Mesin Pencuci Piring, Headsets dan Busa

Saya adalah orang Amerika abad ke-21. Alat-alat teknologi terkini adalah bagian dari budaya kami.

504 views   |   shares
  • Saya adalah orang Amerika abad ke-21. Alat-alat teknologi terkini adalah bagian dari budaya kami. Sementara semua ini mengisi setiap detik dari jadwal keluarga yang sibuk serta menyediakan hiburan tanpa meninggalkan rumah Anda, ada sedikit keraguan bahwa interaksi secara perorangan telah berkurang. Bahkan dengan gelar “Ratu”, yang dengan penuh kasih disematkan keluarga saya, saya menyadari bahwa sementara kami mengalami kemajuan yang pesat, kami juga meninggalkan sesuatu yang berharga di masa lalu.

  • Ketika saya masih kecil, kami tidak memiliki mesin pencuci piring otomatis. Saya ingat sering berbincang dengan nenek saya yang dari Italia, dengan sarung tangan karet kuning cerah. Dengan celemek yang kebesaran, saya mengeringkan cucian yang tampaknya seperti gunungan kuali, panci, dan alat makan dari perak setiap minggu. Saya tidak pernah mengeluh, tugas itu memberikan kami kesempatan untuk menjadi akrab sebagai keluarga. Perbincangan kami dibumbui dengan pertanyaannya mengenai temah saya, nilai-nilai pelajaran saya, dan musik namun tidak pernah dengan rasa curiga atau kritikan. Dia mengucapkan kata-kata yang ditenun dengan kasih, dan minatnya pada dunia saya yang waktu itu masih berumur sembilan adalah tulus.

  • Selama bertahun-tahun, pembicaraan kami berubah menjadi impian anak kuliah, pekerjaan seni saya, dan bintang film favorit. Sewaktu beliau dengan lembut menanyai saya, saya belajar banyak mengenai beliau. Kenangan berharga itu terukir di hati saya, khususnya setelah nenek saya wafat.

  • Puluhan tahun kemudian, saya membesarkan empat anak saya sendiri. Saya melihat bagaimana kenyamanan moderen kita dapat memberkati kita namun juga dapat mencuri kebersamaan kita, jika kita tidak berhati-hati. Sementara saya tidak berkeinginan untuk mengabaikan peralatan dan perangkat elektronik yang saya cintai, berikut adalah beberapa pemikiran yang mungkin dapat membantu.

  • Lepaskan

  • Lepaskan steker pada musik, telepon selular, atau perangkat lainnya. Orang tua dan anak perlu memiliki batasan waktu yang bijaksana., khususnya ketika mengemudi bersama dari satu tempat ke tempat lainnya. Jangan pernah mengizinkan pemakaian perangkat elektronik saat makan bersama.

  • Ajukan pertanyaan yang tulus

  • Pembicaraan yang terbaik dimulai dengan pertanyaan yang positif. Bagaimana harimu? Bagaimana ujian tadi? Apakah kita bisa menonton film bersama akhir pekan ini?

  • Makan malam bersama di meja

  • Jadikan waktu makan bersama keluarga prioritas utama di malam hari, ini adalah kesempatan emas. Percakapan yang baik dapat muncul bahkan di waktu makan yang biasa atau pesta.

  • Advertisement
  • Jangan biarkan anggota keluarga Anda mengabaikan tugas dapur

  • Membagikan tugas membangun kerja sama, juga berbagi dan menyelesaikannya mengizinkan setiap orang untuk mempersiapkan hari esok dan menyediakan waktu santai. Anak yang lebih kecil dapat membantu dengan mengatur dan membersihkan meja.

  • Tetapkan jam malam untuk penggunaan alat elektronik

  • Satu waktu untuk malam hari sekolah dan waktu yang berbeda untuk akhir pekan. Pola tidur akan terganggu jika perangkat elektronik tidak dimatikan pada malam hari.

  • Membaca bersama

  • Pilihlah satu buku yang cocok untuk seluruh anggota keluarga dan bacalah dengan suara. Bahkan jika hanya 15 menit tiap malam akan membuat perbedaan. Pengganti TV yang sempurna di waktu malam.

  • Dalam sepuluh tahun terakhir, penelitian menyatakan bahwa interaksi dalam keluarga yang direncanakan akan memperkuat keluarga, mengajarkan sopan santun dan cara bersosialisasi kepada anak-anak, membangun hubungan yang langgeng, dan menjauhkan keluarga kita dari depresi, kesendirian, kecanduan obat terlarang, dan geng.

  • Membentengi hubungan keluarga yang bertahan lama. Hubungan keluarga yang erat berasal dari komunikasi tradisionil dan percakapan intim, bukannya dari salam yang dangkal dan pembicaraan basa-basi. Semua itu memerlukan kerja keras, kesabaran, disiplin, dan kreativitas.

  • Namun hasilnya – keluarga yang lebih akrab, sehat, dan bahagia – bukankah itu merupakan usaha yang sepadan dengan hasilnya.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandi Pagalla dari artikel asli "Dishwashers, headsets and suds" karya Shannon Smurthwaite.

Bantu kami menyebarkan

Shannon M. Smurthwaite is a Southern California native. She is the author of Mormon Mama Italian Cookbook. Contact her: www.myitalianmama.com, shannonisitalian@gmail.com

Mesin Pencuci Piring, Headsets dan Busa

Saya adalah orang Amerika abad ke-21. Alat-alat teknologi terkini adalah bagian dari budaya kami.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr