dengan bahagia. Karenanya, ketika terjadi perdebatan Anda berdua diharapkan untuk sama-sama tidak mengeraskan hati, setiap persoalan pasti bisa diselesaiakan, dengan catatan Anda berdua bersedia menyelesaikannya melalui musyawarah.

  • Advertisement
  • 5. Jangan pernah melakukan kekerasan fisik

  • Perdebatan yang sedang dialami pastinya sangat menguras tenaga, pikiran serta emosi. Namun, sebagai seorang pria kadang kita tidak mampu mengendalikan emosi dan mungkin ingin menunjukkan ketegasan dengan cara memukul. Tentu saja hal ini tidak boleh dilakukan. Seberapa pun jengkelnya kita terhadap pasangan, tetapi melakukan kekerasan fisik kepadanya sama sekali tidak dibenarkan. Pasangan hidup kita bukanlah obyek untuk disakiti. Cara-cara penyelesaian masalah yang lebih humanis dan secara kekeluargaan masih bisa kita tempuh agar jangan sampai pasangan kita justru makin terluka perasaannya.

  • 6. Gunakan bahasa yang baik

  • Intonasi yang tinggi dalam perdebatan makin membuat suasana tegang, jika sudah demikian mustahil kita mampu menemukan solusi untuk mengatasi masalah. Maka dari itu, gunakanlah bahasa yang baik dan juga sebisa mungkin hindari mengucapkan kata-kata kasar atau sumpah serapah.

  • Ada banyak perkara dalam rumah tangga bisa menjadi penyebab perdebatan antara suami dan istri. Melalui perkara-perkara tersebut, jika masing-masing pihak mampu melihatnya dengan sudut pandang positif, sebetulnya mampu membuat kehidupan rumah tangga menjadi lebih matang. Tidak ada perkara yang tidak bisa diselesaikan. Jadilah rendah hati dan tetaplah mengasihi pasangan agar rumah tangga tetap bahagia hingga kapan pun.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

6 hal yang harus diingat setiap berdebat dengan pasangan

Jangan pernah membawa kejadian masa lalu yang dapat membuka kembali luka lama, terutama jika masalah tersebut sudah bisa diselesaikan. Berusahalah mengampuni kesalahan masing-masing dan lanjutkan kehidupan Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr