Salah pola asuh anak remaja sama dengan membuat masa depannya suram. Kenapa?

Tentu sangat berbeda pola asuh yang kita berikan kepada anak saat mereka memasuki usia remaja, dan pastinya kerumitan kita hadapi dalam mengasuh mereka.

974 views   |   7 shares
  • Para orangtua sepakat bahwa masa - masa sukar dalam mendidik anak adalah saat anak memasuki usia pubertas atau remaja. Sebagai manusia normal tahap ini wajar dialami oleh semua orang karena hal ini merupakan bagian dari kehidupan itu sendiri. Tentu sangat berbeda pola asuh yang kita berikan kepada anak saat mereka memasuki usia remaja, dan pastinya kerumitan kita hadapi dalam mengasuh mereka. Masa ini hendaknya jangan dianggap remeh, karena ini merupakan masa anak membentuk jati dirinya yang akan memengaruhi kehidupannya kelak. Jangan sampai memberikan pola asuh yang salah kepada anak karena hal ini dapat berakibat fatal pada masa depannya kelak. Lantas pola asuh dan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan oleh orangtua?

  • 1. Jangan lelah memberikan perhatian

  • Semakin anak bertambah usia bukan berarti semakin berkurang perhatian kita kepada anak, justru pada masa - masa inilah peran orangtua sangat dibutuhkan. Jangan jemu - jemu untuk memberikan perhatian kepada anak, apalagi saat anak menghadapi masalah.

  • 2. Menjadi sumber informasi utama bagi anak

  • Masa ini akan mendorong anak untuk bertanya sesuatu yang belum pernah mereka tahu dalam arti rasa ingin tahu mereka menjadi lebih besar lagi. Dan orangtualah yang menjadi sasaran atau tempat mereka untuk bertanya, dalam hal ini memang orangtua dituntun untuk memiliki wawasana yang cukup untuk dapat menjawab semua pertanyaan anak.

  • 3. Memberi pemahaman tentang masa pubertas

  • Mungkin sebagian orangtua sedikit melupakan tentang pentingnya memberikan pemahaman saat memasuki masa remaja. Jelaskan pada anak bahwa masa pubertas akan mengalami banyak perubahan mulai dari perubahan fisik sampai psikologis anak. Dengan begitu anak akan lebih mampu dalam menghadapi masa remajanya.

  • 4. Buat perasaan nyaman dan aman di rumah

  • Rumah adalah tempat perlindungan yang utama saat berbagai bahaya mengancam, bagaimana jika rumah tersebut tidak nyaman dan aman untuk ditempati? Tentu penghuninya akan mencari tempat lain untuk berlindung, bukan? Usahakan suasana rumah nyaman dan aman untuk ditinggali oleh anak. Hal ini dapat dimulai dari diri orangtua itu sendiri seperti tidak bertengkar di depan anak, tidak ada permusuhan di rumah, dan lainnya.

  • 5. Percaya pada anak dan tanamkan tanggung jawab dalam kebebasan

  • Sifat remaja memang cenderung untuk memberontak dan membantah apa yang tidak sesuai dengan dirinya. Tentu melarang anak untuk berbuat ini justru membuat dia semakin marah dan tidak terkendali. Memang perasaan takut akan anak dalam mempergaulannya pasti ada, tetapi cobalah untuk percaya kepada anak dalam kehidupan sosialnya. Percaya bukan arti kita membiarkan seenaknya dia berbuat, tetapi beri penjelasan tentang arti tanggung jawab dalam kebebasannya tersebut. Dengan begitu dia akan lebih bisa memahami arti kebebasan itu sendiri.

  • Advertisement
  • 6. Dukung dan dorong anak untuk mengembangkan bakatnya

  • Hal ini bukan bentuk rasa cinta kita kepada anak saja, tetapi mengarahkan anak untuk melakukan hal - hal yang positif saat masa remajanya. Buat dia sibuk dengan kegiatan yang dia gemari untuk menghabiskan waktunya dengan melakukan hal - hal yang cenderung negatif. Cara ini tidak akan sukses jika orangtua pasif terhadap anak, dengan begitu anak akan terhindar dari hal - hal yang negatif.

  • 7. Membimbing anak untuk memperdalam ilmu agama

  • Semua hal yang kita lakukan di atas tidak akan bekerja maksimal tanpa campur tangan Tuhan. Dengan adanya agama tentunya sikap dan perilaku seseorang dapat dikendalikan. Ajak anak untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Adalah penting untuk mengajarkan anak mendalami agamanya agar di masa remaja ini anak tidak kehilangan arah dan tujuan dalam hidupnya.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya tidak dapat melakukan apa yang dapat kamu lakukan, tetapi saya dapat melakukan apa yang kamu tidak dapat lakukan, bersama - sama kita bisa melakukan hal yang besar - Bunda Theresia

Salah pola asuh anak remaja sama dengan membuat masa depannya suram. Kenapa?

Tentu sangat berbeda pola asuh yang kita berikan kepada anak saat mereka memasuki usia remaja, dan pastinya kerumitan kita hadapi dalam mengasuh mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr