Imunisasi dasar bayi Anda terlewat? Ayo kejar segera!

Imunisasi dasar diberikan untuk membentuk kekebalan perdana bayi terhadap berbagai penyakit. Adakalanya, Anda melewatkan jadwal imunisasi si Kecil. Imunisasi dasar yang terlewat dapat Anda kejar segera, ikuti pedomannya berikut ini!

621 views   |   3 shares
  • Memiliki kekebalan terhadap berbagai penyakit adalah hal yang setiap orang tua persiapkan bagi kesehatan buah hatinya. Adakalanya karena berbagai alasan, Anda melewatkan jadwal imunisasi si Kecil. Mungkin kala itu kondisi si Kecil sedang tidak fit atau vaksin yang diperlukan mendadak tidak tersedia dan Anda tidak berkesempatan untuk mencarinya di tempat lain. Tak perlu ragu atau bingung, imunisasi dasar yang terlewat dapat Anda kejar segera. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan saat berencana melakukan upaya kejar imunisasi.

  • 1. Cek waktu keterlambatan Ada dua masa imunisasi yang akan dilewati oleh bayi dan balita. Pertama, imunisasi dasar, yang diberikan saat bayi baru lahir hingga usia 1 tahun. Selanjutnya, saat usia 1-4 tahun ada masa imunisasi ulangan. Imunisasi dasar bertujuan untuk memberikan kekebalan perdana kepada bayi dan imunisasi ulangan diperlukan untuk mengoptimalkan kekebalan untuk mencapai tingkat proteksi terbaik. Saat anak Anda berada dalam masa imunisasi dasar, pengejaran biasanya dapat segera dilakukan dengan memperhatikan selang waktu antar pemberian imunisasi. Ada pula beberapa vaksin yang dapat diberikan kapan saka tanpa melihat waktu keterlambatan. Informasi lebih detail dapat Anda tanyakan pada dokter anak, bidan, atau tenaga kesehatan sesuai pedoman yang dikeluarkan instansi resmi seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

  • 2. Perlunya tes pendahuluan Beberapa vaksin yang dikejar mensyaratkan adanya pemeriksaan pendahuluan. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk memastikan efektivitas vaksin dengan mengecek tingkat kekebalan alami tubuh terhadap vaksin tersebut. Salah satu contoh adalah kejar vaksin BCG yang diberikan pada bayi di atas 3 bulan, memerlukan tes Mantoux atau uji tuberkulin terlebih dahulu.

  • 3. Kondisi khusus sebelum vaksin Adakalanya anak Anda terserang sebuah penyakit yang belum diberikan vaksinnya. Banyak orang berpendapat bahwa jika sudah pernah terkena penyakit tersebut, maka vaksin tidak diperlukan lagi. Nyatanya, kekebalan alami yang diproduksi oleh tubuh tidaklah cukup. Diperlukan tambahan kekebalan yang diberikan dari luar, melalui vaksin dalam program imunisasi. Oleh karena itu, tetaplah kejar imunisasi, meski anak sudah terlanjur terkena penyakit tersebut.

  • 4. Lakukan persiapan matang Rencanakan imunisasi si Kecil dengan tenaga kesehatan seperti dokter anak, bidan, atau pusat vaksinasi dengan sebaik mungkin. Simpanlah jadwal imunisasi dan catat imunisasi yang telah dijalani dalam buku kontrol atau catatan kesehatan. Dokumen rekaman imunisasi ini sangatlah penting karena Anda akan membutuhkannya sebagai kelengkapan dokumen dalam beberapa situasi seperti mengurus visa dan pendaftaran sekolah. Dokumen yang tercatat rapi juga akan memudahkan Anda untuk menelusuri perkembangan kesehatan si Kecil di masa mendatang. Jagalah kondisi si Kecil selalu fit menjelang pemberian vaksin agar imunisasi berjalan lancar. Kondisi anak yang fit juga akan meminimalkan munculnya efek samping pasca imunisasi, seperti demam dan mudahnya jaringan kulit (bekas suntikan) mengalami pembengkakan. Anda pun perlu menyediakan obat atau penanganan medis untuk menghadapi efek samping yang muncul pasca imunisasi ini, seperti obat demam dan salep pengurang bengkak pada kulit.

  • Advertisement
  • Terpenuhinya kebutuhan kekebalan penyakit buah hati tersayang, tentunya akan membuat Anda tenang menjalani hari-hari ke depan. Kesehatan memang harta tak ternilai, tak terkecuali bagi bayi dan balita yang menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya.

  • Setelah melalui masa balita pun, anak tetap perlu mendapatkan imunisasi pada masa usia sekolah dan remaja. Dengan membuat awal yang baik bagi kesehatan anak melalui disiplin imunisasi, Anda telah membangun fondasi yang kuat bagi kesehatan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Imunisasi dasar bayi Anda terlewat? Ayo kejar segera!

Imunisasi dasar diberikan untuk membentuk kekebalan perdana bayi terhadap berbagai penyakit. Adakalanya, Anda melewatkan jadwal imunisasi si Kecil. Imunisasi dasar yang terlewat dapat Anda kejar segera, ikuti pedomannya berikut ini!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr