Melemparkan pengasuhan anak kepada orang lain? Ini yang terjadi!

Di zaman sekarang ini, sangat banyak pasangan suami istri yang memilih bekerja dengan berbagai alasan. Masalah pengasuhan anak pun diserahkan kepada keluarga atau kepada seorang pengasuh.

972 views   |   15 shares
  • Di zaman sekarang banyak pasangan suami istri yang memilih bekerja dengan berbagai alasan. Pada akhirnya, masalah pengasuhan anak pun diserahkan kepada keluarga atau pengasuh. Tentu tidak salah jika terpaksa harus menitipkan anak di bawah pengasuhan orang terpercaya. Tetapi tahukan kita sebagai orang tua, mendampingi atau mengasuh anak secara langsung sangat beda dirasakan oleh anak, ketimbang diasuh dengan orang lain yang bukan orang tuanya.

  • Lalu apa yang akan terjadi? Simak dampak negatif yang akan terjadi, baik pada anak maupun Anda sebagai orang tuanya.

  • Anda kurang memahami mereka

  • Jangan heran jika nantinya Anda menyadari Anda tidak mengenal kepribadian anak Anda secara dalam. Banyak orang tua yang tidak mengetahui hal ini, cenderung sering menyalahkan anaknya. Baik karena cara berbicara anak yang mungkin tidak sesuai dengan kebiasan orang tua, pola hidup sehari-harinya yang mungkin tidak sehat, perilakunya dan sebagainya. Jangan menuntut anak Anda menjadi sosok yang Anda inginkan, jika Anda sendiri tidak ada bersamanya dan berperan dalam proses pembentukan kepribadian atau karakter mereka.

  • Kurang memiliki kedekatan emosional pada anak Anda sendiri

  • Ini adalah salah satu kemungkinan terbesar yang dapat terjadi ketika Anda tidak mengasuh anak Anda secara langsung. Kedekatan secara emosional pada anak hanya dapat terbangun jika anak bisa merasa sangat dekat dengan Anda, terbuka dalam segala hal pada Anda, merasa nyaman dan aman bersama Anda, dan menganggap Anda adalah sosok panutan dalam hidupnya. Semuanya bisa terjadi ketika Anda terus berada di sampingnya dan membimbingnya, berada kapanpun ia membutuhkan Anda.

  • Anak dapat tumbuh dengan kondisi mental yang tidak stabil dan tidak bahagia

  • Kasih sayang dari orang tua berbeda dari kasih sayang dari orang lain. Anak yang tidak diasuh orang tuanya dapat tumbuh dengan kondisi mental yang tidak stabil. Artinya, mereka cenderung labil, mudah marah dan sensitif. Hal ini terjadi karena mereka membutuhkan perhatian dan kasih sayang secara langsung dari orang tua mereka. Banyak contoh kasus di luar sana, bahwa anak yang tidak mendapatkan perhatian secara emosional dari orang tuanya cenderung tertutup, memiliki trauma dan suka mencari kesenangan atau perhatian dari orang lain sebagai pelarian atau pengalihan pikiran. Jangan salah persepsi, bahwa Anda mencari uang untuk kebahagian anak dan menganggap bahwa uang yang Anda berikan pada anak dapat membuatnya bahagia.

  • Anak bisa saja tidak menganggap keberadaan Anda

  • Advertisement
  • Jangan kecewa jika nantinya, anak Anda lebih membutuhkan orang yang mengasuhnya ketimbang Anda orang tuanya. Kelak anak bisa saja menganggap bahwa Anda orang tuanya hanyalah status belaka, tidak memiliki arti spesial baginya.

  • Saya pernah membaca postingan dari salah satu teman saya di media sosial yang memosting sebuah kisah perbincangan ibu dan anak.

  • Anak : Mama, apakah kamu akan menitipkan uang dan perhiasaan berhargamu kepada pembantu?

  • Ibu : Tentu tidak sayang, mama tidak percaya pada mereka semua

  • Anak : Lalu mengapa kamu menitipkan saya kepada pembantu ma?

  • Membaca hal ini, saya sangat menyayangkan masih banyak pengasuhan pada anak kepada pengasuh masih banyak terjadi pada banyak keluarga di luar sana. Sekecil itulah harga seorang anak sehingga kita rela menukar waktu kita untuk mengasuhnya dan mengamati setiap pertumbuhannya? Hanya demi mencari kebutuhan materi belaka? Padahal, bukankah anak adalah harta yang paling berharga dan tidak seharusnya kita titipkan kepada orang lain bukan?

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Melemparkan pengasuhan anak kepada orang lain? Ini yang terjadi!

Di zaman sekarang ini, sangat banyak pasangan suami istri yang memilih bekerja dengan berbagai alasan. Masalah pengasuhan anak pun diserahkan kepada keluarga atau kepada seorang pengasuh.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr