5 hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindarkan anak dari kecanduan televisi

Menonton televisi atau bermain game tidak selalu berdampak negatif, ada pula dampak positifnya. Tetapi jika dilakukan hingga berjam-jam, itu tandanya anak sudah kecanduan, lho.

519 views   |   4 shares
  • Di zaman modern sekarang ini, sudah jarang kita melihat anak-anak yang bermain kelereng, lompat tali, atau petak umpet di lingkungan tempat tinggal kita. Selain karena kurangnya sarana tempat bermain, penyebab lain adalah karena anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Anak-anak dapat menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi atau bermain game di komputer, dan lain-lain.

  • Menonton televisi atau bermain game tidak selalu berdampak negatif, ada pula dampak positifnya. Tetapi jika dilakukan hingga berjam-jam, anak dapat kecanduan. Akibat dari kecanduan ini, anak lupa untuk makan, lupa untuk belajar, lupa untuk bermain di luar, dan emosi anak akan berubah.

  • Jika kita lihat hal ini tidak sepenuhnya karena kesalahan si anak itu sendiri. Tanpa kita sadari, kita sebagai orang tua memegang peranan penting dalam proses perkembangan tingkah laku anak kita. Jika kita tidak ingin anak kita terus menerus menonton televisi, mengapa kita membiarkan mereka menonton hingga berjam-jam? Ketika kita tidak ingin anak kita terus menerus bermain game, mengapa kita membelikan alat-alat permainan lengkap untuk anak-anak kita?

  • Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah anak-anak kecanduan menonton televisi atau bermain game.

  • 1. Aturlah waktu

  • Buatlah jadwal teratur untuk anak-anak kita dari mereka bangun tidur di pagi hari sampai mereka tidur di malam hari. Berikan waktu bagi mereka untuk bermain. Anak-anak juga butuh bermain. Tetapi tetapkan waktu yang tepat. Tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit. Ada waktu untuk sekolah, ada waktu untuk belajar di rumah, ada waktu untuk makan, dan ada waktu untuk bermain, serta waktu untuk beristirahat.

  • Anak laki-laki kami yang paling besar telah kami buatkan jadwal harian. Satu atau dua hari dia menjalankan dengan baik setiap jadwal yang kami tuliskan. Pada hari ketiga dan seterusnya, dia mulai melanggar beberapa jam yang ada di jadwal. Jika kita sebagai orang tua tidak peduli akan hal ini, maka anak kita tanpa rasa bersalah akan terus melanggar jadwalnya. Kita harus tegas, jika anak kita mulai melanggar, kita harus ingatkan kembali. Agar anak tidak bosan, kita dapat memberikan pengecualian misalnya pada hari libur atau akhir pekan.

  • 2. Jangan menaruh televisi atau komputer di kamar tidur

  • Kamar tidur adalah tempat untuk tidur. Bukan tempat untuk menonton televisi, bukan tempat untuk bermain komputer, bukan tempat untuk bekerja, bukan tempat untuk makan. Kamar tidur adalah tempat untuk beristirahat dari kelelahan kita sehari-hari setelah melakukan kegiatan. Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang paling nyaman untuk tidur, bukan tempat yang paling nyaman untuk menonton televisi atau bermain game. Karena merasa nyaman, anak dapat menonton lebih lama dan bermain lebih lama di dalam kamar.

  • Advertisement
  • 3. Anda tidak perlu melengkapi alat permainan anak Anda dengan bermacam-macam aksesori

  • Jika kita ingin anak kita gembira dengan alat-alat permainan yang mereka miliki, belilah secukupnya. Tidak perlu membeli semua alat pendamping yang tersedia di toko. Selain itu merupakan pemborosan, itu juga dapat merugikan anak-anak kita. Jangan mengunduh permainan terlalu banyak pada perangkat elektronik yang Anda miliki di rumah. Unduhlah permainan yang bersifat edukatif dan sesuai dengan usia anak-anak Anda.

  • 4. Biasakan membaca bersama anak-anak kita

  • Daripada menonton televisi atau bermain game berjam-jam, lebih baik biasakan anak-anak kita untuk membaca. Belikan buku-buku yang mereka inginkan. Pilihlah buku-buku yang baik. Jika anak dibiasakan membaca dari kecil, mereka akan dapat memiliki kepercayaan diri yang lebih besar, mendapatkan nilai yang lebih baik di sekolah, dan beberapa keuntungan lainnya.

  • Berilah contoh teladan kepada anak-anak kita dengan membaca. Mereka akan senang membaca jika ayah dan ibu mereka juga senang membaca. Jika ayah atau ibu mereka senang bermain game, maka mereka juga akan senang bermain game.

  • 5. Ajaklah anak-anak beraktivitas di luar ruangan

  • Jika cuaca cerah ajaklah anak-anak berjalan-jalan di sekeliling tempat tinggal Anda. Beraktivitas di luar tidak harus mahal. Dengan bersepeda di kompleks perumahan Anda, itu sudah cukup mengalihkan perhatian anak-anak Anda dari menonton televisi dan bermain game. Ajaklah mereka berbalanja di pasar, mengunjungi saudara atau teman-teman, atau berolahraga.

  • Setiap anak memiliki kesenangannya masing-masing. Ada anak-anak yang senang membaca, ada anak-anak yang senang berolahraga, ada juga anak-anak yang senang membantu ayah atau ibunya. Lihatlah ke dalam diri anak-anak Anda, dan sesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Baca, hidupkan, bagikan!

Indah Wajarsari is an Indonesian native and mother of two.

5 hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindarkan anak dari kecanduan televisi

Menonton televisi atau bermain game tidak selalu berdampak negatif, ada pula dampak positifnya. Tetapi jika dilakukan hingga berjam-jam, itu tandanya anak sudah kecanduan, lho.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr