Kemandirian anak berawal dari Anda!

Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, tentu orang tua akan lebih berbangga hati karena anak mampu melakukannya lewat pengajaran di rumah. Itu artinya Anda sebagai orang tua mampu menjalankan tugas pengasuhan dengan baik.

705 views   |   2 shares
  • Saya sering melihat posting di media sosial oleh kawan-kawan yang juga merupakan orang tua, sangat senang ketika anaknya berhasil melakukan sesuatu. Misalnya saja anak mampu makan sendiri, anak mampu memakai sepatu sendiri, anak mampu membuang sampah pada tempatnya, dan lain-lain.

  • Ini tentu merupakan berita bahagia bagi orang tua. Saya sebagai seorang kawan juga turut bangga ketika mendengar anak-anak tersebut sudah mulai belajar mandiri. Karena saya tahu, kemandirian bukanlah proses instan yang dapat dengan mudah dilakukan anak usia dini. Kemandirian pada anak merupakan proses pembelajaran yang perlu dilatih melalui proses pengasuhan yang tepat, konsisten dan penuh disiplin.

  • Tentunya pengasuhan di sini adalah yang berasal dari rumahnya, oleh kedua orang tuanya. Jika sedari kecil mereka sudah disekolahkan atau dititipkan, bukan berarti sekolah atau penitipan itulah yang berhasil membuat seorang anak mampu menjadi mandiri. Setiap pengasuhan berawal dari rumah, diajarkan oleh kedua orang tuanya lewat proses pembiasaan.

  • Anak mencontoh perilaku orang tuanya sehari-hari dan ia terbiasa untuk melakukannya. Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, bukan karena ia telah disekolahkan di sekolah A, sekolah B atau sekolah C, tetapi karena ada peran penting orang tuanya dalam menerapkan apa yang perlu dan telah anak-anak pelajari. Sekolah hanya wadah untuk melatih anak melakukan apa yang telah ia pahami dari pembelajaran di rumah.

  • Menurut J.B Brooks dalam bukunya The Process of Parenting (2001), dijabarkan beberapa tujuan pengasuhan antara lain:

    1. Menjamin kesehatan fisik (gizi dan kesehatan serta kelangsungan hidup anak). Orang tua berperan sebagai penyedia kebutuhan gizi dan perawatan kesehatan anak dengan memberikan makanan sehat, menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan pembiasaan perawatan diri sejak dini, seperti mandi, sikat gigi, dan lain-lain.

    2. Menyiapkan anak agar menjadi orang dewasa yang mandiri dan bertanggung jawab baik secara sosial, ekonomi dan moral. Orang tua berperan aktif mendidik anak untuk menjadi anak yang mandiri, bukan semata-mata menyerahkan pendidikan anak pada sekolah. Sebagus apapun sekolah dan tenaga pengajar yang ada. Pendidikan terbaik tetaplah berasal dari orang tuanya.

    3. Mendorong perilaku yang positif, termasuk cara yang penyesuaian diri, kemampuan intelektual, dan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang lain. Tujuannya agar anak dapat bertanggung jawab dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Tugas orang tua selanjutnya adalah mempersiapkan anak agar mampu berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Bukan hanya kemampuan intelektual yang ditekankan, melainkan kemampuan hidup bermasyarakat juga sangat penting untuk diajarkan.

  • Advertisement
  • Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, tentu orang tua akan lebih berbangga hati karena anak mampu melakukannya lewat pengajaran di rumah. Itu artinya Anda sebagai orang tua mampu menjalankan tugas pengasuhan dengan sebaik-baiknya. Sekolah hanya penunjang agar kemampuan anak lebih terasah dan media untuk mempraktekan nilai-nilai yang telah ditanamkan di rumah.

  • Dalam pengasuhan, tidak ada istilah kuantitas dan kualitas. Apa yang dibutuhkan anak adalah kelekatan emosional, waktu yang berkualitas dan komunikasi yang baik dengan orang tuanya. Jadi, jangan pernah meragukan kemampuan Anda sendiri dalam mendidik anak meskipun kesempatan bertemu dengan mereka hanya sebentar.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Kemandirian anak berawal dari Anda!

Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, tentu orang tua akan lebih berbangga hati karena anak mampu melakukannya lewat pengajaran di rumah. Itu artinya Anda sebagai orang tua mampu menjalankan tugas pengasuhan dengan baik.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr