Anak susah tidur? Mungkin Anda melewatkan 8 hal ini

Karena aktivitas tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk perkembangan anak, maka Anda harus bisa mengatasi keadaan anak saat mengalami gangguan susah tidur atau insomnia. 8 cara berikut mungkin dapat membantu Anda.

508 views   |   3 shares
  • Insomnia atau gangguan susah tidur, gangguan untuk memulai tidur atau ketidakmampuan memiliki kualitas tidur normal, dapat menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Penyebab atau pemicu insomnia yang terjadi pada anak disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor lingkungan, faktor kesehatan dan faktor usia.

  • Bila anak sudah dapat berbicara, Anda dapat mendapatkan penjelasan dari anak mengapa ia sulit untuk tidur. Namun bila anak masih bayi, sebagai orangtua Anda harus lebih memerhatikan kondisi anak saat gejala insomnia itu muncul. Anda bisa mengamati apakah pola tidurnya teratur, apakah anak sering terbangun di malam hari, apakah anak terlihat gelisah menjelang waktu tidur? Cari tahu sebabnya agar Anda dapat mencari solusinya.

  • Karena aktivitas tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk perkembangan anak, maka Anda harus bisa mengatasi keadaan anak saat mengalami gangguan susah tidur atau insomnia. 8 cara berikut mungkin dapat membantu Anda.

  • 1. Ciptakan kebiasaan yang menyenangkan sebelum tidur

  • Sebelum anak tidur, berinteraksilah dengannya. Lakukan kegiatan yang menyenangkan untuk membantu anak menyiapkan diri menjelang tidurnya. Anda bisa melakukannya setiap kali anak akan tidur seperti membacakan cerita/dongeng, memeluk sambil menyanyikan lagu kesukaan anak atau sekedar mengobrol hal-hal yang menyenangkan.

  • 2. Buat keadaan lingkungan kamar yang nyaman saat anak tidur

  • Bila keadaan lingkungan kamar nyaman tentu anak akan merasa nyaman juga saat tidur. Tempat tidur yang bersih, piyama yang sesuai, suhu ruangan yang sejuk, pencahayaan yang cukup, suasana yang senyap, tidak berisik dan ventilasi udara yang memadai akan membuat anak lebih mudah tertidur dan jauh dari insomnia.

  • 3. Atur pola tidur anak

  • Biasakan pola tidur yang benar pada anak. Mengatur pola atau jadwal tidur anak yang konsisten akan membantu masalah insomnia itu terjadi. Usahakan anak tidur dan bangun sesuai jam yang telah disepakati bersama untuk membiasakan anak tidur dan bangun tidur tepat waktu.

  • 4. Batasi aktivitas bermain game atau nonton TV

  • Disarankan untuk tidak memberikan fasilitas tv di dalam kamar anak. Ini memicu anak ketergantungan menonton tv saat waktu tidur tiba. Batasi aktivitas anak menjelang waktu tidur seperti bermain game, bermain handphone, nonton tv atau membaca. Aktivitas ini seringkali membuat anak asik sendiri hingga lupa waktu tidur. Anda harus tegas untuk memastikan anak menghentikan semua aktivitas tersebut agar waktu tidur anak tidak terganggu.

  • Advertisement
  • 5. Hindari kafein

  • Ternyata makanan dan minuman yang mengandung kafein bisa mengganggu kualitas tidur anak. Beri penjelasan kepada anak untuk menghindari makanan dan minuman berkafein beberapa jam menjelang tidur. Coklat, kopi, keju, softdrink sebaiknya dihindari dulu.

  • 6. Jangan biarkan anak tidur dalam kondisi lapar

  • Dalam keadaan lapar anak akan sulit tidur. Bila lapar salah satu penyebabnya, Anda sebagai orangtua harus memerhatikan juga waktu makan anak.

  • 7. Buat anak bahagia

  • Tentu saja saat anak bahagia, pikiran dan jiwanya tidak ada beban. Bila itu terjadi, anak akan lebih mudah terlelap. Jangan membuat anak merasa tertekan, takut, sedih dan stres. Anak akan merasa bahagia saat Anda menemaninya sebelum ia tidur. Anda bisa juga memberikan boneka, bantal atau benda kesayangannya untuk menjadi teman tidurnya.Tujuannya hanya untuk membuat anak merasa nyaman.

  • 8. Periksa kondisi kesehatan anak

  • Dalam keadaan sakit atau kesehatannya sedang terganggu, anak akan kesulitan untuk tidur. Walaupun mungkin tubuhnya lelah dan matanya sudah sangat ingin terpejam tetapi rasa sakit itu pasti mengganggu. Bukan hanya sulit tidur bahkan rasa sakit itu terkadang membuat anak rewel dan sering menangis. Bila Anda tidak bisa mengindikasi penyakit yang sedang anak Anda alami, sebaiknya segera bawa anak Anda ke dokter.

  • Pastikan anak Anda mendapatkan kualitas dan kuantitas tidur yang tepat setiap harinya. Masalah kurang tidur pada anak akan menurunkan konsentrasi dan kecerdasan anak. Jangan biarkan gangguan tidur menghambat perkembangannya.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Anak susah tidur? Mungkin Anda melewatkan 8 hal ini

Karena aktivitas tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk perkembangan anak, maka Anda harus bisa mengatasi keadaan anak saat mengalami gangguan susah tidur atau insomnia. 8 cara berikut mungkin dapat membantu Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr