Polling: Menjalin hubungan dengan pria yang jauh lebih muda. Menurut Anda?

902 views   |   8 shares
  • Cinta bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Juga pada pria yang usianya lebih muda. Mungkinkah hubungan berjalan dengan baik? Apa saja yang sebaiknya dilakukan jika kita mengalami hal ini?

  • Cinta, dan rasa suka, tidak melulu bisa dikendalikan dengan logis. Sebab kadang, muncul di waktu dan pada orang yang tak bisa ditebak. Bisa begitu saja muncul, dan di luar kontrol. Kita bisa saja jatuh cinta dengan orang yang berasal dari strata pendidikan yang timpang, atau status sosial yang berbeda, hingga kepada pria yang usianya jauh lebih muda.

  • Kedengarannya romantis. Namun, jika hubungan itu tak disertai rasa tanggung jawab untuk menyesuaikan diri, bisa pula berujung pada perpisahan. Perbedaan usia memang mengartikan banyak hal. Perlu banyak penyesuaian. Kedua belah pihak harus saling membuka diri.

  • Menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda tentu ada tantangan tersendiri. Bisa jadi, dari segi ekonomi, dia sudah mapan dan berkeinginan untuk menjalin hubungan yang serius ke pernikahan. Namun, Anda perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan menikah dengan pria berusia lebih muda dan masalah yang mungkin dihadapi.

  • Menurut psikolog Monty Satiadarma, usia lebih muda terkadang memiliki kecenderungan kurang matang, terkesan lebih kekanak-kanakan dan minta perhatian, tapi banyak juga yang usianya lebih muda justru bersikap lebih dewasa daripada yang usianya lebih tua.

  • Akan menjadi lebih baik jika Anda tidak terlalu memerhatikan kesenjangan usia, melainkan lebih memerhatikan kebutuhan satu sama lain dan keinginan untuk saling mendukung, menunjang, dan mengisi kebutuhan masing-masing pihak. Belum tentu hal ini berlangsung lancar. Adakalanya terjadi konflik, benturan, kekurangselarasan, tetapi hindari alasan kesenjangan usia ketika langkah bersama telah berlangsung.

  • Memang benar, secara rasional yang lebih tua bisa berperan sebagai pengayom bagi yang lebih muda. Namun, adakalanya yang lebih muda justru mengayomi yang lebih tua. Jadi, jangan cemas dengan masalah yang akan dihadapi karena masalah akan selalu ada, walau tanpa kesenjangan usia. Amat penting untuk senantiasa siap menghadapi masalah dalam memberikan dukungan kepada pasangan hidup.

  • Karena itu, untuk menjalaninya, harus banyak pertimbangan. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan wanita sebelum menjalin asmara dengan dia yang lebih muda:

  • Gairah Tinggi

  • Pria berada di puncak gairah seksual saat mereka berusia 20-an tahun. Hormon testosteron mereka meningkat tajam. Mereka juga lebih bersemangat mencoba hal-hal baru. Siapkan diri jika kekasih berada dalam rentang usia itu. Jangan matikan gairah mereka.

  • Advertisement
  • Pola Kencan

  • Makan malam berdua ditemani nyala lilin cantik memang romantis. Tetapi pria muda lebih menyukai kencan-kencan yang menyenangkan. Jangan kaget jika mereka minta ditemani menonton konser musik atau berolahraga di taman. Positifnya, semangat mereka akan membangkitkan kembali jiwa muda wanita.

  • Gaya Hidup Berbeda

  • Pahamilah, anak muda lebih suka berkumpul dengan kelompoknya. Jadi, wanita harus memaklumi jika pria muda lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya daripada berkencan. Tak perlu juga cemburu berlebihan terhadap teman wanitanya.

  • Ketrampilan Komunikasi

  • Sebaliknya, wanita tak harus melawan pasangan brondong-nya dengan pamer kemesraan bersama lelaki yang seusia. Mereka akan lebih mudah terbakar api cemburu. Hadapi konflik dengan tenang dan dewasa, itu yang mereka inginkan. Kuncinya: ketrampilan berkomunikasi.

  • Komitmen

  • Meski sudah sama-sama merasa cocok, pria muda belum tentu berani berkomitmen. Robi Ludwig, seorang psikoterapis menyebutkan, pria muda belum siap mendapatkan tekanan dan tanggung jawab. Mereka belum matang secara emosional.

  • Bagi mereka, pernikahan merenggut kebebasan. Menghadapi hal ini, yang bisa dilakukan seorang wanita hanya bersabar. Penting juga mengasah kedewasaan pasangan dengan menempatkan mereka sebagai penanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

  • Tuntutan Biologis

  • Wanita punya 'masa kadaluarsa'. Jika harus hamil di atas usia 40 tahun, meski tak mustahil, rawan bagi kesehatan rahim dan janin. Ini akan menjadi masalah jika pasangan belum merasa cukup matang untuk memiliki anak.Tak ada cara lain selain mencoba membuat mereka paham bahwa wanita punya keterbatasan dalam hal biologis. Toh, jika nanti sudah menjadi ayah, secara naluriah pria akan lebih bertanggung jawab.

  • Masalah Karier

  • Kesuksesan wanita juga bisa jadi hambatan dalam berhubungan. Pria muda akan merasa terintimidasi jika pasangannya memiliki karier yang lebih mapan. Masalah akan semakin pelik jika akhirnya pria merasa tak berguna. Sebaiknya, selalu posisikan diri sejajar dengan pasangan, jangan terlalu mendominasi.

  • Nah, menjalin hubungan dengan pria yang jauh lebih muda. Bagaimana menurut Anda?

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr